Deiyai [SINAR BEMO] — Dinas Sosial Kabupaten Deiyai menerapkan pola pemberdayaan ekonomi berbasis masyarakat melalui penyaluran bantuan kandang dan ternak babi di Desa Yagu, Distrik Tigi Barat, Kamis (23/4/2026). Program ini dilakukan dengan membeli bibit ternak dari warga lokal yang telah memiliki ternak, kemudian disalurkan kembali kepada warga lain yang belum memiliki.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Deiyai, Yulita Mote, S.S., mengatakan pendekatan tersebut dirancang agar bantuan pemerintah tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi mampu mendorong perputaran ekonomi di tingkat masyarakat.
Menurutnya, pemerintah hadir sebagai jembatan untuk memperkuat kemandirian ekonomi warga melalui pola saling memberdayakan antar masyarakat. Salah satu bibit ternak yang dibeli pemerintah berasal dari seorang janda di Desa Waghete II, Distrik Tigi, sebelum kembali disalurkan kepada penerima manfaat di Desa Yagu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Pemerintah membeli dari masyarakat dan mengembalikan kepada masyarakat. Ini bentuk pemberdayaan agar manfaat ekonomi berputar di daerah sendiri,” ujar Yulita.
Selain sektor peternakan, Dinas Sosial juga merencanakan program serupa di bidang perikanan. Skema yang disiapkan adalah bantuan silang komoditas, di mana pembudidaya ikan Nila akan mendapat bantuan ikan Mas, dan sebaliknya pembudidaya ikan Mas akan menerima bantuan ikan Nila.
Program ini merupakan bagian dari implementasi visi-misi Bupati dan Wakil Bupati Deiyai dalam mendorong ekonomi kerakyatan yang berpihak pada kelompok Daba (orang miskin), Dobiyo (yatim piatu), serta Miyaa (janda dan duda).
Melalui pendekatan ini, Pemerintah Kabupaten Deiyai menegaskan komitmennya menghadirkan program sosial yang tidak hanya memberi bantuan, tetapi juga menciptakan pemberdayaan berkelanjutan berbasis potensi masyarakat lokal.













