Kampung Deemago Terisolir, Warga Harap Akses Jalan dan Listrik Segera Dibangun

Thursday, 16 April 2026 - 20:18 WIT

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kampung Deemago di Kabupaten Deiyai masih terisolir tanpa akses jalan dan listrik. Warga berharap pemerintah segera membangun infrastruktur untuk mendukung ekonomi masyarakat.

Kampung Deemago di Kabupaten Deiyai masih terisolir tanpa akses jalan dan listrik. Warga berharap pemerintah segera membangun infrastruktur untuk mendukung ekonomi masyarakat.

DEIYAI [SINAR BEMO] – Kampung Deemago yang terletak di wilayah Debei, Kabupaten Deiyai, hingga kini masih tergolong sebagai salah satu kampung paling terisolir. Kampung yang berada di bagian paling belakang ini belum tersentuh pembangunan infrastruktur dasar, khususnya akses jalan Trans Provinsi maupun kabupaten.

Selain keterbatasan akses jalan, Kampung Deemago juga belum menikmati aliran listrik. Kondisi tersebut menjadi harapan panjang masyarakat setempat agar dapat merasakan fasilitas yang sama seperti kampung lain di Kabupaten Deiyai yang telah menikmati akses jalan dan listrik yang memadai.

Meski menghadapi berbagai keterbatasan, Kampung Deemago dikenal sebagai kampung yang bersih dan rapi. Kebersihan tersebut bukan karena persiapan lomba, melainkan telah menjadi tradisi turun-temurun yang terus dijaga oleh masyarakat hingga saat ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di sisi lain, kampung ini memiliki potensi sumber pangan yang melimpah. Berbagai hasil bumi seperti sayur-mayur, buah-buahan, petatas, kacang-kacangan, dan komoditas lainnya tumbuh subur. Namun, potensi tersebut belum dapat dimanfaatkan secara maksimal karena keterbatasan akses transportasi yang belum menjangkau wilayah tersebut.

Kepala Kampung Deemago, Daniel Pigome, mengungkapkan bahwa kampungnya masih tergolong tertinggal dibandingkan wilayah lain di Kabupaten Deiyai.

“Kampung Deemago merupakan kampung terbelakang di Kabupaten Deiyai. Sampai sekarang belum ada akses jalan yang layak. Dulu pernah ada jalan, tetapi sekarang sudah rusak dan terputus akibat longsor, dan hingga kini belum ada peningkatan,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa tidak adanya akses jalan membuat masyarakat kesulitan memasarkan hasil bumi mereka ke Waghete yang merupakan pusat aktivitas ekonomi masyarakat Deiyai.

“Akses jalan yang belum tersentuh membuat hasil bumi masyarakat tidak bisa dipasarkan ke Waghete. Saya sangat sedih melihat masyarakat saya hanya berjualan di kampung sendiri tanpa pembeli dari luar. Padahal hampir semua jenis hasil kebun tersedia di sini, sehingga peluang pembeli sangat kecil,” ungkapnya.

Daniel juga menceritakan upayanya membantu warga dengan membeli hasil jualan masyarakat menggunakan uang pribadinya.

“Saya pernah menukar uang di bank sebesar Rp700 ribu dalam pecahan Rp10 ribu, lalu saya membeli jualan masyarakat saya sendiri,” katanya dengan nada sedih.

Menurutnya, apabila akses jalan dapat dibangun kembali, maka roda perekonomian masyarakat akan berkembang pesat dan mampu memenuhi kebutuhan hidup lainnya selain dari hasil pangan.

Ia pun berharap pemerintah, baik di tingkat kabupaten maupun provinsi, dapat segera memperhatikan kondisi Kampung Deemago. Terlebih, jalan yang diharapkan tersebut merupakan bagian dari jalur Trans Provinsi yang menghubungkan Deiyai dan Dogiyai.

“Kami mohon pemerintah segera melihat kondisi kami. Kami sangat berharap pembangunan jalan dan listrik bisa segera direalisasikan,” tutupnya.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Biro Pemuda Kingmi Klasis Tigi Koordinator Deiyai Buka Usaha Penjualan BBM di Bomou
Warga Deiyai Dilatih Produksi Pupuk Organik hingga Panen, Dorong Kemandirian Ekonomi Lokal
Dinsos Deiyai Terapkan Pola Beli dari Warga, Salurkan Kembali untuk Warga
Kepala Dinas Pertanian Deiyai Kunjungi Mama Pekei, Dorong Perbanyakan Bibit Kopi di Mugouda
Bupati Deiyai Tinjau Pertanian dan Peternakan di Waghete dan Yabadimi
Jadi Tukang Ojek di Deiyai, Peluang Ekonomi yang Menjanjikan
Dorong Akselerasi Ekonomi, Wagub Deinas Geley Tekankan Sinergi Investasi dan Pemberdayaan UMKM di Papua Tengah
Dorong Kemandirian Pangan, Dinas Pertanian Deiyai Panen Kol di Kebun Percontohan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Tuesday, 12 May 2026 - 03:39 WIT

Biro Pemuda Kingmi Klasis Tigi Koordinator Deiyai Buka Usaha Penjualan BBM di Bomou

Monday, 27 April 2026 - 20:11 WIT

Warga Deiyai Dilatih Produksi Pupuk Organik hingga Panen, Dorong Kemandirian Ekonomi Lokal

Friday, 24 April 2026 - 04:30 WIT

Dinsos Deiyai Terapkan Pola Beli dari Warga, Salurkan Kembali untuk Warga

Wednesday, 22 April 2026 - 12:08 WIT

Kepala Dinas Pertanian Deiyai Kunjungi Mama Pekei, Dorong Perbanyakan Bibit Kopi di Mugouda

Thursday, 16 April 2026 - 20:18 WIT

Kampung Deemago Terisolir, Warga Harap Akses Jalan dan Listrik Segera Dibangun

Berita Terbaru

BPPRD Kabupaten Deiyai menggelar rapat pembentukan panitia kegiatan penyuluhan dan penyebarluasan kebijakan pajak daerah sebagai upaya meningkatkan koordinasi dan kesiapan pelaksanaan sosialisasi pajak di lima distrik Kabupaten Deiyai, Rabu (13/5/2026).

Pemerintahan

BPPRD Deiyai Bentuk Panitia Penyuluhan Pajak Daerah untuk Lima Distrik

Wednesday, 13 May 2026 - 18:59 WIT