DEIYAI, SINAR BEMO — Bupati Deiyai, Melkianus Mote, menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan pelayanan publik, menyelesaikan pembayaran hak pegawai, mempercepat pembangunan infrastruktur, serta meningkatkan layanan pendidikan dan kesehatan di Kabupaten Deiyai.
Hal itu disampaikan Bupati saat memberikan tanggapan atas pandangan umum fraksi-fraksi DPRD dalam Sidang Paripurna DPRD Kabupaten Deiyai terkait pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026.
Terkait pelayanan perbankan, Bupati mengakui masih adanya kendala yang dialami masyarakat, terutama antrean panjang saat melakukan transaksi. Menurutnya, pemerintah daerah telah menyiapkan loket pelayanan di Kantor Bupati, namun pihak bank hanya menjalankan pelayanan tersebut dalam waktu singkat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sebagai solusi, Pemerintah Kabupaten Deiyai telah berkoordinasi dengan Direktur Bank Papua di Jayapura untuk menghadirkan mesin ATM khusus bagi nasabah di Kabupaten Deiyai. Selain itu, pemerintah juga telah menyiapkan gedung bekas perpustakaan untuk dijadikan kantor cabang pembantu Bank Papua.
“Kami sudah menyiapkan gedungnya. Setelah direhabilitasi, gedung bekas perpustakaan akan menjadi kantor cabang pembantu Bank Papua,” kata Bupati.
Dalam kesempatan itu, Bupati juga menegaskan bahwa tidak ada pemotongan gaji bagi aparatur sipil negara (ASN). Menurutnya, yang diterapkan pemerintah adalah penyesuaian pembayaran Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) berdasarkan tingkat kehadiran.
Ia mempersilakan pegawai yang merasa gajinya dipotong untuk melaporkan persoalan tersebut kepada aparat penegak hukum maupun lembaga pengawasan.
“Kalau ada yang merasa gajinya dipotong, silakan melapor sesuai mekanisme yang berlaku,” tegasnya.
Bupati mengakui bahwa pembayaran honor bagi tenaga kontrak, tenaga kesehatan, dan tenaga pendidik masih mengalami keterlambatan akibat adanya kesalahan dalam penganggaran. Namun, ia memastikan seluruh hak pegawai akan dibayarkan setelah pembahasan APBD Perubahan selesai.
Selain itu, Bupati juga memastikan pelaksanaan prajabatan bagi CPNS yang telah dinyatakan lulus akan segera dilaksanakan setelah sidang APBD Perubahan selesai.
Dalam sektor pendidikan, Pemerintah Kabupaten Deiyai akan melanjutkan pembangunan asrama mahasiswa di Gorontalo. Sementara itu, pembangunan Asrama SMPTK YPPGI Baida Troutman Gakokebo juga akan dilanjutkan hingga selesai pada tahun depan dengan kapasitas sekitar 250 orang.
Pada sektor kesehatan, pemerintah telah melaksanakan akreditasi terhadap RSUD dan 10 puskesmas di Kabupaten Deiyai. Menurut Bupati, akreditasi dilakukan untuk mendapatkan rekomendasi dari tim independen guna meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan.
Ia berharap hasil akreditasi dapat menjadi dasar penyusunan program kesehatan pada tahun anggaran berikutnya, terutama dalam penyediaan tenaga kesehatan, obat-obatan, serta alat kesehatan.
Bupati juga menegaskan bahwa program bantuan ternak babi akan terus dilanjutkan selama masa kepemimpinannya. Menurutnya, ternak babi memiliki peran penting dalam menopang perekonomian masyarakat Deiyai.
“Selama saya menjabat, program ternak babi akan terus ada karena ternak menjadi salah satu penopang ekonomi masyarakat,” ujarnya.
Selain program ternak babi, pemerintah juga akan membagikan 200 unit perahu kepada masyarakat dalam waktu dekat.
Pada sektor infrastruktur, Bupati memastikan pembangunan Pasar Mama-Mama Papua dan Galeri Budaya akan diselesaikan tahun ini. Pemerintah juga akan melakukan pengaspalan sejumlah ruas jalan untuk mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.
Di bidang ketenagalistrikan, pemerintah menargetkan seluruh kampung di Kabupaten Deiyai dapat menikmati layanan listrik. Program pemasangan jaringan listrik akan dimulai dari wilayah Demago dan dilanjutkan ke kampung-kampung lainnya.
Sementara itu, pembangunan akses jalan menuju wilayah Kapiraya juga tetap menjadi prioritas pemerintah daerah. Bupati menegaskan bahwa pembangunan jalan menuju wilayah pedalaman tidak boleh dihentikan karena berkaitan dengan akses pendidikan, kesehatan, dan perekonomian masyarakat.
Menutup sambutannya, Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk DPRD, pemerintah daerah, dan masyarakat, untuk terus bersinergi dalam membangun Kabupaten Deiyai.
Sidang paripurna tersebut menjadi momentum penting dalam mempercepat pembahasan APBD Perubahan 2026, sekaligus menjadi solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat Kabupaten Deiyai.













Komentar