Diskusi Mingguan IPMADO Jog-Lo Mengupas Isu “Perampasan Tanah Papua”

Thursday, 11 September 2025 - 04:27 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto bersama usai diskusi mingguan IPMADO Jog-Lo yang membahas isu

Foto bersama usai diskusi mingguan IPMADO Jog-Lo yang membahas isu "Perampasan Tanah Papua dari Masa ke Masa" di Solo.

Solo [SINAR BEMO] — 10 September 2025. Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Dogiyai Yogyakarta-Solo (IPMADO Jog-Lo) sukses menggelar diskusi mingguan dengan mengangkat tema krusial, “Perampasan Tanah Papua dari Masa ke Masa”.

Acara yang merupakan bagian dari program kerja Badan Pengurus Harian (BPH) ini diselenggarakan di kontrakan Dogiyai Solo dan dihadiri sekitar 30 pelajar dan mahasiswa dari wilayah Nabire, Paniai, Dogiyai, dan Deiyai yang berdomisili di Kota Yogyakarta-Solo.

​Diskusi berlangsung dinamis dengan Matan Pakage sebagai pemantik yang memaparkan materi. Peserta terlibat aktif dalam sesi tanya jawab, saling menanggapi, dan menambahkan poin-poin penting dari hasil diskusi. Kaleb Yeimo bertugas sebagai moderator yang memandu jalannya acara, sementara Ones Iyai menjadi notulen.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Alfred Tagi, yang mewakili Biro Pendidikan IPMADO, menyampaikan apresiasinya kepada pemateri dan seluruh anggota yang berkontribusi dalam kegiatan ini.

“Kami tidak lupa untuk keluarga Solo, jika ada waktu kami akan datang kunjungi dan tetap semangat serta terus berdinamik,” ungkapnya.

​Di sisi lain, Yohanes Pokuai selaku Wakil BPH IPMADO Jog-Lo menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi. Ia juga mengingatkan agar data tugas akhir (TA) yang belum diunggah segera diselesaikan.

​Acara yang berjalan dengan lancar ini ditutup dengan doa bersama dan sesi foto bersama sebagai kenang-kenangan.

 

Facebook Comments Box

Berita Terkait

70 Siswa SMP YPPGI Bomou Jalani Ujian Nasional, Dinas Pendidikan Beri Motivasi
Bupati Deiyai Bantu Rp25 Juta untuk Pemulangan Jenazah Alm. Oktavianus Edowai dari Timika
Dedikasi dari “Antara Hidup dan Mati”: 59 Siswa SMAK Aweidabi Deiyai Tuntaskan Seminar Karya Ilmiah
Langkah Menuju Masa Depan: Siswa Kelas XII SMAK Aweidabi Deiyai Sukses Gelar Ujian Karya Ilmiah Tahun 2026
Pernyataan Sikap Bersama IPMAMI dan IPMANAPANDODE Kota Studi Semarang Terhadap Konflik Horizontal di Kapiraya
Misi Kemanusiaan Kapiraya Terkendala Akses, Bupati Deiyai Desak Operasional Bandara
Kadin Papua Tengah Siap “Take Off”: Gelar Talkshow Ekonomi untuk Petakan Potensi Unggulan 8 Kabupaten
Setahun Pimpin, Melkianus Mote – Ayub Pigome Membawa Perubahan Nyata untuk Deiyai

Berita Terkait

Thursday, 23 April 2026 - 17:01 WIT

70 Siswa SMP YPPGI Bomou Jalani Ujian Nasional, Dinas Pendidikan Beri Motivasi

Monday, 23 March 2026 - 10:29 WIT

Bupati Deiyai Bantu Rp25 Juta untuk Pemulangan Jenazah Alm. Oktavianus Edowai dari Timika

Thursday, 12 March 2026 - 17:52 WIT

Dedikasi dari “Antara Hidup dan Mati”: 59 Siswa SMAK Aweidabi Deiyai Tuntaskan Seminar Karya Ilmiah

Thursday, 12 March 2026 - 16:20 WIT

Langkah Menuju Masa Depan: Siswa Kelas XII SMAK Aweidabi Deiyai Sukses Gelar Ujian Karya Ilmiah Tahun 2026

Monday, 2 March 2026 - 07:38 WIT

Pernyataan Sikap Bersama IPMAMI dan IPMANAPANDODE Kota Studi Semarang Terhadap Konflik Horizontal di Kapiraya

Berita Terbaru