Deiyai [SINAR BEMO] — Bupati Deiyai memimpin Apel Gabungan yang diikuti oleh Aparatur Sipil Negara (ASN), Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), dan Tenaga Kontrak di halaman kantor Bupati, Senin (23/02/2026). Dalam arahannya, Bupati menekankan pentingnya disiplin kerja dan profesionalisme tanpa bergantung pada kehadiran pimpinan.
“Pekerjaan adalah soal profesionalisme. Meskipun Bupati tidak ada di tempat, kantor tidak boleh kosong. Pelayanan publik harus tetap berjalan maksimal sebagai bentuk pengabdian kita,” tegas Bupati di hadapan peserta apel.

ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pengembangan SDM dan Penataan Jabatan
Bupati menginstruksikan BKPSDM untuk segera melaksanakan pelantikan jabatan pada minggu ini guna menunjang pengembangan karir ASN. Beliau juga mengingatkan seluruh pegawai untuk proaktif mengurus kenaikan pangkat dan golongan melalui bagian kepegawaian di masing-masing dinas. Selain itu, pelatihan kepemimpinan (PIM 3 dan PIM 4) akan terus didorong setiap tahun.
Transparansi Anggaran dan Ketertiban Umum
Pasca pembagian DPA, Bupati meminta Kepala OPD menjalankan tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) secara transparan. Beliau menegaskan bahwa anggaran negara akan digunakan secara teratur untuk pembangunan jangka panjang, bukan dibagikan secara sembarangan untuk kepentingan sesaat.
“Siapa pun yang membuat kericuhan, saya tidak akan mundur. Uang negara bukan untuk dibagikan sembarangan, tapi untuk membangun Deiyai dengan pemikiran yang matang,” ujarnya menanggapi situasi keamanan di Waghete.

Peningkatan Layanan Kesehatan dan Pendidikan
Di bidang kesehatan, Puskesmas dan RSUD Deiyai akan menjalani akreditasi tahun ini. Bupati meminta pelayanan dioptimalkan agar pasien hanya dirujuk ke Paniai atau Nabire jika dalam kondisi sangat darurat. Sementara di bidang pendidikan, Bupati memerintahkan penutupan “sekolah siluman” yang hanya mengejar keuntungan finansial tanpa aktivitas belajar mengajar yang nyata.
Program Unggulan: Makan Bergizi Gratis (MBG)
Kabar gembira bagi masyarakat, program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan segera berjalan di 18 titik lokasi, dengan dapur utama di depan Distrik Tigi. Program ini diprediksi akan menyerap 50 tenaga kerja per titik dan menghidupkan ekonomi lokal melalui pembelian sayur, ayam, dan telur dari pasar lokal.

Evaluasi Tenaga Kontrak dan Sat-Pol PP
Bupati memberikan peringatan keras kepada 2.600 tenaga kontrak. Mereka yang tidak aktif akan dicoret dari daftar. Khusus Sat-Pol PP, akan diadakan pelatihan semi-militer untuk meningkatkan kedisiplinan; bagi yang tidak produktif akan dialihkan ke bidang Lingkungan Hidup.
Dukungan Usaha Masyarakat
Pemerintah berkomitmen membantu UMKM yang konsisten, seperti usaha abon ikan dan peternakan. Tahun ini, bantuan tidak diberikan melalui proposal, melainkan melalui tinjauan langsung ke lapangan oleh Bupati untuk memastikan bantuan tepat sasaran.






