Tim Harmonisasi Pemkab Deiyai Dihadang, Upaya Penyelesaian Konflik Kapiraya Terhambat

Monday, 2 March 2026 - 15:00 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ernest Kotouki, S.IP ketua Tim Harmonisasi konflik Antara Suku Mee dan Kamoro di Kapiraya dari Deiyai.

Ernest Kotouki, S.IP ketua Tim Harmonisasi konflik Antara Suku Mee dan Kamoro di Kapiraya dari Deiyai.

Deiyai [SINAR BEMO] — Upaya penyelesaian konflik antar suku di Distrik Kapiraya kembali mengalami hambatan setelah Tim Harmonisasi Pemerintah Kabupaten Deiyai dihadang oleh warga Suku Kamoro saat hendak memasuki wilayah tersebut melalui jalur laut dari Timika, Senin (2/3/2026) sekitar pukul 09.00 WIT. Hingga kini, alasan pasti penghadangan tersebut belum dapat dipastikan.

Ketua Tim Harmonisasi Deiyai, Ernes Kotouki, S.Ip, menjelaskan bahwa tim telah bergerak sesuai mandat resmi dari Gubernur Provinsi Papua Tengah. Rombongan berangkat dari Timika pada pagi hari dan tiba di Kapiraya sekitar pukul 09.00 WIT, namun setibanya di lokasi mereka langsung dihadang dan tidak diperkenankan masuk.

Sebelumnya, tim harmonisasi telah menggelar deklarasi bersama di Timika yang dihadiri Bupati Deiyai, Bupati Mimika, Bupati Dogiyai, serta perwakilan Gubernur Papua Tengah. Dalam pertemuan tersebut disepakati langkah bersama untuk mendatangi kedua kelompok yang bertikai, yakni suku Mee dan Kamoro, guna melakukan pendataan sekaligus meredam potensi kekerasan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, upaya tersebut justru menemui penolakan di lapangan. Menurut Kotouki, kondisi ini diduga terjadi akibat kurangnya koordinasi antara Tim Harmonisasi Kabupaten Mimika dengan masyarakat Kamoro di wilayah Lokpon dan sekitarnya.

Ia menilai, jika konflik tidak segera ditangani secara serius dan terkoordinasi, situasi berpotensi semakin memburuk. Selain berisiko menimbulkan korban jiwa, konflik juga dapat menyebabkan kerusakan harta benda serta menghambat akses kebutuhan dasar masyarakat, termasuk bahan makanan.

Kotouki juga meminta aparat keamanan untuk bersikap netral dan mengedepankan perlindungan bagi seluruh masyarakat tanpa memihak salah satu kelompok. Ia menegaskan bahwa kehadiran Tim Harmonisasi Deiyai semata-mata untuk menjalankan mandat resmi dalam rangka menciptakan perdamaian.

Tim Harmonisasi Deiyai berharap Pemerintah Kabupaten Mimika segera mengambil langkah pendekatan kepada masyarakat Kamoro di Lokpon, Kampung Kilo 4, dan wilayah sekitarnya agar konflik tidak semakin meluas serta mencegah timbulnya korban tambahan.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Kepala Suku Distrik Kapiraya Sesalkan Penghadangan Tim Harmonisasi oleh Oknum Suku Kamoro
Akses Udara Terbuka, Bantuan Pangan Pemkab Deiyai Tiba di Kapiraya
Anace Yuppy Apresiasi Langkah Serius Pemprov Papua Tengah Selesaikan Sengketa Tapal Batas Adat Kapiraya
Hentikan Provokasi di Media Sosial, Pemuda Katolik Deiyai Desak Penyelesaian Damai Batas Wilayah
Dukung Langkah Tegas Kapolda, Fraksi Kelompok Khusus DPR PT Desak Penutupan Tambang Ilegal di Kapiraya
Pertemuan di Timika, Pemprov Papua Tengah Fasilitasi Penyelesaian Tapal Batas Adat Kamoro–Mee di Kapiraya
Bupati Melkianus Percayakan Ernes Kotouki Pimpin Misi Damai di Kapiraya
LKS Kabupaten Deiyai mendesak pemerintah segera tuntaskan konflik berdarah di Kapiraya

Berita Terkait

Monday, 2 March 2026 - 17:52 WIT

Kepala Suku Distrik Kapiraya Sesalkan Penghadangan Tim Harmonisasi oleh Oknum Suku Kamoro

Monday, 2 March 2026 - 15:00 WIT

Tim Harmonisasi Pemkab Deiyai Dihadang, Upaya Penyelesaian Konflik Kapiraya Terhambat

Monday, 2 March 2026 - 10:53 WIT

Akses Udara Terbuka, Bantuan Pangan Pemkab Deiyai Tiba di Kapiraya

Friday, 27 February 2026 - 04:54 WIT

Anace Yuppy Apresiasi Langkah Serius Pemprov Papua Tengah Selesaikan Sengketa Tapal Batas Adat Kapiraya

Friday, 27 February 2026 - 04:45 WIT

Hentikan Provokasi di Media Sosial, Pemuda Katolik Deiyai Desak Penyelesaian Damai Batas Wilayah

Berita Terbaru