DEIYAI, SINAR BEMO— Gubernur Papua Tengah, Meki Fritz Nawipa, S.H., meninjau langsung pengembangan pertanian terpadu milik Kelompok Tani Maju di Kampung Onago, Distrik Tigi Barat, Kabupaten Deiyai, Selasa (8/9/2026).
Kelompok tani tersebut dipimpin oleh Yesaya Giyai, petani lokal yang telah lama mengembangkan usaha pertanian secara mandiri sebelum mendapat pembinaan dari Dinas Pertanian Kabupaten Deiyai.
Dalam kunjungan kerja tersebut, Gubernur Meki Nawipa bersama Bupati Deiyai Melkianus Mote, S.T., melihat langsung berbagai potensi yang dikembangkan oleh Kelompok Tani Maju.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Lahan pertanian tersebut tidak hanya menghasilkan berbagai jenis tanaman sayuran, tetapi juga menjadi tempat pembibitan pohon untuk mendukung program penghijauan serta pengembangan sejumlah jenis ternak.
Yesaya Giyai selama ini mengembangkan sistem pertanian terpadu dengan memadukan budidaya tanaman, pembibitan pohon, dan peternakan kelinci, ayam serta babi.
Di hadapan Gubernur Papua Tengah dan Bupati Deiyai, Yesaya menjelaskan proses pengelolaan usaha pertanian yang telah dijalankannya selama bertahun-tahun.
“Kami sudah lama mengelola pertanian ini. Selain tanaman sayuran, kami juga mengembangkan bibit pohon dan memelihara ternak seperti kelinci, ayam dan babi. Semua kami kelola sesuai dengan kemampuan dan kondisi yang ada,” ujar Yesaya Giyai.
Salah satu perhatian utama dalam kunjungan tersebut adalah pengembangan bibit pohon untuk mendukung penghijauan di wilayah Kabupaten Deiyai dan Papua Tengah.
Bupati Deiyai Melkianus Mote mengatakan Pemerintah Kabupaten Deiyai sebelumnya telah memberikan perhatian terhadap program penghijauan melalui pengadaan bibit pohon dalam jumlah besar.
“Tahun lalu Pemerintah Kabupaten Deiyai membeli 10 ribu bibit pohon untuk penghijauan,” ujar Bupati Melkianus Mote.
Semangat penghijauan tersebut kembali ditunjukkan Yesaya Giyai pada tahun ini dengan menyediakan sebanyak 10 ribu bibit pohon.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 5 ribu bibit diserahkan kepada Pemerintah Provinsi Papua Tengah melalui Gubernur Meki Fritz Nawipa dan 5 ribu bibit lainnya diserahkan kepada Pemerintah Kabupaten Deiyai melalui Bupati Melkianus Mote.
Menanggapi inisiatif tersebut, Gubernur Papua Tengah Meki Fritz Nawipa mengapresiasi upaya yang dilakukan masyarakat dalam mengembangkan pembibitan dan pertanian.
Ia mendorong agar bibit pohon yang tersedia tidak berhenti pada tahap penyerahan, tetapi terus dikembangkan melalui kelompok-kelompok masyarakat.
“Nanti 10 ribu ini kembangkan kelompok dan bagi bibit ini, tanam di gunung dan perbanyak lagi,” pesan Gubernur Nawipa.
Menurut Gubernur, gerakan penghijauan harus dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan masyarakat dan kelompok-kelompok tani agar jumlah bibit terus bertambah dan kawasan pegunungan tetap terjaga.
Kunjungan kerja tersebut juga menunjukkan besarnya potensi pertanian masyarakat di Kabupaten Deiyai.
Pengembangan yang dilakukan Yesaya Giyai menjadi contoh bagaimana masyarakat dapat memanfaatkan potensi lokal melalui sistem pertanian terpadu, mulai dari budidaya sayuran, pembibitan tanaman hingga peternakan.
Dengan dukungan Pemerintah Kabupaten Deiyai dan Pemerintah Provinsi Papua Tengah, kelompok-kelompok tani diharapkan semakin berkembang dan mampu memberikan kontribusi terhadap ketahanan pangan sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.
Upaya yang dilakukan Kelompok Tani Maju di Kampung Onago juga diharapkan menjadi inspirasi bagi masyarakat lainnya untuk mengembangkan pertanian produktif dan mendukung gerakan penghijauan secara berkelanjutan di Papua Tengah.













Komentar