Deiyai [SINAR BEMO] — Pemerintah Kabupaten Deiyai melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) melakukan monitoring terhadap pelaksanaan pemilihan Kepala Suku Mee tingkat kampung dan distrik se-Kabupaten Deiyai yang berlangsung aman, tertib, dan lancar. kegiatan tersebut berlangsung pada 23/4/2026.
Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas sosial serta memastikan proses demokrasi adat berjalan sesuai nilai-nilai budaya dan kearifan lokal masyarakat Mee.
Pemilihan yang dilaksanakan di sejumlah distrik mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Warga mengikuti seluruh tahapan pemilihan dengan semangat kebersamaan dan tanggung jawab adat, sebagai bentuk partisipasi dalam menentukan kepemimpinan tradisional di wilayah masing-masing.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam keterangannya, Kepala Kesbangpol Deiyai menegaskan pemerintah hadir sebagai fasilitator dan menjaga netralitas selama proses pemilihan berlangsung. Pemerintah, kata dia, berkepentingan agar pemilihan menghasilkan pemimpin adat yang memahami tatanan hidup masyarakat Mee serta mampu menjaga persatuan dan keharmonisan sosial.
“Pemilihan kepala suku ini merupakan bagian penting dalam memperkuat lembaga adat. Pemerintah hadir mendukung proses ini agar berjalan demokratis, damai, dan menghasilkan pemimpin yang benar-benar dipercaya masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Penjabat Kepala Suku Kabupaten Deiyai, Yulianus Mote, mengajak seluruh masyarakat menghormati proses dan menerima hasil pemilihan dengan semangat persaudaraan, demi menjaga keutuhan masyarakat adat Mee.
Dari hasil pemungutan suara, lima tokoh terpilih sebagai Kepala Suku Mee tingkat distrik, yakni Yosep Mote untuk Distrik Tigi, Bonafasius Doo di Distrik Tigi Timur, Petrus Ukago di Distrik Tigi Barat, Mesak Edowai di Distrik Kapiraya, dan Nikolaus Magai di Distrik Bouwobado.
Kesbangpol menilai pelaksanaan pemilihan ini tidak hanya memperkuat struktur kepemimpinan adat, tetapi juga menjadi bagian dari menjaga ketertiban masyarakat serta mendukung sinergi antara pemerintah dan lembaga adat dalam pembangunan daerah.
Pemerintah Kabupaten Deiyai berharap kepala suku yang terpilih dapat menjalankan amanah masyarakat, menjaga nilai adat, serta berperan sebagai penjaga persatuan dan stabilitas sosial di tengah masyarakat.













