Cetak Sejarah, Ranus Hanau Orang Moni Pertama Dilantik Jadi Anggota DPRK Deiyai

Wednesday, 16 July 2025 - 13:51 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ranus Hanau saat dilantik di ruangan Aula Sekwan Kabupaten Deiyai, pada Rabu, 15 Juli 2025.

Ranus Hanau saat dilantik di ruangan Aula Sekwan Kabupaten Deiyai, pada Rabu, 15 Juli 2025.

Deiyai [SINAR BEMO] — Sejarah baru tercipta di Kabupaten Deiyai dengan dilantiknya lima anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) jalur pengangkatan Otonomi Khusus (Otsus). Salah satunya adalah Ranus Hanau, wakil dari suku Moni, yang untuk pertama kalinya duduk di lembaga legislatif tingkat kabupaten.

Pelantikan berlangsung pada Rabu (16/7/2025) di Aula Sekretariat DPRD Deiyai dan dipimpin oleh pimpinan DPRK setempat. Ranus Hanau berasal dari Distrik Bouwobado, wilayah pedalaman yang selama ini belum pernah memiliki keterwakilan langsung di DPRK.

Empat anggota lain yang turut dilantik yaitu Anace Yuppy (perempuan, Distrik Kapiraya), Yonas Doo (laki-laki, Distrik Tigi Timur), Amison Frank Dogopia (laki-laki, Distrik Tigi Barat), dan Marthen Ikomou (laki-laki, Distrik Tigi).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pelantikan ini menjadi tonggak penting dalam proses afirmasi politik bagi Orang Asli Papua. Keikutsertaan Ranus Hanau menegaskan keterwakilan suku Moni, yang sebelumnya belum pernah masuk dalam struktur DPRK Deiyai.

Bupati Deiyai, Melkianus Mote, ST, dalam sambutannya mengapresiasi kehadiran anggota DPRK dari jalur Otsus sebagai bentuk penguatan demokrasi inklusif di Papua.

“Saya berharap dengan pelantikan ini, hubungan kerja antara legislatif dan eksekutif semakin harmonis dan sinergis dalam melayani masyarakat,” ujar Bupati.

Ia juga menegaskan bahwa jalur pengangkatan melalui Otsus adalah bagian dari kebijakan afirmatif untuk menjamin hak-hak politik masyarakat adat Papua dalam pembangunan daerah.

Pelantikan dihadiri oleh Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah, Dandim 1703/Deiyai, Kapolres Deiyai, serta perwakilan partai politik dan tokoh masyarakat.

Keberagaman latar belakang kelima anggota DPRK yang baru ini diharapkan memperkuat representasi sosial politik masyarakat Deiyai dan mendorong pelayanan publik yang lebih merata hingga ke wilayah-wilayah terpencil.

 

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Pernyataan Sikap Bersama IPMAMI dan IPMANAPANDODE Kota Studi Semarang Terhadap Konflik Horizontal di Kapiraya
Misi Kemanusiaan Kapiraya Terkendala Akses, Bupati Deiyai Desak Operasional Bandara
Kadin Papua Tengah Siap “Take Off”: Gelar Talkshow Ekonomi untuk Petakan Potensi Unggulan 8 Kabupaten
Setahun Pimpin, Melkianus Mote – Ayub Pigome Membawa Perubahan Nyata untuk Deiyai
​Guru Agama Papua Tengah Tuntut Kesetaraan Fasilitas Program PPG
Provinsi Papua Tengah Mediasi Konflik Kapiraya, Tiga Kabupaten Sepakati Tim Adat
Wakil Ketua I DPRD Deiyai Desak Penghentian Konflik di Kapiraya: “Tahan Diri, Jangan Ada Lagi Korban Nyawa”
Luar Biasa! Pemuda Asal Dogiyai Ini Luncurkan 4 Buku Sekaligus: Sebuah Nazar Intelektual

Berita Terkait

Monday, 2 March 2026 - 07:38 WIT

Pernyataan Sikap Bersama IPMAMI dan IPMANAPANDODE Kota Studi Semarang Terhadap Konflik Horizontal di Kapiraya

Sunday, 1 March 2026 - 18:31 WIT

Misi Kemanusiaan Kapiraya Terkendala Akses, Bupati Deiyai Desak Operasional Bandara

Tuesday, 24 February 2026 - 12:28 WIT

Kadin Papua Tengah Siap “Take Off”: Gelar Talkshow Ekonomi untuk Petakan Potensi Unggulan 8 Kabupaten

Friday, 20 February 2026 - 19:56 WIT

Setahun Pimpin, Melkianus Mote – Ayub Pigome Membawa Perubahan Nyata untuk Deiyai

Friday, 20 February 2026 - 19:25 WIT

​Guru Agama Papua Tengah Tuntut Kesetaraan Fasilitas Program PPG

Berita Terbaru