Pertemuan di Timika, Pemprov Papua Tengah Fasilitasi Penyelesaian Tapal Batas Adat Kamoro–Mee di Kapiraya

Wednesday, 25 February 2026 - 21:52 WIT

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pertemuan Bupati Mimika, Deiyai, dan Dogiyai bersama DPR PT, MRP, serta kepala suku Kamoro dan Mee di Hotel Green Tembaga, Timika, membahas penyelesaian tapal batas adat di Kapiraya, Selasa (25/2/2025).

Pertemuan Bupati Mimika, Deiyai, dan Dogiyai bersama DPR PT, MRP, serta kepala suku Kamoro dan Mee di Hotel Green Tembaga, Timika, membahas penyelesaian tapal batas adat di Kapiraya, Selasa (25/2/2025).

Deiyai [SINAR BEMO] — Pertemuan bersama antara Bupati Mimika, Bupati Deiyai, Bupati Dogiyai, DPR Papua Tengah (DPR PT), Majelis Rakyat Papua (MRP), serta kepala suku Kamoro dan Mee digelar di Hotel Green Tembaga, Timika, Selasa (25/2/2025).

Pertemuan tersebut membahas langkah dan upaya penyelesaian pertikaian yang terjadi di wilayah Kapiraya, khususnya terkait persoalan tapal batas adat antara Suku Kamoro dan Suku Mee.

Tiga pemerintah kabupaten, yakni Mimika, Deiyai, dan Dogiyai, telah membentuk tim harmonisasi yang dijadwalkan turun langsung ke Kapiraya pada Jumat pekan ini. Seluruh upaya penyelesaian ini difasilitasi oleh Tim Harmonisasi yang dibentuk oleh Pemerintah Provinsi Papua Tengah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua Tim Harmonisasi, Marten Ukago, menyampaikan bahwa tim yang dibentuk fokus untuk meluruskan persoalan batas wilayah adat antara kedua suku.

“Maka yang wajib berbicara di Kapiraya adalah Suku Kamoro dan Suku Mee yang benar-benar tinggal di Kapiraya. Hal ini penting agar batas adat dapat diselesaikan secara adil dan jujur sehingga ke depan tidak terjadi persoalan yang sama,” ujarnya.

Sekretaris Tim Harmonisasi yang juga Kepala Kesbangpol Papua Tengah, Albertus Adii, menegaskan bahwa pemerintah hanya berperan sebagai fasilitator dalam proses dialog adat tersebut.

“Kami pemerintah hanya memfasilitasi masyarakat Suku Kamoro dan Suku Mee untuk duduk bersama dan melihat kembali batas adat yang dahulu telah ditetapkan oleh para leluhur,” katanya.

Ia menambahkan bahwa secara adat, batas wilayah biasanya ditandai dengan simbol alam seperti pohon, sungai, atau gunung.

“Kita semua yakin pasti ada batas secara adat, mungkin berupa pohon, kali, atau gunung sebagai penanda. Maka pemerintah hanya memfasilitasi kedua suku untuk berdialog menentukan batas yang sudah ada sebelumnya,” jelasnya.

Pemerintah Provinsi Papua Tengah melalui Tim Harmonisasi juga telah menugaskan pemerintah daerah Mimika, Deiyai, dan Dogiyai agar dalam minggu ini turun langsung ke Kapiraya untuk memastikan proses dialog berjalan baik dan kondusif.

Sementara itu, Anggota DPR Papua Tengah, Donatus Mote, menyatakan bahwa DPR PT bersama MRP akan terlibat aktif dalam proses penyelesaian persoalan tersebut.

“Kami DPR PT dan MRP ikut mengambil peran aktif dalam proses penyelesaian masalah di Kapiraya agar dapat diselesaikan secara damai dan bermartabat,” ujarnya.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Peringati Hari Bumi, Bupati Deiyai Instruksikan Tertib Kerja dan Penguatan Kebersihan Lingkungan
Tim Harmonisasi Deiyai Tampung Aspirasi Masyarakat Mee di Kapiraya
Tim Harmonisasi Deiyai dan Dogiyai Desak Kolaborasi Mimika untuk Selesaikan Konflik Mee–Kamoro di Kapiraya
Suara dari Mogodagi: Masyarakat Kapiraya Desak Penegasan Batas Adat dan Keadilan Hukum
Akses Jalan Terhambat, Masyarakat Kapiraya Desak Percepatan Pembangunan Jalur Darat demi Pelayanan Publik
Kepala Suku Distrik Kapiraya Sesalkan Penghadangan Tim Harmonisasi oleh Oknum Suku Kamoro
Tim Harmonisasi Pemkab Deiyai Dihadang, Upaya Penyelesaian Konflik Kapiraya Terhambat
Akses Udara Terbuka, Bantuan Pangan Pemkab Deiyai Tiba di Kapiraya

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Wednesday, 22 April 2026 - 11:03 WIT

Peringati Hari Bumi, Bupati Deiyai Instruksikan Tertib Kerja dan Penguatan Kebersihan Lingkungan

Wednesday, 11 March 2026 - 20:37 WIT

Tim Harmonisasi Deiyai Tampung Aspirasi Masyarakat Mee di Kapiraya

Wednesday, 11 March 2026 - 20:02 WIT

Tim Harmonisasi Deiyai dan Dogiyai Desak Kolaborasi Mimika untuk Selesaikan Konflik Mee–Kamoro di Kapiraya

Wednesday, 11 March 2026 - 19:47 WIT

Suara dari Mogodagi: Masyarakat Kapiraya Desak Penegasan Batas Adat dan Keadilan Hukum

Friday, 6 March 2026 - 17:30 WIT

Akses Jalan Terhambat, Masyarakat Kapiraya Desak Percepatan Pembangunan Jalur Darat demi Pelayanan Publik

Berita Terbaru

BPPRD Kabupaten Deiyai menggelar rapat pembentukan panitia kegiatan penyuluhan dan penyebarluasan kebijakan pajak daerah sebagai upaya meningkatkan koordinasi dan kesiapan pelaksanaan sosialisasi pajak di lima distrik Kabupaten Deiyai, Rabu (13/5/2026).

Pemerintahan

BPPRD Deiyai Bentuk Panitia Penyuluhan Pajak Daerah untuk Lima Distrik

Wednesday, 13 May 2026 - 18:59 WIT