Perayaan Perdana HUT ke 17: Bupati Mote Tunjuk Tokoh Pejuang Mesak Pakage sebagai Ketua Panitia

Monday, 6 October 2025 - 18:07 WIT

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Mesak Pakage, S.Sos Asisten II Kabupaten Deiyai, juga Tokoh Pejuang Kabupaten Deiyai.

Mesak Pakage, S.Sos Asisten II Kabupaten Deiyai, juga Tokoh Pejuang Kabupaten Deiyai.

Deiyai [SINAR BEMO] – Setelah 17 tahun berdiri, Kabupaten Deiyai akhirnya akan menggelar perayaan hari ulang tahun (HUT) secara resmi dan meriah. Berdiri berdasarkan Undang-Undang Nomor 55 Tahun 2008, Kabupaten Deiyai akan genap berusia 17 tahun pada tanggal 26 Oktober 2025. Momen bersejarah ini akan menjadi perayaan perdana yang dipimpin langsung oleh Bupati Melkianus Mote, ST, yang kini menjabat untuk periode ketiga.

​Dalam Rapat Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang digelar di Aula Pertemuan Sekretariat Daerah pada Senin, 6 Oktober 2025, Bupati Mote secara resmi menunjuk Mesak Pakage, S.Sos, Asisten II Sekretariat Daerah, sebagai Ketua Panitia HUT ke-17. Penunjukan ini merupakan bentuk penghargaan atas dedikasi Mesak Pakage, yang dikenal sebagai salah satu tokoh pejuang pendirian Kabupaten Deiyai dan mantan Ketua Tim Buta Huruf yang telah berkontribusi besar sejak tahun 2008.

Empat Program Utama: Lingkungan, Ekonomi, Penghargaan, dan Batas Wilayah

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Bupati Melkianus Mote menekankan bahwa perayaan HUT kali ini bukan sekadar seremoni, melainkan momentum untuk merefleksikan kemajuan dan mendorong pembangunan yang berdampak langsung pada masyarakat. Dalam rapat tersebut, Bupati menggarisbawahi empat program utama yang wajib menjadi fokus dalam perayaan tahun ini:

Pelestarian Lingkungan: Dilakukan gerakan masif penanaman 10.000 pohon di berbagai wilayah kabupaten sebagai komitmen Pemerintah Daerah terhadap kelestarian alam dan upaya mitigasi perubahan iklim.

Pemberdayaan Ekonomi dan Hiburan: Digelarnya panggung hiburan yang akan menampilkan band dan penyanyi lokal Deiyai, sekaligus diramaikan dengan stan-stan UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah). Program ini bertujuan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat lokal.

Apresiasi Pengabdian: Pelaksanaan upacara bendera yang khidmat, dilanjutkan dengan pemberian penghargaan khusus kepada guru-guru dan tenaga kesehatan (mantri) yang telah lama mengabdi di Kabupaten Deiyai. Ini merupakan bentuk terima kasih atas jasa-jasa mereka dalam mencerdaskan dan menyehatkan masyarakat.

Penegasan Batas Wilayah: Agenda penting lainnya adalah penanaman patok perbatasan Mimika-Deiyai yang berlokasi di Distrik Bouwobado. Program ini bertujuan untuk memperjelas dan memperkuat batas administrasi wilayah Kabupaten Deiyai.

Langkah Cepat Ketua Panitia

​Setelah penunjukan resmi, Ketua Panitia Mesak Pakage, S.Sos, tidak membuang waktu. Ia segera memimpin pertemuan pembentukan susunan panitia lengkap yang melibatkan berbagai perwakilan OPD dan tokoh masyarakat. Pembentukan ini penting untuk memastikan setiap seksi memiliki tanggung jawab yang jelas dalam mengimplementasikan keempat program utama yang telah digariskan Bupati.

​”Kami menyambut baik kepercayaan yang telah diberikan Bapak Bupati. Kami akan segera menyusun rencana kerja yang detail dan melibatkan semua pihak terkait, dari pemerintah, tokoh adat, hingga masyarakat, agar perayaan HUT ini dapat berjalan lancar dan meriah,” ujar Mesak Pakage setelah memimpin rapat pembentukan panitia.

​Ia menambahkan, “Kami juga akan memastikan bahwa semua kegiatan yang dilaksanakan, terutama penanaman pohon, UMKM, dan pemberian penghargaan, dapat memberikan dampak positif dan menjadi warisan kebaikan bagi masyarakat Deiyai.”

​Perayaan HUT ke-17 ini diharapkan menjadi titik balik bagi Kabupaten Deiyai untuk semakin memantapkan diri dalam pembangunan di wilayah Papua Tengah, sekaligus mengukuhkan identitasnya sebagai daerah yang peduli lingkungan, menghargai jasa para pengabdi, dan memberdayakan ekonomi rakyat.

 

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Anace Yuppy Pantau Pembangunan Jalan Deiyai–Kapiraya, Serap Aspirasi Masyarakat
Pelajar Deiyai Raih Juara English Competition, Naomi Pigome: Anak Deiyai Mampu Bersaing
Orang Tua Memiliki Peran Penting, Anak-Anak Wajib Bersekolah Demi Masa Depan yang Lebih Baik
Peran Orang Tua Sangat Penting Mengawasi Penggunaan Handphone bagi Anak-anak
Aksi Sosial Demas Pekei, Antar Air Bersih Gratis untuk Lansia Saat Musim Kemarau
Bunda PAUD Deiyai Ajak Orang Tua Sekolahkan Anak Minimal Satu Tahun di PAUD Sebelum Masuk SD
Oya Pigome Soroti Maraknya Begal dan Curanmor di Papua Tengah, Minta Pemerintah Tingkatkan Keamanan
SMA Negeri 1 Tiom Gelar PLS 2026, Siswa Baru Dibekali Pendidikan Karakter dan Literasi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Friday, 24 July 2026 - 22:28 WIT

Anace Yuppy Pantau Pembangunan Jalan Deiyai–Kapiraya, Serap Aspirasi Masyarakat

Thursday, 23 July 2026 - 17:16 WIT

Pelajar Deiyai Raih Juara English Competition, Naomi Pigome: Anak Deiyai Mampu Bersaing

Wednesday, 22 July 2026 - 17:19 WIT

Orang Tua Memiliki Peran Penting, Anak-Anak Wajib Bersekolah Demi Masa Depan yang Lebih Baik

Saturday, 18 July 2026 - 19:06 WIT

Aksi Sosial Demas Pekei, Antar Air Bersih Gratis untuk Lansia Saat Musim Kemarau

Friday, 17 July 2026 - 07:42 WIT

Bunda PAUD Deiyai Ajak Orang Tua Sekolahkan Anak Minimal Satu Tahun di PAUD Sebelum Masuk SD

Berita Terbaru