DEIYAI, SINAR BEMO.com – Tokoh intelektual Kabupaten Deiyai, Hendrik Onesmus Madai, ST, memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Deiyai melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) atas penataan administrasi dan status 67 kampung di wilayah tersebut.
Menurut Hendrik, langkah yang dilakukan DPMK di bawah kepemimpinan Dr. Ferdinand Pakage merupakan kebijakan strategis dalam mewujudkan kepastian hukum terhadap wilayah pemerintahan kampung sekaligus memperjelas batas administrasi antarkampung, antardistrik hingga batas Kabupaten Deiyai dengan daerah tetangga.
“Penataan kampung ini sangat penting karena akan memperjelas batas wilayah setiap kampung. Dengan batas yang jelas, berbagai persoalan mengenai wilayah, pelayanan pemerintahan, dan pembangunan dapat diminimalkan,” ujar Hendrik di Waghete, Minggu (19/7/2026).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Mantan wartawan Jubi.id itu menilai, terdaftarnya 67 kampung secara nasional menjadi tonggak penting dalam memperkuat legalitas pemerintahan kampung. Selain memberikan kepastian administrasi, penataan tersebut juga dinilai akan mendukung penyusunan program pembangunan serta penyaluran anggaran yang lebih tepat sasaran.
Menurutnya, kejelasan status kampung akan mempermudah pemerintah dalam menjalankan pelayanan publik sekaligus meningkatkan efektivitas pembangunan di tingkat kampung.
Hendrik menyebut keberhasilan tersebut sebagai salah satu capaian penting Pemerintah Kabupaten Deiyai di bawah kepemimpinan Bupati Melkianus Mote, ST dan Wakil Bupati Ayub Pigome.
“Ini merupakan salah satu keberhasilan yang sangat brilian. Pemerintah tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga membenahi fondasi administrasi pemerintahan kampung agar lebih tertib, jelas, dan diakui secara nasional,” katanya.
Ia berharap DPMK Kabupaten Deiyai terus melanjutkan sosialisasi, pemetaan wilayah, serta pemasangan tanda batas kampung dengan melibatkan pemerintah distrik, kepala kampung, tokoh adat, tokoh agama, dan seluruh elemen masyarakat.
Menurut Hendrik, keterlibatan masyarakat menjadi kunci agar penetapan batas wilayah dapat diterima bersama serta menghindari potensi sengketa di kemudian hari.
Di akhir penyampaiannya, ia mengajak seluruh masyarakat mendukung kebijakan Pemerintah Kabupaten Deiyai demi terwujudnya tata kelola pemerintahan kampung yang tertib, pelayanan publik yang semakin baik, serta pembangunan yang berkeadilan menuju Deiyai Enaimo Ekowai.













Komentar