DEIYAI, SINAR BEMO — Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Deiyai menyelenggarakan pelatihan pemeriksaan mikroskopis malaria bagi tenaga Ahli Teknologi Laboratorium Medik (ATLM).
Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Pertemuan Dinas Kesehatan Kabupaten Deiyai, Rabu (2/9/2026), dan diikuti tenaga kesehatan dari rumah sakit serta seluruh puskesmas di Kabupaten Deiyai.
Ketua Panitia Pelatihan yang juga Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Deiyai, Oktopianus Mote, S.KM., M.Kes, dalam laporannya menyampaikan rasa syukur dan kebahagiaan atas terlaksananya kegiatan pelatihan tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurutnya, pelaksanaan pelatihan merupakan hasil dari proses persiapan dan kerja sama berbagai pihak yang telah memberikan waktu, tenaga, pikiran serta semangat demi terselenggaranya kegiatan peningkatan kompetensi tenaga kesehatan tersebut.
“Pelaksanaan kegiatan ini merupakan wujud rasa syukur dan kebahagiaan kita semua. Dalam proses persiapannya, banyak pihak telah memberikan waktu, tenaga, pikiran dan semangat sehingga kegiatan pelatihan ini dapat terlaksana,” ujarnya.
Oktopianus menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan, baik dalam bentuk tenaga, pemikiran, materi maupun bantuan dalam mempersiapkan pelaksanaan kegiatan.
Ia mengatakan, keberhasilan pelaksanaan pelatihan tersebut tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak yang memiliki kepedulian terhadap peningkatan pelayanan kesehatan di Kabupaten Deiyai.
“Atas nama panitia dan penanggung jawab kegiatan, kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan. Kami tidak dapat menyebutkan satu per satu, namun semua dukungan yang diberikan sangat berarti bagi terlaksananya kegiatan ini,” katanya.
Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada jajaran Dinas Kesehatan Kabupaten Deiyai, rumah sakit, para kepala puskesmas beserta seluruh staf dan tenaga kesehatan yang berasal dari 10 puskesmas di Kabupaten Deiyai.
Menurut Oktopianus, sejumlah pihak telah terlibat sejak awal persiapan hingga pelaksanaan kegiatan, mulai dari membantu menyediakan kebutuhan kegiatan, mempersiapkan tempat, memberikan dukungan tenaga, hingga terlibat langsung dalam pelaksanaan pelatihan.
Pelatihan pemeriksaan mikroskopis malaria ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan tenaga Ahli Teknologi Laboratorium Medik dalam melakukan pemeriksaan dan mendukung pelayanan diagnosis malaria di fasilitas pelayanan kesehatan.
Dengan meningkatnya kemampuan tenaga laboratorium, pelayanan kesehatan kepada masyarakat diharapkan dapat semakin optimal, khususnya dalam upaya pencegahan, penemuan dan pengendalian penyakit malaria di Kabupaten Deiyai.
Di akhir laporannya, Ketua Panitia juga menyampaikan permohonan maaf apabila dalam proses persiapan maupun pelaksanaan kegiatan masih terdapat berbagai kekurangan.
Ia berharap pelatihan tersebut dapat menjadi sarana pembelajaran, motivasi dan peningkatan semangat bagi seluruh tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Kiranya Tuhan Yang Maha Kuasa senantiasa memberkati seluruh tenaga kesehatan dan masyarakat Kabupaten Deiyai,” tutupnya.







Komentar