Kampung Deemago Papua Masih Terisolasi, Butuh Perhatian Serius

Thursday, 29 May 2025 - 09:59 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Masyarakat Kampung Deemago masih beraktivitas tanpa listrik dan akses jalan, berharap pembangunan segera tiba.

Masyarakat Kampung Deemago masih beraktivitas tanpa listrik dan akses jalan, berharap pembangunan segera tiba.

Deiyai [SINAR BEMO ] –Kampung Deemago, yang terletak di wilayah pedalaman Papua, hingga kini belum menikmati infrastruktur dasar seperti jalan darat dan listrik. Ketertinggalan ini secara langsung menghambat aktivitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat setempat.

Dalam kunjungan resmi Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) pada Selasa, 27 Mei 2025, ditemukan bahwa akses jalan menuju Kampung Deemago belum tersedia. Selain itu, belum ada jaringan listrik yang mengalir ke wilayah tersebut, membuat warga bergantung sepenuhnya pada sumber daya alam tanpa dukungan teknologi.

Kegiatan tersebut juga diisi dengan penyuluhan tentang pentingnya kolaborasi antara keluarga, warga, dan kelompok masyarakat untuk membangun kemandirian kampung. Dalam sesi ini, seorang ibu warga kampung menyampaikan keluhannya:

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Akses jalan harus segera dibangun karena sudah lama kami tidak bisa memasarkan hasil bumi ke luar kampung, seperti ke Pasar Umum Wagete,” ungkapnya dengan nada penuh harap.

Kepala Kampung Deemago, Bapak Daniel Pigome, dalam wawancara terpisah menyatakan keprihatinannya:

“Masyarakat kami hanya bisa menjual hasil bumi di pinggir jalan kampung. Kalau ada yang beli, kami bersyukur. Kalau tidak, hasil panen dikonsumsi sendiri,” ujarnya.

Ia menekankan pentingnya perhatian pemerintah untuk membangun akses jalan dan jaringan listrik di kampung tersebut. Menurutnya, ketimpangan pembangunan harus segera diatasi demi keadilan dan pemerataan.

“Kami ingin sejajar dengan kampung lain. Pembangunan bukan soal kenyamanan semata, tetapi soal hak yang sama untuk berkembang,” tambahnya.

Meski di tengah keterbatasan, Kepala Kampung Daniel tetap membangun semangat optimisme. Ia mengajak warganya untuk terus bertani dan beternak sembari berharap pemerintahan baru membawa perubahan positif.

“Saya yakin, suatu saat nanti jalan akan dibangun dan listrik akan masuk. Ketika itu tiba, pemerintah akan datang dan melihat hasil kerja keras masyarakat Deemago,” pungkasnya.

Situasi di Kampung Deemago menjadi gambaran nyata bahwa masih banyak daerah terpencil di Indonesia yang memerlukan perhatian dan aksi nyata. Pemerataan pembangunan harus menjadi prioritas agar seluruh warga negara merasakan manfaat kemerdekaan dan pembangunan yang adil.

 

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Akses Jalan Terhambat, Masyarakat Kapiraya Desak Percepatan Pembangunan Jalur Darat demi Pelayanan Publik
Kepala Suku Distrik Kapiraya Sesalkan Penghadangan Tim Harmonisasi oleh Oknum Suku Kamoro
Tim Harmonisasi Pemkab Deiyai Dihadang, Upaya Penyelesaian Konflik Kapiraya Terhambat
Akses Udara Terbuka, Bantuan Pangan Pemkab Deiyai Tiba di Kapiraya
Anace Yuppy Apresiasi Langkah Serius Pemprov Papua Tengah Selesaikan Sengketa Tapal Batas Adat Kapiraya
Hentikan Provokasi di Media Sosial, Pemuda Katolik Deiyai Desak Penyelesaian Damai Batas Wilayah
Dukung Langkah Tegas Kapolda, Fraksi Kelompok Khusus DPR PT Desak Penutupan Tambang Ilegal di Kapiraya
Pertemuan di Timika, Pemprov Papua Tengah Fasilitasi Penyelesaian Tapal Batas Adat Kamoro–Mee di Kapiraya

Berita Terkait

Friday, 6 March 2026 - 17:30 WIT

Akses Jalan Terhambat, Masyarakat Kapiraya Desak Percepatan Pembangunan Jalur Darat demi Pelayanan Publik

Monday, 2 March 2026 - 17:52 WIT

Kepala Suku Distrik Kapiraya Sesalkan Penghadangan Tim Harmonisasi oleh Oknum Suku Kamoro

Monday, 2 March 2026 - 10:53 WIT

Akses Udara Terbuka, Bantuan Pangan Pemkab Deiyai Tiba di Kapiraya

Friday, 27 February 2026 - 04:54 WIT

Anace Yuppy Apresiasi Langkah Serius Pemprov Papua Tengah Selesaikan Sengketa Tapal Batas Adat Kapiraya

Friday, 27 February 2026 - 04:45 WIT

Hentikan Provokasi di Media Sosial, Pemuda Katolik Deiyai Desak Penyelesaian Damai Batas Wilayah

Berita Terbaru