Revolusi Kebersihan Deiyai: Pasukan Hijau Menuju Kota Bersih dan Lestari

Thursday, 6 November 2025 - 11:30 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasukan Hijau, Garda Terdepan Deiyai Bersih! Pagi ini, Kamis (6/11), Pasukan Hijau DLH Deiyai kembali membersihkan jalanan kota Waghete, mencabut rumput, dan mengumpulkan sampah.

Pasukan Hijau, Garda Terdepan Deiyai Bersih! Pagi ini, Kamis (6/11), Pasukan Hijau DLH Deiyai kembali membersihkan jalanan kota Waghete, mencabut rumput, dan mengumpulkan sampah.

Deiyai [SINAR BEMO] — Cita-cita menjadikan Kota Deiyai sebagai “kota bersih dan bebas sampah” diwujudkan secara nyata oleh Pemerintah Kabupaten Deiyai melalui Dinas Lingkungan Hidup. Garda terdepan dari gerakan ini adalah “Pasukan Hijau”, tim kebersihan yang kini secara konsisten hadir di jalanan, membersihkan wajah ibu kota.

​Pada hari ini, Kamis, 6 November 2025, Pasukan Hijau kembali menunjukkan dedikasinya. Dengan atribut lengkap—mulai dari rompi, topi, hingga peralatan kerja—mereka terlihat bahu-membahu membersihkan pinggir jalan utama, mencabut rumput liar, dan mengumpulkan sampah. Kehadiran mereka telah menjadi penanda baru bagi Kota Waghete, pusat aktivitas di Kabupaten Deiyai.

Komitmen Bupati Melkianus Mote

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Gerakan masif kebersihan ini bermula dari pencanangan resmi Pasukan Hijau oleh Bupati Deiyai, Bapak Melkianus Mote, S.T., pada apel khusus tanggal 24 Oktober 2025. Sejak saat itu, tim kebersihan ini secara rutin menjalankan tugasnya di sekitar perkantoran pemerintah, pasar kota Waghete, dan jalan-jalan utama.

​Dalam sambutannya saat apel pencanangan, Bupati Mote memberikan penekanan kuat pada visi kebersihan:

​”Saya mau kota ini menjadi bersih,” tegas Bupati Mote, memotivasi Tim Hijau untuk mengubah wajah Deiyai.

​Komitmen ini tidak muncul tanpa perencanaan matang. Bupati Mote menjelaskan bahwa penyiapan Tempat Pembuangan Sampah Sementara (TPS) yang layak adalah prasyarat utama sebelum mengambil tindakan tegas dalam penanganan sampah. Bupati mengakui selama beberapa bulan sebelumnya belum dapat memaksimalkan tenaga kebersihan karena belum tersedianya tempat pembuangan.

​Kini, hambatan tersebut telah teratasi. Pemerintah Kabupaten Deiyai telah menyiapkan lokasi pembuangan sampah di Kampung Yaba dengan luas mencapai 2054 meter persegi. Lahan ini telah diselesaikan pembayaran hak ulayatnya kepada pemilik adat pada tanggal 23 Oktober 2025.

​”Saya tidak berani memaksa tenaga kerja kebersihan sebelum TPS kami siapkan. Sekarang sudah ada, sehingga kami berani mengambil langkah untuk kebersihan kota dan pembuangan sampahnya,” jelas Bupati Mote.

Apresiasi dan Janji Kesejahteraan

​Melihat kerja keras dan dedikasi Pasukan Hijau, Bupati Mote juga menyampaikan apresiasi dan janji perbaikan kesejahteraan. Bupati berjanji akan menaikan gaji bagi para tenaga kerja kebersihan kota ini, mengakui bahwa pekerjaan mereka adalah tugas yang berat. Selain itu, Pemerintah Daerah juga akan memprioritaskan pengangkatan pegawai dari anggota Pasukan Hijau sebagai bentuk penghargaan atas kontribusi mereka dalam mewujudkan Deiyai yang aman, nyaman, dan lestari.

​Kehadiran Pasukan Hijau dan fasilitas TPS di Yaba menjadi langkah konkret Pemerintah Kabupaten Deiyai di bawah kepemimpinan Melkianus Mote untuk menjawab tantangan lingkungan dan menjadikan kebersihan sebagai budaya kolektif.

 

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Kepala Suku Distrik Kapiraya Sesalkan Penghadangan Tim Harmonisasi oleh Oknum Suku Kamoro
Tim Harmonisasi Pemkab Deiyai Dihadang, Upaya Penyelesaian Konflik Kapiraya Terhambat
Akses Udara Terbuka, Bantuan Pangan Pemkab Deiyai Tiba di Kapiraya
Anace Yuppy Apresiasi Langkah Serius Pemprov Papua Tengah Selesaikan Sengketa Tapal Batas Adat Kapiraya
Hentikan Provokasi di Media Sosial, Pemuda Katolik Deiyai Desak Penyelesaian Damai Batas Wilayah
Dukung Langkah Tegas Kapolda, Fraksi Kelompok Khusus DPR PT Desak Penutupan Tambang Ilegal di Kapiraya
Pertemuan di Timika, Pemprov Papua Tengah Fasilitasi Penyelesaian Tapal Batas Adat Kamoro–Mee di Kapiraya
Bupati Melkianus Percayakan Ernes Kotouki Pimpin Misi Damai di Kapiraya

Berita Terkait

Monday, 2 March 2026 - 17:52 WIT

Kepala Suku Distrik Kapiraya Sesalkan Penghadangan Tim Harmonisasi oleh Oknum Suku Kamoro

Monday, 2 March 2026 - 15:00 WIT

Tim Harmonisasi Pemkab Deiyai Dihadang, Upaya Penyelesaian Konflik Kapiraya Terhambat

Friday, 27 February 2026 - 04:54 WIT

Anace Yuppy Apresiasi Langkah Serius Pemprov Papua Tengah Selesaikan Sengketa Tapal Batas Adat Kapiraya

Friday, 27 February 2026 - 04:45 WIT

Hentikan Provokasi di Media Sosial, Pemuda Katolik Deiyai Desak Penyelesaian Damai Batas Wilayah

Friday, 27 February 2026 - 04:26 WIT

Dukung Langkah Tegas Kapolda, Fraksi Kelompok Khusus DPR PT Desak Penutupan Tambang Ilegal di Kapiraya

Berita Terbaru