Gunakan Adat Mee, Bupati Yampit Nawipa Tutup MuspasMee VIII: “Gereja adalah Mitra Strategis Bangun Ekonomi Kerakyatan”

Monday, 9 February 2026 - 11:50 WIT

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Mengenakan busana adat khas Suku Mee, Bupati Paniai Yampit Nawipa hadir langsung menutup MuspasMee ke-VIII di Paroki Kristus Jaya, Komopa.

Mengenakan busana adat khas Suku Mee, Bupati Paniai Yampit Nawipa hadir langsung menutup MuspasMee ke-VIII di Paroki Kristus Jaya, Komopa.

Paniai [SINAR BEMO] — Bupati Paniai, Yampit Nawipa, secara resmi menutup Musyawarah Pastoral Mee (MuspasMee) ke-VIII yang berlangsung di Paroki Kristus Jaya, Komopa, Distrik Aradide, Minggu (8/2). Dalam momen tersebut, Bupati menegaskan bahwa kolaborasi antara pemerintah dan Gereja Katolik merupakan fondasi utama dalam membangun moral serta ekonomi kerakyatan di Kabupaten Paniai.

​Ada pemandangan menarik dalam prosesi penutupan tersebut. Bupati yang akrab disapa “Bupati Womaki” ini tampil berwibawa mengenakan busana adat Suku Mee. Penampilan ini bukan sekadar seremonial, melainkan pesan kuat mengenai identitas dan kedekatannya dengan akar budaya masyarakat setempat.

​Dalam sambutannya, Bupati Nawipa menyampaikan permohonan maaf karena tidak sempat hadir pada pembukaan acara lantaran harus mengikuti Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) di Bogor bersama seluruh kepala daerah se-Indonesia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​”Saya memohon maaf karena saat pembukaan harus berada di Bogor untuk tugas negara. Kehadiran saya dengan busana adat ini adalah bentuk penghormatan dan kecintaan saya pada budaya kita,” ujar Bupati dengan rendah hati.

Gereja sebagai Pilar Solusi Sosial

Bupati menegaskan bahwa MuspasMee memiliki posisi strategis sebagai ruang refleksi dan evaluasi pelayanan pastoral agar tetap relevan dengan dinamika sosial. Menurutnya, Gereja adalah mitra utama pemerintah dalam menjawab tantangan kemiskinan, pendidikan, kesehatan, hingga degradasi nilai kebersamaan.

​”Pembangunan di Paniai tidak boleh hanya fokus pada fisik. Penguatan moral, spiritual, dan solidaritas sosial harus berjalan beriringan,” tambahnya.

Mandat Ekonomi ‘Eda-Owada’

Secara khusus, Bupati mendorong penguatan ekonomi berbasis kerakyatan melalui inisiatif lokal yang disebut Eda-Owada. Ia meminta masyarakat di kampung-kampung mulai memprioritaskan kemandirian pangan.

​”Saya ingin Eda-Owada diwujudkan secara konkret. Mari pelihara babi, ayam, ikan, hingga menanam kopi dan sayuran. Tempat wisata juga harus ditata agar menjadi sumber pendapatan bagi kampung. Kita harus mandiri di tanah sendiri,” tegas Bupati yang dikenal dengan julukan “Anak Muda Gerak Cepat” ini.

​Apresiasi senada datang dari pihak Gereja. Pastor Yosep Setyadi, perwakilan panitia MuspasMee VIII, menyambut hangat dukungan Pemkab Paniai. “Kehadiran Bupati bukan sekadar seremoni, melainkan bukti nyata sinergi pemerintah dan Gereja yang menyentuh langsung kehidupan umat,” ungkapnya.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Ketua Dekranasda Deiyai Ikuti Puncak Peringatan HUT ke-46 Dekranas di Trans Studio Mall Makassar
Produk Unggulan Deiyai Curi Perhatian di Pameran HUT ke-46 Dekranas 2026 di Makassar
Dekranasda Deiyai Tiba di Makassar, Siap Promosikan Kerajinan Lokal pada HUT ke-46 Dekranas 2026
Lewat Anyaman Honai, Ance Adii Harumkan Nama Deiyai di Festival TIFA 2026
Prestasi Gemilang! Deiyai Sapu Bersih Sejumlah Penghargaan di Festival TIFA 2026
Perekda Deiyai Angkat Cita Rasa Kuliner Tradisional di Festival TIFA
Dua Kali Berturut-turut, Dekranasda Deiyai Sabet Juara Umum Festival TIFA 2026
Pertama Kali Jadi Pelatih, Anifian Edowai Antar Tim Musik Akustik Lokal Deiyai Raih Juara Favorit di Festival Tingkat Provinsi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Friday, 10 July 2026 - 19:21 WIT

Ketua Dekranasda Deiyai Ikuti Puncak Peringatan HUT ke-46 Dekranas di Trans Studio Mall Makassar

Thursday, 9 July 2026 - 17:37 WIT

Produk Unggulan Deiyai Curi Perhatian di Pameran HUT ke-46 Dekranas 2026 di Makassar

Tuesday, 7 July 2026 - 17:29 WIT

Dekranasda Deiyai Tiba di Makassar, Siap Promosikan Kerajinan Lokal pada HUT ke-46 Dekranas 2026

Sunday, 5 July 2026 - 08:25 WIT

Lewat Anyaman Honai, Ance Adii Harumkan Nama Deiyai di Festival TIFA 2026

Sunday, 5 July 2026 - 03:22 WIT

Prestasi Gemilang! Deiyai Sapu Bersih Sejumlah Penghargaan di Festival TIFA 2026

Berita Terbaru