WAKEITEI, SINAR BEMO – Bupati Kabupaten Deiyai, Melkianus Mote, ST, menegaskan bahwa pelaksanaan prajabatan bagi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Formasi 2024, Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), dan Tenaga Honorer Kategori II (THK2) akan dilaksanakan secara bertahap sesuai mekanisme yang ditetapkan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Penegasan tersebut disampaikan saat memimpin Apel Gabungan CPNS Formasi 2024, THK2, PPPK, dan tenaga kontrak di halaman Kantor Bupati Deiyai, Senin (20/7/2026).
Dalam arahannya, Bupati meminta seluruh peserta tidak membandingkan jadwal maupun tahapan prajabatan antara CPNS, PPPK, dan THK2 karena masing-masing memiliki regulasi yang berbeda.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurutnya, setiap kelompok kepegawaian memiliki alur pembinaan, durasi pelatihan, hingga ketentuan administrasi yang telah diatur oleh pemerintah pusat melalui BKN.
“CPNS ada tahapannya sendiri, PPPK juga ada tahapannya sendiri, begitu juga THK2. Tidak bisa disamakan karena semuanya mengikuti aturan yang berlaku,” tegas Melkianus.
Ia meminta para peserta agar bersabar mengikuti setiap proses dan tidak mudah percaya terhadap informasi yang beredar di media sosial maupun percakapan yang belum dapat dipastikan kebenarannya.
Bupati menegaskan bahwa seluruh informasi resmi terkait jadwal prajabatan akan disampaikan melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Deiyai setelah mendapatkan petunjuk dari BKN.
Ia juga menginstruksikan BKD untuk terus memberikan penjelasan kepada para peserta agar tidak terjadi kesalahpahaman mengenai tahapan yang sedang berlangsung.
“Kalau ada yang bertanya kenapa prosesnya berbeda atau terlihat lebih lama, jelaskan bahwa semuanya mengikuti aturan BKN. Jangan sampai muncul informasi yang keliru,” katanya.
Selain materi di kelas, Melkianus mengungkapkan bahwa pelaksanaan prajabatan nantinya juga akan disertai praktik lapangan sebagai bagian dari pembentukan karakter dan peningkatan kapasitas aparatur sipil negara.
Menurutnya, kegiatan tersebut penting agar para peserta tidak hanya memahami aturan kepegawaian, tetapi juga mampu menerapkan nilai-nilai pelayanan publik dalam tugas sehari-hari.
Bupati berharap seluruh CPNS, PPPK, dan THK2 dapat memanfaatkan masa prajabatan sebagai proses pembelajaran untuk membangun integritas, disiplin, dan profesionalisme sebagai aparatur pemerintah.
“Ikuti seluruh tahapan dengan baik. Prajabatan bukan sekadar memenuhi syarat administrasi, tetapi menjadi bekal untuk membentuk ASN yang memiliki etika, disiplin, dan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Melkianus juga mengingatkan seluruh peserta agar menyiapkan seluruh dokumen administrasi secara mandiri dan memastikan tidak ada kekurangan yang dapat menghambat proses kepegawaian.
Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen mendampingi seluruh peserta hingga seluruh tahapan prajabatan selesai sesuai ketentuan yang berlaku.
Di akhir arahannya, Bupati mengajak seluruh CPNS, PPPK, dan THK2 menjaga semangat, menaati seluruh aturan, serta mempersiapkan diri mengikuti setiap tahapan pembinaan sebagai langkah awal menjadi aparatur yang profesional dan siap melayani masyarakat Kabupaten Deiyai.













Komentar