DEIYAI, SINAR BEMO — 19 September 2026, Pemerintah Kabupaten Deiyai melalui Dinas Pertanian kembali melanjutkan program bantuan ternak babi kepada masyarakat. Pada tahap lanjutan, sebanyak 300 ekor babi disalurkan kepada kelompok masyarakat di Distrik Tigi dan Distrik Kapiraya.
Program tersebut merupakan bagian dari upaya Pemkab Deiyai mendorong pengembangan sektor peternakan sekaligus membuka peluang peningkatan pendapatan masyarakat.
Plt. Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Deiyai, Aleks Pigai, S.Pd., M.Pd., mengatakan penyaluran bantuan dilakukan secara bertahap berdasarkan kelompok masyarakat yang telah dibentuk dan didata oleh Dinas Pertanian.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut Aleks, bantuan telah disalurkan kepada masyarakat di Distrik Tigi Barat, Tigi Timur, Tigi dan Kapiraya dengan keterwakilan dari kampung-kampung di wilayah tersebut. Sementara Distrik Bouwobado dijadwalkan mendapat penyaluran pada pekan berikutnya.
“Yang belum adalah Distrik Bouwobado. Direncanakan minggu depan akan dilakukan penyaluran,” kata Aleks.
Ia berharap masyarakat penerima tidak hanya menerima bantuan sebagai ternak peliharaan, tetapi mampu mengembangkannya menjadi aset produktif dan sumber pendapatan keluarga.
Aleks menekankan pentingnya pemeliharaan ternak secara mandiri. Masyarakat diminta tidak menitipkan ternak kepada pihak lain maupun memanfaatkannya untuk konsumsi ketika masih kecil.
“Bantuan dari Bupati dan Wakil Bupati ini harus dipelihara sendiri. Jangan dititipkan kepada orang lain. Bukan untuk dimasak ketika masih kecil, tetapi untuk dipelihara supaya masyarakat mempunyai penghasilan,” tegasnya.
Selain pemeliharaan, Dinas Pertanian juga mengingatkan masyarakat agar memperhatikan kebutuhan pakan. Pakan alami seperti sayuran dan umbi-umbian dapat diberikan, namun untuk mempercepat pertumbuhan, masyarakat dapat menggunakan pakan konsentrat yang tersedia di Waghete.
“Pakan biasanya dijual di Waghete. Bisa dibeli dan dicampur dengan air. Pertumbuhannya cepat, tetapi kalau hanya diberikan makanan alami, pertumbuhannya lebih lama,” jelasnya.
Aleks juga mengajak masyarakat memanfaatkan waktu dan tenaga untuk kegiatan produktif, khususnya di bidang pertanian, perkebunan dan peternakan.
Ia berharap bantuan ternak yang diberikan pemerintah dapat berkembang secara berkelanjutan dan memberikan manfaat ekonomi bagi keluarga penerima.
“Kalau sibuk dengan kegiatan pertanian dan perkebunan, ada hasil untuk keluarga. Karena itu, mari kita manfaatkan bantuan ini dengan baik,” pesannya.
Pemkab Deiyai berharap program bantuan ternak tersebut dapat memperkuat ketahanan ekonomi keluarga sekaligus mendorong tumbuhnya usaha peternakan masyarakat di berbagai distrik di Kabupaten Deiyai.













Komentar