Monitoring Kesbangpol Deiyai, Pemilihan Kepala Suku Mee Tingkat Kampung dan Distrik Perkuat Demokrasi Adat dan Persatuan Masyarakat

Thursday, 23 April 2026 - 17:55 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kesbangpol Kabupaten Deiyai melakukan monitoring pemilihan Kepala Suku Mee tingkat kampung dan distrik sebagai bagian penguatan demokrasi adat, persatuan masyarakat, dan stabilitas daerah, Kamis (23/4/2026).

Kesbangpol Kabupaten Deiyai melakukan monitoring pemilihan Kepala Suku Mee tingkat kampung dan distrik sebagai bagian penguatan demokrasi adat, persatuan masyarakat, dan stabilitas daerah, Kamis (23/4/2026).

Deiyai [SINAR BEMO] — Pemerintah Kabupaten Deiyai melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) melakukan monitoring terhadap pelaksanaan pemilihan Kepala Suku Mee tingkat kampung dan distrik se-Kabupaten Deiyai yang berlangsung aman, tertib, dan lancar. kegiatan tersebut berlangsung pada 23/4/2026.

Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas sosial serta memastikan proses demokrasi adat berjalan sesuai nilai-nilai budaya dan kearifan lokal masyarakat Mee.

Pemilihan yang dilaksanakan di sejumlah distrik mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Warga mengikuti seluruh tahapan pemilihan dengan semangat kebersamaan dan tanggung jawab adat, sebagai bentuk partisipasi dalam menentukan kepemimpinan tradisional di wilayah masing-masing.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam keterangannya, Kepala Kesbangpol Deiyai menegaskan pemerintah hadir sebagai fasilitator dan menjaga netralitas selama proses pemilihan berlangsung. Pemerintah, kata dia, berkepentingan agar pemilihan menghasilkan pemimpin adat yang memahami tatanan hidup masyarakat Mee serta mampu menjaga persatuan dan keharmonisan sosial.

“Pemilihan kepala suku ini merupakan bagian penting dalam memperkuat lembaga adat. Pemerintah hadir mendukung proses ini agar berjalan demokratis, damai, dan menghasilkan pemimpin yang benar-benar dipercaya masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Penjabat Kepala Suku Kabupaten Deiyai, Yulianus Mote, mengajak seluruh masyarakat menghormati proses dan menerima hasil pemilihan dengan semangat persaudaraan, demi menjaga keutuhan masyarakat adat Mee.

Dari hasil pemungutan suara, lima tokoh terpilih sebagai Kepala Suku Mee tingkat distrik, yakni Yosep Mote untuk Distrik Tigi, Bonafasius Doo di Distrik Tigi Timur, Petrus Ukago di Distrik Tigi Barat, Mesak Edowai di Distrik Kapiraya, dan Nikolaus Magai di Distrik Bouwobado.

Kesbangpol menilai pelaksanaan pemilihan ini tidak hanya memperkuat struktur kepemimpinan adat, tetapi juga menjadi bagian dari menjaga ketertiban masyarakat serta mendukung sinergi antara pemerintah dan lembaga adat dalam pembangunan daerah.

Pemerintah Kabupaten Deiyai berharap kepala suku yang terpilih dapat menjalankan amanah masyarakat, menjaga nilai adat, serta berperan sebagai penjaga persatuan dan stabilitas sosial di tengah masyarakat.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Deiyai Resmi Kantongi Hak Cipta Tiga Motif Batik Khas Daerah
Ujian Praktik Berbasis Budaya, Siswa SMP YPPGI Bomou Tampilkan Kearifan Lokal Suku Mee
Thedy Pekei: Konser 27 Maret Tandai Dimulainya Rangkaian Papua Reggae Festival Ke-XI
Gunakan Adat Mee, Bupati Yampit Nawipa Tutup MuspasMee VIII: “Gereja adalah Mitra Strategis Bangun Ekonomi Kerakyatan”
Merawat Jati Diri, Intelektual Muda Mee Serukan Pelestarian Budaya Melalui MUSPASMEE
Semangat Natal di Kampung Kokobaya: Pemdes Salurkan Ternak hingga Bantuan Tunai
Gelombang Reggae Mengguncang Papua: Kisah Perjuangan King Reggae Gorby TCR Hadirkan Lucky Dube Band
Akhiri pelayanan 2025, Ini Harapan Kepala Budpar Deiyai

Berita Terkait

Thursday, 23 April 2026 - 17:55 WIT

Monitoring Kesbangpol Deiyai, Pemilihan Kepala Suku Mee Tingkat Kampung dan Distrik Perkuat Demokrasi Adat dan Persatuan Masyarakat

Wednesday, 22 April 2026 - 03:41 WIT

Deiyai Resmi Kantongi Hak Cipta Tiga Motif Batik Khas Daerah

Saturday, 18 April 2026 - 05:58 WIT

Ujian Praktik Berbasis Budaya, Siswa SMP YPPGI Bomou Tampilkan Kearifan Lokal Suku Mee

Tuesday, 24 March 2026 - 15:31 WIT

Thedy Pekei: Konser 27 Maret Tandai Dimulainya Rangkaian Papua Reggae Festival Ke-XI

Monday, 9 February 2026 - 11:50 WIT

Gunakan Adat Mee, Bupati Yampit Nawipa Tutup MuspasMee VIII: “Gereja adalah Mitra Strategis Bangun Ekonomi Kerakyatan”

Berita Terbaru