DPMK Deiyai Prioritaskan Penegasan Batas Desa atau Kampung untuk Cegah Konflik dan Perkuat Pelayanan Publik

Monday, 24 November 2025 - 20:38 WIT

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala DPMK Ferdinant Pakage, Sekda Ambrosius Eria dan Perwakilan BIG Jakarta.

Kepala DPMK Ferdinant Pakage, Sekda Ambrosius Eria dan Perwakilan BIG Jakarta.

Deiyai ​​[SINAR BEMO] — Pemerintah Kabupaten Deiyai, melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung (DPMK), mengambil langkah strategi dengan memprioritaskan penegasan batas wilayah 67 desa/kampung. Upaya ini bertujuan ganda: mencegah potensi konflik antarwarga desa terkait pemulihan wilayah, sekaligus memperkuat landasan hukum bagi pelayanan publik dan pengelolaan sumber daya alam.

Kepala DPMK Kabupaten Deiyai, Dr. Ferdinant Pakage, MM. M.AP , menegaskan bahwa kejelasan batas adalah fondasi penting dalam administrasi pemerintahan.

“Dengan batas desa/kampung yang jelas, desa/kampung memiliki pedoman hukum yang pasti dalam mengelola potensi desa/kampung dan melayani masyarakatnya,” ujar Ferdinant Pakage, yang akrab disapa Ferry.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pernyataan ini disampaikannya dalam acara Bimbingan Teknis (Bimtek) Penegasan Batas Desa/Kampung pada 24 November 2025, yang juga dihadiri oleh perwakilan dari Direktorat Pemetaan Batas Wilayah dan Nama Rupabumi Badan Informasi Geospasial (BIG).

​Landasan Pembangunan dan Tertib Administrasi

Ferry menjelaskan bahwa kepastian batas wilayah sangat berpengaruh pada aspek krusial pembangunan, termasuk pengelolaan sumber daya alam , pelayanan publik , dan alokasi anggaran pembangunan yang berbasis kampung. Batasan yang jelas akan memudahkan penyusunan rencana pembangunan yang tepat sasaran dan menghindari potensi tumpang tindih kewenangan antar wilayah.

Sekretaris Kabupaten Deiyai, Ambrosius Eria, S.Pd. , yang membacakan Hormat Bupati Deiyai, menggarisbawahi pentingnya kegiatan ini sebagai bagian dari tugas DPMK untuk memastikan semua kampung memiliki batas yang disepakati secara resmi.

“Kami ingin 67 Kampung di Kabupaten Deiyai ​​ini memiliki batas desa yang tuntas dan disetujui secara resmi ,” tutur Ambrosius Eria.

​Berpegangan pada Regulasi Pusat

Penataan batas desa/kampung di Deiyai ​​ini berpedoman pada Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 45 Tahun 2016 tentang Pedoman Penetapan dan Penegasan Batas Desa. Regulasi ini secara eksplisit bertujuan untuk menciptakan administrasi pemerintahan yang tertib dan memberikan kejelasan serta kepastian hukum terhadap batas wilayah suatu desa yang memenuhi aspek teknis dan yuridis.

​Pemerintah Kabupaten Deiyai ​​optimistis bahwa seluruh proses penegasan batas 67 desa/kampung ini akan rampung sesuai target. Pihak DPMK menegaskan bahwa inisiatif ini bukan sekadar urusan administratif, melainkan landasan bagi pembangunan desa yang lebih tertib dan berkeadilan di Kabupaten Deiyai.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Daniel Bunai Minta OPD Segera Rampungkan Renja 2027 dan Ingatkan CPNS Patuhi Ketentuan Panitia
Daniel Mote: Penampungan Air Umum Penting untuk Warga di Tengah Kekeringan
Bupati Tegaskan Disiplin Pegawai, Tenaga Kontrak Malas Terancam Dicoret
Dunia Usaha Mengkhawatirkan RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Baru Mengganggu Upaya Pencapaian Pertumbuhan Ekonomi dan Kesejahteraan Masyarakat
Catur Budi Wibowo Ingatkan 25 Auditor Deiyai Jaga Integritas dan Independensi
Tutup Diklat Auditor Deiyai, Bupati Melkianus Mote Tekankan Integritas dan Profesionalisme
Pastikan Pelayanan Berjalan Optimal, Wabup Deiyai Tinjau 22 Kantor OPD
Jelang Latsar, BKPSDM Deiyai Ingatkan CPNS Formasi 2024 Disiplin dan Jaga Kesehatan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Monday, 12 October 2026 - 13:59 WIT

Daniel Bunai Minta OPD Segera Rampungkan Renja 2027 dan Ingatkan CPNS Patuhi Ketentuan Panitia

Thursday, 8 October 2026 - 15:18 WIT

Daniel Mote: Penampungan Air Umum Penting untuk Warga di Tengah Kekeringan

Tuesday, 6 October 2026 - 07:49 WIT

Bupati Tegaskan Disiplin Pegawai, Tenaga Kontrak Malas Terancam Dicoret

Monday, 5 October 2026 - 16:47 WIT

Dunia Usaha Mengkhawatirkan RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Baru Mengganggu Upaya Pencapaian Pertumbuhan Ekonomi dan Kesejahteraan Masyarakat

Friday, 2 October 2026 - 08:39 WIT

Catur Budi Wibowo Ingatkan 25 Auditor Deiyai Jaga Integritas dan Independensi

Berita Terbaru