Deiyai Pacu Semangat Petani, Kopi Jadi Program Prioritas Daerah dengan Bantuan Ribuan Bibit

Tuesday, 7 October 2025 - 20:42 WIT

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Deiyai Aleks Pigai (kanan) bersama perwakilan Dinas Pertanian Provinsi, Ibu Maya (tengah), menyerahkan 6.400 bibit kopi secara simbolis kepada Bupati Deiyai Melkianus Mote (kiri).

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Deiyai Aleks Pigai (kanan) bersama perwakilan Dinas Pertanian Provinsi, Ibu Maya (tengah), menyerahkan 6.400 bibit kopi secara simbolis kepada Bupati Deiyai Melkianus Mote (kiri).

DEIYAI, SINAR BEMO — Sektor pertanian, khususnya kopi, mendapat perhatian serius di Kabupaten Deiyai, Papua Tengah. Dinas Pertanian Provinsi Papua Tengah bersama Dinas Pertanian Kabupaten Deiyai melakukan kunjungan dan penyerahan bantuan ribuan bibit kopi kepada Pemerintah Daerah, Selasa (7/10/2025).

​Kunjungan yang dipimpin oleh perwakilan Dinas Pertanian Provinsi ini bertujuan untuk mengapresiasi dan mendukung para petani lokal yang berhasil dalam pembibitan. Rombongan secara khusus mengunjungi tiga petani kopi berprestasi, yaitu Dian Kotouki, Yakob Kotouki, dan Wenas Edowai, yang telah berhasil melakukan persemaian hingga menghasilkan ribuan bibit kopi siap tanam.

Strategi Pemerataan dan Dukungan Anggaran Operasional

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Deiyai, Aleks Pigai, S.Pd., M.Pd., menjelaskan bahwa kunjungan dari Provinsi ini sekaligus menjadi momen serah terima 6.400 bibit kopi kepada Pemerintah Daerah. Bibit-bibit tersebut selanjutnya akan didistribusikan kepada 250 petani baru di Deiyai yang siap menanam.

​Menariknya, bibit kopi yang diserahkan tidak didatangkan dari luar, melainkan sepenuhnya diambil dari hasil persemaian para petani lokal di Deiyai. Strategi ini diterapkan untuk memastikan pemerataan dan keberlanjutan bagi pembibit lokal.

​”Bibit kopi sudah ada di Deiyai. Kami mengambilnya tidak hanya dari satu tempat, namun dari berbagai petani. Misalnya, yang tersedia 1.000, kami ambil 500; yang tersedia 5.000, kami ambil 1.000, dan seterusnya. Ini kami lakukan agar pemerataan dan perputaran ekonomi terjadi di tingkat petani pembibit,” ujar Aleks Pigai.

​Pigai juga menyampaikan kabar gembira terkait fokus Pemerintah Daerah ke depan. Ia mengungkapkan bahwa kopi akan menjadi program prioritas Bupati di tahun 2026.

​”Saya berharap ke depan petani kopi meningkatkan motivasi untuk bekerja, agar pendapatan masyarakat semakin meningkat. Mulai tahun depan, Bupati Deiyai akan membayarkan dana operasional untuk pemilik kopi. Satu pohon akan dihitung Rp 2.500,” tegasnya.

Komitmen Bupati: Jaminan Pasar dan Bantuan Lebih Lanjut

​Petani tidak hanya akan mendapat keuntungan dari bantuan operasional, tetapi juga jaminan pasar. Bupati Deiyai, Melkianus Mote, S.T., memiliki komitmen untuk membeli hasil panen kopi masyarakat karena ia sendiri membutuhkan 20 ton kopi setiap bulan di Kabupaten Deiyai.

​”Saya berharap semua masyarakat Kabupaten Deiyai bisa melakukan penanaman kopi (pengkokeran Kopi). Ini adalah niat baik Bupati yang serius membangun Kabupaten dengan hati,” tutur Pigai.

​Sementara itu, mewakili Dinas Pertanian Provinsi, Ibu Maya menyerahkan secara simbolis 6.400 bibit kopi kepada Bupati Deiyai. “Kami mewakili Dinas Pertanian Provinsi menyerahkan 6.400 bibit pohon kepada Bupati untuk selanjutnya didistribusikan kepada petani kopi yang siap tanam,” ungkap Ibu Maya.

​Bupati Deiyai, Melkianus Mote, S.T., mengonfirmasi bahwa 6.400 bibit kopi dari Dana Otonomi Khusus (Otsus) Provinsi ini akan dibagikan kepada 250 petani kopi di seluruh kabupaten. Selain itu, ia juga mengumumkan rencana dukungan lebih besar dari Pemerintah Provinsi.

​”Program Gubernur Papua Tengah juga akan memberikan bantuan 32.000 bibit kopi beberapa minggu mendatang. Dan sama seperti yang sekarang, bibit sebanyak 32 ribu itu juga akan kami ambil dari kopi yang disediakan oleh masyarakat di Deiyai, bukan dari luar,” tutup Bupati Mote, menegaskan komitmen daerah dalam memberdayakan petani lokal.

 

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Biro Pemuda Kingmi Klasis Tigi Koordinator Deiyai Buka Usaha Penjualan BBM di Bomou
Warga Deiyai Dilatih Produksi Pupuk Organik hingga Panen, Dorong Kemandirian Ekonomi Lokal
Dinsos Deiyai Terapkan Pola Beli dari Warga, Salurkan Kembali untuk Warga
Kepala Dinas Pertanian Deiyai Kunjungi Mama Pekei, Dorong Perbanyakan Bibit Kopi di Mugouda
Kampung Deemago Terisolir, Warga Harap Akses Jalan dan Listrik Segera Dibangun
Bupati Deiyai Tinjau Pertanian dan Peternakan di Waghete dan Yabadimi
Jadi Tukang Ojek di Deiyai, Peluang Ekonomi yang Menjanjikan
Dorong Akselerasi Ekonomi, Wagub Deinas Geley Tekankan Sinergi Investasi dan Pemberdayaan UMKM di Papua Tengah

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Tuesday, 12 May 2026 - 03:39 WIT

Biro Pemuda Kingmi Klasis Tigi Koordinator Deiyai Buka Usaha Penjualan BBM di Bomou

Monday, 27 April 2026 - 20:11 WIT

Warga Deiyai Dilatih Produksi Pupuk Organik hingga Panen, Dorong Kemandirian Ekonomi Lokal

Friday, 24 April 2026 - 04:30 WIT

Dinsos Deiyai Terapkan Pola Beli dari Warga, Salurkan Kembali untuk Warga

Wednesday, 22 April 2026 - 12:08 WIT

Kepala Dinas Pertanian Deiyai Kunjungi Mama Pekei, Dorong Perbanyakan Bibit Kopi di Mugouda

Thursday, 16 April 2026 - 20:18 WIT

Kampung Deemago Terisolir, Warga Harap Akses Jalan dan Listrik Segera Dibangun

Berita Terbaru

BPPRD Kabupaten Deiyai menggelar rapat pembentukan panitia kegiatan penyuluhan dan penyebarluasan kebijakan pajak daerah sebagai upaya meningkatkan koordinasi dan kesiapan pelaksanaan sosialisasi pajak di lima distrik Kabupaten Deiyai, Rabu (13/5/2026).

Pemerintahan

BPPRD Deiyai Bentuk Panitia Penyuluhan Pajak Daerah untuk Lima Distrik

Wednesday, 13 May 2026 - 18:59 WIT