HUT RI ke-80: Deiyai Gelar Lomba Mewarnai dan Makan Krupuk Antar TK/PAUD

Monday, 4 August 2025 - 11:32 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anak-anak TK se-Kabupaten Deiyai antusias mengikuti lomba mewarnai dan makan kerupuk dalam rangka HUT RI ke-80 di TK Komugai Wagehete II, Senin (4/8/2025). Foto: Sinar Bemo

Anak-anak TK se-Kabupaten Deiyai antusias mengikuti lomba mewarnai dan makan kerupuk dalam rangka HUT RI ke-80 di TK Komugai Wagehete II, Senin (4/8/2025). Foto: Sinar Bemo

Deiyai [SINAR BEMO] — Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80, Pemerintah Kabupaten Deiyai melalui panitia pelaksana mengadakan lomba mewarnai dan makan krupuk bagi anak-anak usia dini. Kegiatan ini dilaksanakan pada Senin, 4 Agustus 2025, bertempat di TK Komugai Wagehete II, Deiyai, Papua Tengah.

Acara tersebut melibatkan partisipasi aktif dari para guru, orang tua, serta anak-anak dari berbagai Taman Kanak-Kanak (TK) dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) se-Kabupaten Deiyai. Sebanyak 36 peserta dari 9 TK ikut serta dalam lomba mewarnai, yang dimulai pukul 10.10 WIT dan selesai pada pukul 10.40 WIT.

Sebelum lomba dimulai, perwakilan dewan juri, Ice Pekei, memberikan penjelasan terkait kriteria penilaian. Ia menjelaskan bahwa penilaian didasarkan pada tiga aspek utama, yaitu:

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

1. Kebersihan

2. Kesesuaian gambar dan warna

3. Kerapian hasil pewarnaan

Ice Pekei juga memberikan gambaran umum yang bertujuan membangkitkan imajinasi anak-anak sebelum memulai lomba. Hal ini menjadi langkah penting untuk menstimulasi kreativitas dan semangat kompetisi yang sehat sejak dini.

Setelah lomba mewarnai selesai, kegiatan dilanjutkan dengan lomba makan krupuk yang melibatkan anak-anak dari 10 TK/PAUD. Lomba ini disambut antusias oleh seluruh peserta dan penonton yang hadir, menciptakan suasana riang gembira yang khas dalam perayaan HUT RI.

Koordinator Seksi Kegiatan, Burno Mote AdAdii, SE, menyampaikan penghargaan tinggi kepada panitia, para guru pendamping, serta para orang tua yang telah mendukung keberhasilannya kegiatan ini. Ia menyebutkan bahwa proses penilaian memang cukup menantang, karena masing-masing anak menunjukkan keunikan tersendiri.

“Dalam proses penilaian kami sempat kebingungan karena masing-masing karya memiliki kelebihan dan kekurangan. Namun kami tekankan bahwa menjadi juara bukanlah ukuran utama. Yang paling penting adalah semangat dan kreativitas anak-anak yang harus terus kita dorong dan kembangkan,” ujar Burno.

Panitia berharap kegiatan semacam ini dapat menjadi agenda tahunan yang berkelanjutan, guna mendukung perkembangan kreativitas dan semangat nasionalisme anak-anak sejak usia dini di Kabupaten Deiyai.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Pernyataan Sikap Bersama IPMAMI dan IPMANAPANDODE Kota Studi Semarang Terhadap Konflik Horizontal di Kapiraya
Misi Kemanusiaan Kapiraya Terkendala Akses, Bupati Deiyai Desak Operasional Bandara
Kadin Papua Tengah Siap “Take Off”: Gelar Talkshow Ekonomi untuk Petakan Potensi Unggulan 8 Kabupaten
Setahun Pimpin, Melkianus Mote – Ayub Pigome Membawa Perubahan Nyata untuk Deiyai
​Guru Agama Papua Tengah Tuntut Kesetaraan Fasilitas Program PPG
Provinsi Papua Tengah Mediasi Konflik Kapiraya, Tiga Kabupaten Sepakati Tim Adat
Wakil Ketua I DPRD Deiyai Desak Penghentian Konflik di Kapiraya: “Tahan Diri, Jangan Ada Lagi Korban Nyawa”
Luar Biasa! Pemuda Asal Dogiyai Ini Luncurkan 4 Buku Sekaligus: Sebuah Nazar Intelektual

Berita Terkait

Monday, 2 March 2026 - 07:38 WIT

Pernyataan Sikap Bersama IPMAMI dan IPMANAPANDODE Kota Studi Semarang Terhadap Konflik Horizontal di Kapiraya

Sunday, 1 March 2026 - 18:31 WIT

Misi Kemanusiaan Kapiraya Terkendala Akses, Bupati Deiyai Desak Operasional Bandara

Tuesday, 24 February 2026 - 12:28 WIT

Kadin Papua Tengah Siap “Take Off”: Gelar Talkshow Ekonomi untuk Petakan Potensi Unggulan 8 Kabupaten

Friday, 20 February 2026 - 19:56 WIT

Setahun Pimpin, Melkianus Mote – Ayub Pigome Membawa Perubahan Nyata untuk Deiyai

Friday, 20 February 2026 - 19:25 WIT

​Guru Agama Papua Tengah Tuntut Kesetaraan Fasilitas Program PPG

Berita Terbaru