Stok BBM Menipis, Pemprov Papua Tengah Ambil Langkah Cepat Kirim Pasokan Lewat Udara

Friday, 5 September 2025 - 21:00 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, di dampingi Ketua Asosiasi Bupati Melkianus Mote, ST berkoordinasi dengan pihak maskapai penerbangan untuk menyalurkan BBM via udara ke Kabupaten Deiyai, sebagai langkah cepat mengatasi krisis pasokan akibat longsor.

Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, di dampingi Ketua Asosiasi Bupati Melkianus Mote, ST berkoordinasi dengan pihak maskapai penerbangan untuk menyalurkan BBM via udara ke Kabupaten Deiyai, sebagai langkah cepat mengatasi krisis pasokan akibat longsor.

Deiyai [SINAR BEMO] — Stok Bahan Bakar Minyak (BBM) untuk Pembangkit Listrik Negara (PLN) di Kabupaten Deiyai dilaporkan menipis dan diperkirakan hanya cukup hingga 8 September 2025. Kondisi ini dipicu oleh terputusnya akses Jalan Trans Nasional Nabire-Ilaga akibat longsor di Kilometer 139-141. Menanggapi situasi darurat ini, Pemerintah Provinsi Papua Tengah bergerak cepat dengan mengambil alih biaya subsidi pesawat untuk mendistribusikan BBM ke Deiyai.

​Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, pada Kamis (4/9/2025) pagi, langsung mengumumkan kebijakan ini guna memastikan pasokan listrik tetap terjaga di tiga kabupaten, yakni Dogiyai, Deiyai, dan Paniai.

“Saya menanggung biaya subsidi pesawat. Saya juga sudah berkoordinasi dengan pemilik maskapai penerbangan agar secepatnya menyalurkan BBM untuk kebutuhan penerangan,” ungkap Meki Nawipa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Gubernur Nawipa juga meminta masyarakat di ketiga kabupaten tersebut agar tidak panik dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang beredar. Ia menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen untuk menjaga stabilitas harga barang dan ketersediaan BBM untuk PLN, sembari terus berupaya memperbaiki akses jalan darat yang terputus.

“Pemerintah punya tanggung jawab, dan siap salurkan BBM ke Waghete, Deiyai, untuk keperluan penerangan di Kabupaten Dogiyai, Deiyai dan Paniai,” tambahnya.

​Ketua Asosiasi Bupati se-Provinsi Papua Tengah, Melkianus Mote, yang juga menjabat sebagai Bupati Deiyai, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas respons cepat Gubernur Meki Nawipa. Menurutnya, langkah ini merupakan solusi nyata dalam menghadapi kendala pasca-terputusnya jalur vital.

“Terima kasih Bapak Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa atas bantuan nyata demi penerangan di 3 Kabupaten,” ujar Melkianus Mote.

Ia memastikan bahwa pasokan BBM sebanyak 32 ribu liter telah tiba, jumlah yang dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan penerangan sementara hingga perbaikan jalan darat selesai.

 

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Pernyataan Sikap Bersama IPMAMI dan IPMANAPANDODE Kota Studi Semarang Terhadap Konflik Horizontal di Kapiraya
Misi Kemanusiaan Kapiraya Terkendala Akses, Bupati Deiyai Desak Operasional Bandara
Kadin Papua Tengah Siap “Take Off”: Gelar Talkshow Ekonomi untuk Petakan Potensi Unggulan 8 Kabupaten
Setahun Pimpin, Melkianus Mote – Ayub Pigome Membawa Perubahan Nyata untuk Deiyai
​Guru Agama Papua Tengah Tuntut Kesetaraan Fasilitas Program PPG
Provinsi Papua Tengah Mediasi Konflik Kapiraya, Tiga Kabupaten Sepakati Tim Adat
Wakil Ketua I DPRD Deiyai Desak Penghentian Konflik di Kapiraya: “Tahan Diri, Jangan Ada Lagi Korban Nyawa”
Luar Biasa! Pemuda Asal Dogiyai Ini Luncurkan 4 Buku Sekaligus: Sebuah Nazar Intelektual

Berita Terkait

Monday, 2 March 2026 - 07:38 WIT

Pernyataan Sikap Bersama IPMAMI dan IPMANAPANDODE Kota Studi Semarang Terhadap Konflik Horizontal di Kapiraya

Sunday, 1 March 2026 - 18:31 WIT

Misi Kemanusiaan Kapiraya Terkendala Akses, Bupati Deiyai Desak Operasional Bandara

Tuesday, 24 February 2026 - 12:28 WIT

Kadin Papua Tengah Siap “Take Off”: Gelar Talkshow Ekonomi untuk Petakan Potensi Unggulan 8 Kabupaten

Friday, 20 February 2026 - 19:56 WIT

Setahun Pimpin, Melkianus Mote – Ayub Pigome Membawa Perubahan Nyata untuk Deiyai

Friday, 20 February 2026 - 19:25 WIT

​Guru Agama Papua Tengah Tuntut Kesetaraan Fasilitas Program PPG

Berita Terbaru