DEIYAI, SINAR BEMO – Dinas Pertanian Kabupaten Deiyai bersama Pemerintah Kabupaten Deiyai terus mendorong penguatan pendidikan vokasi melalui kerja sama dengan sekolah.
Hal itu ditunjukkan melalui kegiatan panen raya ayam broiler hasil pemeliharaan siswa di kandang praktik SMK Negeri 1 Teknologi dan Rekayasa Deiyai, Kamis (13/8/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Deiyai Aleks Pigai, S.Pd., M.Pd., Sekretaris Dinas Pertanian, Kepala BPPRD, sejumlah staf Dinas Komunikasi dan Informatika, Wakil Bupati Deiyai Ayub Pigome, kepala sekolah, para guru, serta siswa-siswi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sebelum kegiatan panen raya dimulai, seluruh peserta mengikuti ibadah singkat yang dipimpin oleh Pdt. Koibur di aula sekolah.
Dalam sambutannya, Kepala Dinas Pertanian Aleks Pigai menegaskan bahwa kolaborasi antara Dinas Pertanian dan SMK merupakan salah satu harapan yang selama ini ingin diwujudkan.
Menurutnya, sekolah kejuruan memiliki peran penting dalam mencetak generasi muda yang memiliki keterampilan di bidang pertanian dan peternakan.
“Kami ingin ada kerja sama yang baik antara dinas dan sekolah. Ini memang menjadi kerinduan saya selama ini. Saya berharap kepala sekolah terus membangun koordinasi dengan pemerintah daerah,” katanya.
Ia juga menanggapi usulan pembangunan pagar sekolah yang disampaikan oleh pihak sekolah. Menurutnya, pemerintah daerah saat ini sedang fokus melakukan pembenahan infrastruktur, termasuk pembangunan pagar di sejumlah lokasi.
“Kami akan terus mengingatkan Bupati dan Wakil Bupati agar pembangunan pagar di SMK dapat menjadi perhatian bersama,” ujarnya.
Aleks Pigai juga menyampaikan komitmennya untuk mendukung kegiatan praktik siswa melalui berbagai program yang dimiliki Dinas Pertanian, termasuk bantuan dari pemerintah provinsi maupun kementerian.
Bahkan, ia berjanji akan membantu penyediaan bibit ternak babi apabila sekolah memiliki kandang yang dapat digunakan sebagai tempat praktik.
Selain itu, ia mengajak para siswa untuk mulai menerapkan sistem peternakan yang lebih modern agar hasil yang diperoleh lebih maksimal.
Menurutnya, pengembangan sektor pertanian dan peternakan harus dimulai dari lingkungan sekolah sehingga para siswa dapat menjadi contoh bagi masyarakat.
“Kalau anak-anak ini dipersiapkan dengan baik, mereka akan menjadi contoh bagi masyarakat. Ketika mereka lulus, mereka bisa mengajarkan ilmu yang mereka miliki kepada orang lain,” katanya.
Di hadapan para siswa, Aleks Pigai juga berpesan agar mereka memanfaatkan waktu belajar dengan sebaik-baiknya.
Ia mengingatkan para siswa untuk rajin mengikuti proses belajar di sekolah dan tidak menyia-nyiakan kesempatan yang ada.
“Teruslah belajar. Jangan bolos. Negeri ini milik orang yang belajar, bukan milik orang yang tidak belajar. Belajar hari ini supaya di masa depan bisa menjadi pemimpin dan menjadi berkat bagi banyak orang,” pesannya.













Komentar