Cuaca Ekstrem Paksa Festival Kopi ke-2 Papua Tengah di Nabire Ditunda, Gubernur Tetapkan Force Majeure

Tuesday, 11 November 2025 - 19:20 WIT

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Eliezer Yogi, S. STP., M. SI Kepala Bapperida Provinsi Papua Tengah

Eliezer Yogi, S. STP., M. SI Kepala Bapperida Provinsi Papua Tengah

Deiyai ​​[SINAR BEMO] — Pelaksanaan Festival Kopi ke-2 Papua Tengah yang sangat dinantikan harus ditunda secara tiba-tiba. Sedianya diadakan pada 10–11 November 2025 di kompleks Kantor Gubernur Bandara Lama, Kabupaten Nabire, acara ini dibatalkan karena hantaman cuaca ekstrem.

​Kepala Badan Perencanaan Pembangunan dan Riset Daerah (Bapperida) Provinsi Papua Tengah, Eliezer Yogi, S.STP, M.Si, menjelaskan bahwa seluruh persiapan teknis dan koordinasi telah rampung. Panitia bahkan telah mengundang perwakilan dari delapan kabupaten, termasuk para bupati, untuk hadir menyaksikan dan mempromosikan hasil bumi unggulan mereka.

​“Persiapan sudah matang, koordinasi dengan pimpinan dan Event Organizer (EO) juga sudah baik. Festival ini tidak hanya mempromosikan hasil kopi tiap kabupaten, tapi juga menyajikan produk unggulan mereka secara menyeluruh,” ujar Eliezer.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Cita-cita Deklarasi Wajib Tanam Kopi Tertunda

​Lebih dari sekedar pameran, festival ini memiliki agenda strategis. Rencananya, acara tersebut akan menjadi momentum bersejarah bagi deklarasi wajib tanam kopi di delapan kabupaten. Enam kabupaten di wilayah pegunungan akan diarahkan untuk fokus pada penanaman Kopi Arabika, sementara Kabupaten Nabire dan Timika akan memperkuat produksi Kopi Robusta.

​Inisiatif ini merupakan perubahan visi dan misi Gubernur Papua Tengah untuk mengangkat kopi sebagai komoditas unggulan dan primadona daerah dalam lima tahun ke depan.

Kerusakan Akibat Angin Kencang dan Hujan Deras

​Sayangnya, seluruh rencana matang itu harus pupus. Pada Sabtu pagi (10/11), lokasi acara dilanda hujan deras disertai angin kencang. Cuaca ekstrem ini menyebabkan kerusakan signifikan. Sejumlah tenda pameran dan peralatan pendukung dilaporkan rusak, bahkan drone yang digunakan panitia untuk dokumentasi jatuh.

​“Setelah kami evaluasi di lapangan, ternyata tidak memungkinkan untuk dilanjutkan. Kami sudah melapor kepada Bapak Gubernur, dan dia memutuskan festival tertunda karena adanya force majeure (keadaan kahar) akibat faktor cuaca di luar dugaan,” tambah Eliezer dengan nada menyesal.

​Bapperida kini tengah berupaya keras agar festival kopi tersebut dapat diadakan ulang pada tahun ini juga. Namun, jika terkendala, kegiatan strategis ini akan diprogram kembali untuk tahun depan. Eliezer Yogi menutup pernyataannya dengan menegaskan bahwa komitmen untuk menjadikan kopi primadona daerah akan terus berlanjut.

 

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Biro Pemuda Kingmi Klasis Tigi Koordinator Deiyai Buka Usaha Penjualan BBM di Bomou
Warga Deiyai Dilatih Produksi Pupuk Organik hingga Panen, Dorong Kemandirian Ekonomi Lokal
Dinsos Deiyai Terapkan Pola Beli dari Warga, Salurkan Kembali untuk Warga
Kepala Dinas Pertanian Deiyai Kunjungi Mama Pekei, Dorong Perbanyakan Bibit Kopi di Mugouda
Kampung Deemago Terisolir, Warga Harap Akses Jalan dan Listrik Segera Dibangun
Bupati Deiyai Tinjau Pertanian dan Peternakan di Waghete dan Yabadimi
Jadi Tukang Ojek di Deiyai, Peluang Ekonomi yang Menjanjikan
Dorong Akselerasi Ekonomi, Wagub Deinas Geley Tekankan Sinergi Investasi dan Pemberdayaan UMKM di Papua Tengah

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Tuesday, 12 May 2026 - 03:39 WIT

Biro Pemuda Kingmi Klasis Tigi Koordinator Deiyai Buka Usaha Penjualan BBM di Bomou

Monday, 27 April 2026 - 20:11 WIT

Warga Deiyai Dilatih Produksi Pupuk Organik hingga Panen, Dorong Kemandirian Ekonomi Lokal

Friday, 24 April 2026 - 04:30 WIT

Dinsos Deiyai Terapkan Pola Beli dari Warga, Salurkan Kembali untuk Warga

Wednesday, 22 April 2026 - 12:08 WIT

Kepala Dinas Pertanian Deiyai Kunjungi Mama Pekei, Dorong Perbanyakan Bibit Kopi di Mugouda

Thursday, 16 April 2026 - 20:18 WIT

Kampung Deemago Terisolir, Warga Harap Akses Jalan dan Listrik Segera Dibangun

Berita Terbaru

BPPRD Kabupaten Deiyai menggelar rapat pembentukan panitia kegiatan penyuluhan dan penyebarluasan kebijakan pajak daerah sebagai upaya meningkatkan koordinasi dan kesiapan pelaksanaan sosialisasi pajak di lima distrik Kabupaten Deiyai, Rabu (13/5/2026).

Pemerintahan

BPPRD Deiyai Bentuk Panitia Penyuluhan Pajak Daerah untuk Lima Distrik

Wednesday, 13 May 2026 - 18:59 WIT