NABIRE [SINAR BEMO] – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Papua Tengah tancap gas di awal tahun 2026. Di bawah komando Alexander Gobay, Kadin Papua Tengah dijadwalkan menggelar Talkshow Ekonomi dan Ramah Tamah pelaku usaha pada Rabu, 25 Februari 2026, bertempat di Aula Restoran Jakarta, Nabire.
Ketua Kadin Papua Tengah, Alexander Gobay, menegaskan bahwa agenda ini merupakan langkah konkret organisasi untuk mendukung visi-misi Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Tengah. Setelah melewati serangkaian agenda nasional pada 2025, Kadin kini fokus pada eksekusi program daerah.
”Tahun ini kami siap take off. Papua Tengah tidak boleh hanya dikenal sebagai daerah tambang. Kita punya potensi besar di sektor perikanan, perkebunan, pertanian, hingga pariwisata yang harus kita gerakkan bersama,” ujar Gobay saat memberikan keterangan pers di Kantor Kadin Papua Tengah, Selasa (24/2/2026).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Salah satu agenda krusial dalam talkshow tersebut adalah presentasi hasil kajian Tim 11. Tim ini telah merampungkan 99% pendataan potensi ekonomi di delapan kabupaten se-Papua Tengah. Hasil kajian tersebut nantinya akan diserahkan kepada Pemerintah Provinsi untuk dijadikan rujukan kebijakan ekonomi daerah.
”Hasil ini akan dipublikasikan secara luas agar setiap investor maupun tamu yang datang tahu persis apa keunggulan ekonomi kita. Kami ingin Kadin menjadi jembatan bagi pengusaha, terutama pengusaha Orang Asli Papua (OAP), agar bisa menjadi tuan di negeri sendiri,” tambahnya.
Acara ini juga akan dihadiri oleh Direktur Eksekutif Kadin Indonesia, jajaran investor, serta kepala dinas terkait. Tak berhenti di talkshow, Kadin juga akan melakukan pertemuan maraton dengan 9 hingga 10 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk menyinkronkan program akselerasi ekonomi bagi generasi mendatang.






