Menghangatkan Deiyai: ASN dan Masyarakat Bersatu Hidupkan Kembali Tradisi Wiyani Jelang Natal

Friday, 5 December 2025 - 18:44 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ASN dan masyarakat Deiyai bersatu dalam pawai Wiyani, tradisi adat suku Mee, menyambut Natal dengan sukacita.

ASN dan masyarakat Deiyai bersatu dalam pawai Wiyani, tradisi adat suku Mee, menyambut Natal dengan sukacita.

Deiyai [SINAR BEMO] — Semangat sukacita Natal mulai terasa di Deiyai, Papua Tengah, ditandai dengan kembalinya tradisi adat suku Mee Deiyai, Wiyani. Nyanyian komunal khas yang sempat meredup ini kini kembali merasuk ke sanubari, menyatukan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan masyarakat dalam sebuah pawai kebersamaan yang menghangatkan.

​Kegiatan yang diinisiasi oleh Pemerintah Daerah ini dimulai dari depan Kediaman Bupati Deiyai. Massa yang terdiri dari ASN, kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dan tokoh masyarakat bergerak dalam barisan, kompak melantunkan Wiyani sambil mengelilingi komplek perkantoran.

​Aksi ini tidak hanya sekadar pawai, namun menjadi deklarasi kuat bahwa tradisi adalah bagian integral dari identitas Deiyai.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​”Wiyani adalah roh dari kebersamaan kita, tradisi ini adalah bagian dari identitas kita,” ujar salah satu peserta pawai dengan penuh semangat. “Kita harus menjaga dan melestarikannya agar generasi penerus tetap tahu dari mana kita berasal.”

​Suara lantang dan merdu dari ribuan peserta membangkitkan atmosfer kekeluargaan, menegaskan kembali bahwa nilai-nilai tradisi tidak pernah hilang, hanya perlu dihidupkan kembali melalui aksi nyata.

​Kegiatan Wiyani ini akan terus bergaung selama beberapa hari ke depan, menjadi penanda dimulainya perayaan Natal yang penuh sukacita di Kabupaten Deiyai. Pemerintah Daerah berharap kegiatan ini dapat mempererat tali persaudaraan menjelang hari besar keagamaan tersebut.

 

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Pernyataan Sikap Bersama IPMAMI dan IPMANAPANDODE Kota Studi Semarang Terhadap Konflik Horizontal di Kapiraya
Misi Kemanusiaan Kapiraya Terkendala Akses, Bupati Deiyai Desak Operasional Bandara
Kadin Papua Tengah Siap “Take Off”: Gelar Talkshow Ekonomi untuk Petakan Potensi Unggulan 8 Kabupaten
Setahun Pimpin, Melkianus Mote – Ayub Pigome Membawa Perubahan Nyata untuk Deiyai
​Guru Agama Papua Tengah Tuntut Kesetaraan Fasilitas Program PPG
Provinsi Papua Tengah Mediasi Konflik Kapiraya, Tiga Kabupaten Sepakati Tim Adat
Wakil Ketua I DPRD Deiyai Desak Penghentian Konflik di Kapiraya: “Tahan Diri, Jangan Ada Lagi Korban Nyawa”
Luar Biasa! Pemuda Asal Dogiyai Ini Luncurkan 4 Buku Sekaligus: Sebuah Nazar Intelektual

Berita Terkait

Monday, 2 March 2026 - 07:38 WIT

Pernyataan Sikap Bersama IPMAMI dan IPMANAPANDODE Kota Studi Semarang Terhadap Konflik Horizontal di Kapiraya

Sunday, 1 March 2026 - 18:31 WIT

Misi Kemanusiaan Kapiraya Terkendala Akses, Bupati Deiyai Desak Operasional Bandara

Tuesday, 24 February 2026 - 12:28 WIT

Kadin Papua Tengah Siap “Take Off”: Gelar Talkshow Ekonomi untuk Petakan Potensi Unggulan 8 Kabupaten

Friday, 20 February 2026 - 19:56 WIT

Setahun Pimpin, Melkianus Mote – Ayub Pigome Membawa Perubahan Nyata untuk Deiyai

Friday, 20 February 2026 - 19:25 WIT

​Guru Agama Papua Tengah Tuntut Kesetaraan Fasilitas Program PPG

Berita Terbaru