DEIYAI, SINAR BEMO — Bupati Deiyai Melkianus Mote, ST menyerahkan bantuan mesin pompa air merek YXK Titanium 3 Inci kepada tiga kelompok ternak di Kabupaten Deiyai. Bantuan tersebut merupakan bantuan dari Kementerian Pertanian yang disalurkan melalui Pemerintah Kabupaten Deiyai.
Penyerahan bantuan berlangsung di halaman Kantor Dinas Pertanian Kabupaten Deiyai, Rabu (23/9/2026).
Tiga kelompok penerima bantuan tersebut masing-masing Kelompok Enaimo, Kelompok Ekowai, dan Kelompok Topii.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam kesempatan itu, Bupati Melkianus Mote mengatakan, bantuan mesin seperti ini ke depan perlu diberikan kepada masyarakat yang benar-benar memiliki usaha peternakan dan membutuhkan dukungan peralatan.
“Ke depan, apabila ada bantuan mesin seperti ini, baiknya diberikan kepada masyarakat yang memiliki kandang babi dalam jumlah banyak. Mereka bisa mengusulkan bantuan karena mereka mampu bekerja dan mengembangkan usahanya,” ujar Melkianus.
Menurutnya, masyarakat yang memiliki kandang ternak lebih dari 10 ekor perlu menjadi salah satu sasaran penerima bantuan peralatan pendukung peternakan.
Ia menilai, pekerjaan yang dilakukan secara manual cukup berat bagi peternak sehingga penggunaan mesin dapat membantu meringankan pekerjaan masyarakat.
“Kalau ada yang punya kandang lebih dari 10, berikan kepada mereka. Kerja manual itu terlalu capek dan bisa membuat sakit punggung. Karena itu, masyarakat seperti ini perlu dibantu pemerintah,” katanya.
Bupati juga meminta agar penyaluran bantuan pemerintah dilakukan secara merata dan tidak terpusat pada kampung atau kelompok yang sama.
“Kalau ada bantuan lain, jangan diberikan kepada satu kampung yang sama, tetapi berikan juga kepada kampung-kampung lainnya,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Deiyai, Aleks Pigai, S.Pd., M.Pd, mengatakan bantuan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mendukung visi Bupati Deiyai, yakni “Enaimo Ekowai untuk Deiyai.”
Aleks menjelaskan, bantuan mesin pompa air tersebut diperoleh berdasarkan nama kelompok yang sebelumnya diusulkan Dinas Pertanian kepada Kementerian Pertanian.
“Sesuai dengan nama yang kami usulkan kepada kementerian, bantuan ini akhirnya datang. Hari ini kami bisa menyerahkannya kepada kelompok-kelompok yang sudah kami usulkan namanya,” jelas Aleks.
Ia menambahkan, pola bantuan pemerintah saat ini tidak hanya berupa dukungan dalam bentuk uang, tetapi juga berupa barang yang dapat langsung digunakan masyarakat.
“Dulu bantuan biasanya datang dalam bentuk uang, tetapi sekarang bantuan langsung berupa barang. Begitu bantuan tersedia, Bupati langsung menyerahkannya karena tujuan utama bantuan ini adalah untuk masyarakat,” pungkasnya.













Komentar