DP3AKB Deiyai Tekankan Kolaborasi Lintas Sektor untuk Percepatan Penurunan Stunting di 2026

Wednesday, 10 December 2025 - 10:28 WIT

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Robby Bobii, Kepala DP3AKB Kabupaten Deiyai, menyampaikan sambutan dan arahan dalam Rapat Koordinasi Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) di Aula Sekwan, Rabu (10/12/2025).

Robby Bobii, Kepala DP3AKB Kabupaten Deiyai, menyampaikan sambutan dan arahan dalam Rapat Koordinasi Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) di Aula Sekwan, Rabu (10/12/2025).

Deiyai [SINAR BEMO] — Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kabupaten Deiyai menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS). Rakor ini dilaksanakan di Aula Sekretariat Dewan (Sekwan) pada Rabu, 10 Desember 2025, sebagai upaya serius pemerintah daerah menghadapi masalah stunting.

​Kepala DP3AKB, Robby Bobii, dalam sambutannya menegaskan pentingnya kolaborasi dan sinergi antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

​”Kami butuh dinas-dinas terkait. Kita harus berkolaborasi bersama agar masalah stunting ini dapat kita atasi. Saya tekankan, satu dinas atau hanya dua dinas tidak akan bisa bekerja maksimal. Kita harus bekerja serius terkait masalah stunting ini,” ujar Robby Bobii.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Robby Bobii juga menyoroti permasalahan data stunting yang masih menjadi kendala di Kabupaten Deiyai. Ia mengungkapkan bahwa data yang tercatat di tingkat Provinsi maupun Pusat menunjukkan angka yang minim dan tidak akurat.

​”Kemarin kami mengecek data di Provinsi maupun Pusat; data-data kami di Kabupaten Deiyai sangat kurang dan minim. Oleh karena itu, pada tahun 2026 ini, kita harus melakukan normalisasi data agar sama dengan kabupaten lain. Hal ini hanya bisa dilakukan melalui koordinasi kerja yang baik,” tegasnya.

​Robby menjelaskan, seharusnya Rakor TPPS tahun 2025 dilaksanakan dua kali. Namun, karena belum adanya kerja sama yang optimal dengan dinas-dinas yang berhubungan langsung, Rakor TPPS ini baru dapat dilaksanakan di penghujung tahun.

​Sebagai langkah persiapan, DP3AKB meminta setiap dinas terkait untuk segera melaporkan program kerja yang akan dilaksanakan pada tahun 2026.

​”Agar program tahun 2026 dapat berjalan, tahun ini kita lakukan koordinasi kerja TPPS. Kami harapkan dinas-dinas terkait dapat segera melaporkan program-program kerja yang akan diusulkan untuk dilaksanakan pada tahun depan,” tutupnya.

 

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Daniel Bunai Minta OPD Segera Rampungkan Renja 2027 dan Ingatkan CPNS Patuhi Ketentuan Panitia
Daniel Mote: Penampungan Air Umum Penting untuk Warga di Tengah Kekeringan
Bupati Tegaskan Disiplin Pegawai, Tenaga Kontrak Malas Terancam Dicoret
Dunia Usaha Mengkhawatirkan RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Baru Mengganggu Upaya Pencapaian Pertumbuhan Ekonomi dan Kesejahteraan Masyarakat
Catur Budi Wibowo Ingatkan 25 Auditor Deiyai Jaga Integritas dan Independensi
Tutup Diklat Auditor Deiyai, Bupati Melkianus Mote Tekankan Integritas dan Profesionalisme
Pastikan Pelayanan Berjalan Optimal, Wabup Deiyai Tinjau 22 Kantor OPD
Jelang Latsar, BKPSDM Deiyai Ingatkan CPNS Formasi 2024 Disiplin dan Jaga Kesehatan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Monday, 12 October 2026 - 13:59 WIT

Daniel Bunai Minta OPD Segera Rampungkan Renja 2027 dan Ingatkan CPNS Patuhi Ketentuan Panitia

Tuesday, 6 October 2026 - 07:49 WIT

Bupati Tegaskan Disiplin Pegawai, Tenaga Kontrak Malas Terancam Dicoret

Monday, 5 October 2026 - 16:47 WIT

Dunia Usaha Mengkhawatirkan RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Baru Mengganggu Upaya Pencapaian Pertumbuhan Ekonomi dan Kesejahteraan Masyarakat

Friday, 2 October 2026 - 08:39 WIT

Catur Budi Wibowo Ingatkan 25 Auditor Deiyai Jaga Integritas dan Independensi

Friday, 2 October 2026 - 08:21 WIT

Tutup Diklat Auditor Deiyai, Bupati Melkianus Mote Tekankan Integritas dan Profesionalisme

Berita Terbaru