DEIYAI [SINAR BEMO] — Kabupaten Deiyai kembali mencatat prestasi membanggakan pada ajang Timika Inside Festival of Art (TIFA) 2026 di Timika. Berkat penampilan maksimal para peserta di berbagai perlombaan, Deiyai berhasil memborong empat piala dan 10 piagam penghargaan sekaligus mempertahankan gelar juara umum untuk kedua kalinya secara berturut-turut.
Prestasi tersebut menjadi bukti bahwa seluruh tim yang mewakili Deiyai tampil dengan persiapan dan kerja keras selama mengikuti rangkaian kegiatan festival.
Empat piala yang dibawa pulang berasal dari berbagai kategori lomba. Anastasia Bobii berhasil meraih Juara I Papua Plus Size dan Best Costume I Papua Plus Size. Sementara Ance Adii menyumbangkan dua piagam melalui kategori Tarikan Cinta dengan meraih Juara II dan Favorit III.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Prestasi juga datang dari generasi muda Deiyai. Margaretha Melani Goo meraih Juara II Fashion Show Papua Culture Week, sedangkan Nonilon Pakage dinobatkan sebagai Duta TIFA Favorit I.
Pada kategori Family Fashion Show, tim Deiyai berhasil meraih Juara II sekaligus Favorit. Selain itu, panitia juga memberikan penghargaan kepada Deiyai sebagai stand dengan pendapatan terbanyak selama pelaksanaan festival.
Ketua Dekranasda Kabupaten Deiyai, Fransina Rumbiak Mote, mengaku bangga atas seluruh pencapaian tersebut. Menurutnya, hasil yang diraih merupakan buah dari kerja sama dan kerja keras seluruh peserta yang ikut ambil bagian dalam setiap perlombaan.
“Jujur, kami bergerak apa adanya. Tapi tahun ini kami kembali keluar sebagai juara umum. Hampir semua peserta yang ikut lomba, baik Fashion Show maupun Tarikan Cinta, berhasil membawa pulang juara,” ujarnya usai acara penutupan.
Fransina yang juga menjabat sebagai Ketua TP-PKK Kabupaten Deiyai memberikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah membawa nama baik daerah di tingkat nasional.
Menurutnya, setiap kali peserta tampil di atas panggung, nama Deiyai terus disebut dan diperkenalkan kepada masyarakat luas. Hal itu menjadi kebanggaan tersendiri karena potensi daerah, budaya, hingga kemampuan anak-anak muda Deiyai semakin dikenal.
Meski masih memiliki berbagai keterbatasan, Fransina menegaskan pihaknya akan terus mendorong kemajuan Kabupaten Deiyai, khususnya dalam pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta kerajinan khas daerah.
Ia berharap keikutsertaan dalam berbagai ajang seperti Festival TIFA dapat menjadi sarana promosi yang efektif agar produk, budaya, dan potensi Deiyai semakin dikenal di berbagai daerah.













Komentar