Deiyai [SINAR BEMO] — Bupati Deiyai, Melkianus Mote, melakukan survei lapangan untuk meninjau langsung kondisi ruas jalan yang menghubungkan Gakokebo menuju Dedoutei pada Sabtu (20/12). Dalam peninjauan tersebut, Bupati didampingi oleh jajaran instansi terkait dan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Deiyai.
Kegiatan ini difokuskan untuk mengevaluasi kondisi fisik jalan yang sebelumnya telah dibangun oleh Pemerintah Provinsi, namun kini memerlukan peningkatan kualitas. Hasil survei teknis ini nantinya akan menjadi dasar usulan resmi kepada Gubernur Papua Tengah agar proyek peningkatan jalan tersebut dapat diakomodasi dalam program pembangunan tahun anggaran 2026.
“Survei ini bertujuan untuk mendapatkan data teknis yang akurat. Kami memohon kepada Bapak Gubernur Papua Tengah agar peningkatan ruas jalan ini dapat direalisasikan pada tahun 2026 mendatang,” ujar Bupati Melkianus di sela-sela kegiatannya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Urat Nadi Perekonomian dan Pariwisata
Ruas jalan Gakokebo–Dedoutei merupakan jalur strategis yang menghubungkan wilayah Distrik Tigi Barat hingga Debei. Sebagai akses utama masyarakat, jalan ini memiliki peran vital dalam mobilitas warga serta distribusi barang dan hasil pertanian.
Lebih dari sekadar infrastruktur transportasi, Bupati Melkianus menekankan bahwa perbaikan jalan ini akan berdampak besar pada sektor pariwisata, khususnya akses wisata di sekeliling Danau Tigi. “Peningkatan jalan ini sangat penting, tidak hanya untuk urusan ekonomi, tetapi juga untuk menghidupkan aktivitas wisata keliling Danau Tigi,” tambahnya.
Apresiasi untuk Pemerintah Provinsi
Dalam kesempatan yang sama, Bupati Melkianus Mote menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang mendalam kepada Gubernur Papua Tengah atas dukungan pembangunan yang berkelanjutan di Kabupaten Deiyai sepanjang tahun ini. Menurutnya, sinergi antara pemerintah kabupaten dan provinsi telah memberikan dampak nyata di berbagai sektor kehidupan masyarakat.
Diharapkan, dengan peningkatan kualitas jalan Gakokebo–Dedoutei di masa depan, arus lalu lintas akan semakin lancar dan mampu memicu pertumbuhan ekonomi masyarakat kampung, terutama dalam mempermudah akses distribusi kebutuhan pokok.






