DEIYAI, SINAR BEMO – Menjelang pelaksanaan acara syukuran Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), panitia melakukan pembelian berbagai hasil pertanian milik masyarakat di wilayah Amago hingga Oneibo, Wilayah Bomou, Kabupaten Deiyai, pada Jumat (31/7/2026).
Berbagai komoditas yang diborong di antaranya petatas, sayur-mayur, dan hasil kebun lainnya yang diproduksi langsung oleh para petani setempat. Pembelian tersebut dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap masyarakat lokal sekaligus untuk memenuhi kebutuhan konsumsi pada acara syukuran yang akan berlangsung pada Sabtu, 1 Agustus 2026.
Acara syukuran dijadwalkan digelar di kediaman Marius Pakage, Kampung Motano, dan diperkirakan akan dihadiri oleh pengurus partai, simpatisan, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, serta masyarakat dari berbagai kampung di wilayah Kabupaten Deiyai.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pembelian hasil kebun warga mendapat sambutan positif dari masyarakat. Para petani mengaku terbantu karena hasil panen mereka dapat langsung terserap tanpa harus dibawa ke pasar. Selain memberikan nilai ekonomi bagi petani, langkah tersebut juga menjadi bentuk pemberdayaan terhadap produk pertanian lokal.
Wilayah Amago hingga Oneibo dikenal sebagai salah satu kawasan penghasil petatas dan berbagai jenis sayuran yang menjadi kebutuhan pokok masyarakat di Kabupaten Deiyai. Hasil pertanian dari kawasan tersebut selama ini menjadi penopang kebutuhan pangan masyarakat di sejumlah kampung.
Dengan memanfaatkan hasil kebun lokal untuk kebutuhan acara, panitia turut mendorong perputaran ekonomi masyarakat. Cara ini dinilai mampu memberikan manfaat langsung kepada para petani sekaligus memperkenalkan pentingnya menggunakan produk lokal dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan.
Selain sebagai ungkapan rasa syukur, kegiatan yang akan digelar pada Sabtu besok juga diharapkan menjadi momentum mempererat tali persaudaraan, kebersamaan, dan semangat gotong royong antarwarga. Kehadiran masyarakat dari berbagai wilayah diharapkan semakin memperkuat hubungan sosial serta membangun komunikasi yang baik antara masyarakat dan seluruh elemen yang hadir.
Melalui kegiatan tersebut, nilai kebersamaan tidak hanya diwujudkan dalam pelaksanaan acara syukuran, tetapi juga melalui pemberdayaan ekonomi masyarakat dengan membeli hasil pertanian yang mereka produksi sendiri. Langkah ini menunjukkan bahwa kegiatan sosial dapat memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat apabila melibatkan potensi lokal.













Komentar