Tegas! Bupati Deiyai Melkianus Mote Prioritaskan Pembukaan Akses Jalan Berdasarkan Kesepakatan Masyarakat

Monday, 3 November 2025 - 20:05 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Deiyai, Melkianus Mote, S.T., menyampaikan amanat dalam Apel Gabungan ASN dan tenaga kontrak di halaman Kantor Bupati pada 3 November 2025.

Bupati Deiyai, Melkianus Mote, S.T., menyampaikan amanat dalam Apel Gabungan ASN dan tenaga kontrak di halaman Kantor Bupati pada 3 November 2025.

Deiyai [SINAR BEMO] — Bupati Deiyai, Bapak Melkianus Mote, S.T., memimpin Apel Gabungan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan tenaga kontrak di halaman Kantor Bupati pada hari Senin, 3 November 2025. Dalam apel yang dihadiri oleh seluruh jajaran pimpinan dan staf, mulai dari Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Sekretaris OPD, Kepala Bidang, hingga seluruh staf dan tenaga kontrak, Bupati Mote menyampaikan instruksi penting terkait kebijakan pembangunan infrastruktur jalan, khususnya mengenai akses di tingkat kampung.

​Dalam amanatnya, Bupati Melkianus Mote menyampaikan komitmen pribadinya untuk meningkatkan aksesibilitas di Deiyai, sekaligus menyoroti praktik kurang disiplin dalam pelaksanaan proyek pembukaan jalan di tahun 2025.

​Bupati Mote secara tegas menyatakan keengganannya untuk melihat masyarakatnya kesulitan, yang digambarkan melalui pengalamannya sendiri. “Cukup zaman saya saja yang saya jalan kaki antar kampung satu ke kampung lain,” ujar Bupati Mote, sebuah pernyataan yang sarat makna mengenai tekadnya untuk memastikan akses jalan tersedia bagi generasi mendatang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Lebih lanjut, ia menekankan perlunya evaluasi terhadap insiden di tahun 2025. Ia mengungkapkan bahwa ada beberapa kasus di mana proyek pembukaan jalan di sejumlah kampung terhambat atau diwarnai tindakan tawar-menawar (pemalangan/penghalangan) oleh segelintir masyarakat, meskipun proyek tersebut ditujukan untuk kepentingan umum.

​Menyikapi hal tersebut, Bupati Mote mengeluarkan kebijakan tegas untuk tahun anggaran 2026. Ia menggarisbawahi bahwa setiap usulan atau rencana pembukaan jalan di tingkat kampung harus berdasarkan kesepakatan bersama dari seluruh masyarakat setempat.

​”Tahun depan (2026) daerah yang sudah siap untuk buka jalan, harus berdasarkan kesepakatan bersama dari masyarakat setempat, tidak boleh atas kemauan satu orang atau dua orang.”

​Mote menegaskan bahwa proyek jalan adalah kebutuhan vital bagi masyarakat, bukan keinginan pribadi pemimpin daerah. “Bukan saya yang mau jalan, jalan ini untuk masyarakat setempat. Malahan di kota-kota besar, masyarakat yang memohon ke Dinas PUPR untuk dibukakan jalan di tempat mereka,” jelasnya.

​Untuk memastikan efektivitas dan kelancaran pembangunan, Bupati Mote tidak segan mengeluarkan ancaman serius. Ia menyatakan bahwa jika di tahun 2026 proyek pembukaan jalan yang telah dimulai di suatu kampung kembali dipalang atau dihalangi, maka proyek tersebut akan segera dipindahkan.

​”Tahun depan, apabila di kampung yang saya buka jalan dipalang atau dihalangi, saya akan pindahkan kampung lain yang bersedia. Saya akan prioritaskan kampung yang betul-betul mau buka akses jalan,” tegas Bupati Mote di hadapan ASN dan tenaga kontrak.

​Secara spesifik, ia meminta wilayah yang meliputi Distrik Tigi Barat, Tigi Timur, dan Tigi Selatan untuk segera berkoordinasi. “Saya mohon masyarakat Tigi Barat, Tigi Timur, Tigi Selatan harus sepakat, lalu lapor ke dinas, lalu kampung mana siap, saya siap eksekusi,” pungkasnya.

​Instruksi ini menjadi penegasan komitmen Pemerintah Kabupaten Deiyai di bawah kepemimpinan Bupati Melkianus Mote untuk mempercepat pembangunan infrastruktur, dengan syarat mutlak adanya dukungan dan kesepakatan kolektif dari masyarakat demi kepentingan bersama.

 

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Tingkatkan Kebersihan Wilayah, Bupati Deiyai Serahkan Kendaraan Operasional ke DLH
Dinas Perikanan Deiyai Bersiap Tampung Ribuan Bibit Bantuan Provinsi Papua Tengah
Aksi Cepat Kepala Distrik Kapiraya dan DPRK: 75 Warga Korban Konflik Mogodagi Berhasil Dievakuasi ke Timika
​Anggota DPR Papua Tengah Dapil Deiyai Menerima Aspirasi Tapal Batas Deiyai-Mimika
Seruan Damai dan Keadilan dari Pelayanan Perempuan Kingmi Deiyai untuk Kapiraya
Step Y. Edowai: Jangan Hanya Tapal Batas, Cari Dalang di Balik Ketegangan Suku Mee dan Kamoro
KNPI Deiyai Minta Pedagang Jaga Kebersihan Waghete, Dukung Misi “Deiyai Bersih” Bupati Mote
Donatus Mote: Selesaikan Tapal Batas Kapiraya Secara Adat, Bukan Pengiriman Keamanan

Berita Terkait

Monday, 29 December 2025 - 15:01 WIT

Tingkatkan Kebersihan Wilayah, Bupati Deiyai Serahkan Kendaraan Operasional ke DLH

Tuesday, 9 December 2025 - 12:21 WIT

Dinas Perikanan Deiyai Bersiap Tampung Ribuan Bibit Bantuan Provinsi Papua Tengah

Sunday, 7 December 2025 - 04:03 WIT

Aksi Cepat Kepala Distrik Kapiraya dan DPRK: 75 Warga Korban Konflik Mogodagi Berhasil Dievakuasi ke Timika

Wednesday, 3 December 2025 - 22:55 WIT

​Anggota DPR Papua Tengah Dapil Deiyai Menerima Aspirasi Tapal Batas Deiyai-Mimika

Wednesday, 3 December 2025 - 15:06 WIT

Seruan Damai dan Keadilan dari Pelayanan Perempuan Kingmi Deiyai untuk Kapiraya

Berita Terbaru

Bupati Deiyai, Melkianus Mote, ST, saat memberikan amanat dalam Apel Gabungan ASN di halaman Kantor Bupati, Senin (12/1).

Pemerintahan

Bupati Deiyai Tekankan Kedisiplinan ASN dan Pelestarian Budaya Lokal

Monday, 19 Jan 2026 - 07:05 WIT