Tingkatkan Kualitas Hidup Pasien, KPA Deiyai Bentuk Tim Pendamping ODHA di Waghete

Tuesday, 24 February 2026 - 08:09 WIT

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

KPA Kabupaten Deiyai bersama Dinas Kesehatan resmi membentuk Tim Pendamping ODHA di wilayah Waghete.

KPA Kabupaten Deiyai bersama Dinas Kesehatan resmi membentuk Tim Pendamping ODHA di wilayah Waghete.

Deiyai [SINAR BEMO] — Komite Pengendalian AIDS (KPA) Kabupaten Deiyai bersama petugas Layanan Penanganan Penyakit Menular (PDP) resmi menyepakati pembentukan Tim Pendamping Orang Dengan HIV/AIDS (ODHA). Tim ini akan bertugas di dua titik krusial, yakni Puskesmas Waghete dan RSUD Waghete, mulai Senin (23/2/2026).

​Ketua KPA Deiyai, Maksimus Pigai, menegaskan bahwa kehadiran pendamping sangat vital untuk memastikan ODHA tidak merasa sendirian dalam menjalani pengobatan. “Tugas mereka mulai dari edukasi, dukungan psikologis, hingga advokasi hak-hak pasien. Kami ingin mereka (ODHA) memiliki kualitas hidup yang lebih baik,” jelas Maksimus.

​Selain menyepakati pembentukan tim, pertemuan tersebut juga menjadi ajang evaluasi fasilitas medis. Petugas kesehatan melaporkan adanya kendala teknis berupa kekurangan stok reagen 1, 2, dan 3 untuk tes HIV, serta keberadaan sejumlah logistik yang telah memasuki masa kedaluwarsa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Deiyai, Fransina Rumbiak Mote, S.KM, memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif KPA. Ia menilai tim pendamping akan menjadi “jembatan” yang efektif antara pasien dan tenaga medis.

​”Pendamping ini membantu kami melacak pasien yang mangkir kontrol (home visit) dan memberikan konseling rutin. Keberhasilan program kesehatan adalah hasil kerja kolektif. Dengan komitmen ini, kita membangun sistem kesehatan Deiyai yang lebih manusiawi dan bermartabat,” tegas Fransina.

 

Facebook Comments Box

Berita Terkait

RSUD Deiyai Jalani Survei Akreditasi LARSQI, Bupati Melkianus Mote Tegaskan Komitmen Tingkatkan Mutu Pelayanan Kesehatan
Fransina Rumbiak Mote Pantau Akreditasi Puskesmas, Dorong Pelayanan yang Aman dan Berkualitas
Data Tenaga Kesehatan Deiyai Diperkuat, Dinkes Papua Tengah Turun Langsung
Bupati Deiyai Tinjau RSUD Pratama, Pemenuhan Gizi Pasien Jadi Prioritas Perbaikan Tahun Depan
Evaluasi Kematian Ibu dan Bayi, dr. Merry Tekankan Pentingnya Deteksi Dini dan Edukasi Masyarakat
Dinkes Deiyai Bidang Kesmas Fokus Turunkan Angka Kematian Ibu dan Bayi Melalui Evaluasi Layanan
Pertemuan TPK Deiyai 2026 Perkuat Peran Pendamping Keluarga dalam Percepatan Penurunan Stunting
Laptop dan Starlink Disalurkan, Dinkes Deiyai Perkuat Layanan Kesehatan Berbasis Digital

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Wednesday, 8 July 2026 - 09:18 WIT

RSUD Deiyai Jalani Survei Akreditasi LARSQI, Bupati Melkianus Mote Tegaskan Komitmen Tingkatkan Mutu Pelayanan Kesehatan

Thursday, 25 June 2026 - 12:47 WIT

Fransina Rumbiak Mote Pantau Akreditasi Puskesmas, Dorong Pelayanan yang Aman dan Berkualitas

Friday, 19 June 2026 - 19:55 WIT

Data Tenaga Kesehatan Deiyai Diperkuat, Dinkes Papua Tengah Turun Langsung

Friday, 19 June 2026 - 04:59 WIT

Bupati Deiyai Tinjau RSUD Pratama, Pemenuhan Gizi Pasien Jadi Prioritas Perbaikan Tahun Depan

Thursday, 7 May 2026 - 15:08 WIT

Evaluasi Kematian Ibu dan Bayi, dr. Merry Tekankan Pentingnya Deteksi Dini dan Edukasi Masyarakat

Berita Terbaru