DEIYAI, SINAR BEMO — Bupati Deiyai selaku Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) secara resmi menerima kepulangan Kontingen Gerakan Pramuka Kabupaten Deiyai yang telah mengikuti kegiatan Jambore Nasional (Jamnas) di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata Cibubur, Jakarta Timur.
Sebanyak 34 peserta kontingen Deiyai mengikuti kegiatan Jambore Nasional dengan membawa nama Kabupaten Deiyai sekaligus menjadi bagian dari kontingen yang mewakili Provinsi Papua Tengah.
Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Deiyai, Robert Pekey, S.Psi, mengatakan seluruh rangkaian perjalanan dan pelaksanaan Jambore Nasional berjalan dengan baik hingga seluruh peserta kembali ke Deiyai dalam keadaan sehat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kontingen Deiyai sebelumnya diberangkatkan dari Deiyai pada 2 Agustus 2026 menuju Nabire. Selanjutnya, pada 5 Agustus 2026, rombongan melanjutkan perjalanan menuju Jakarta menggunakan kapal KM Ciremai.
Pelaksanaan Jambore Nasional sendiri berlangsung selama satu minggu, mulai 13 hingga 20 Agustus 2026 di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur.
“Selama kegiatan berlangsung, semua berjalan dengan lancar. Para peserta sangat semangat mengikuti seluruh kegiatan yang telah disiapkan oleh panitia,” ujar Robert Pekey.
Menurutnya, Jambore Nasional merupakan pesta atau pertemuan besar Pramuka Penggalang tingkat nasional yang diperuntukkan bagi peserta usia tingkat SMP dan dilaksanakan setiap lima tahun sekali.
Selama satu minggu kegiatan, para peserta mengikuti berbagai aktivitas, mulai dari kegiatan keagamaan, kegiatan rotasi, hingga berbagai kegiatan teknik dan keterampilan kepramukaan.
Jambore Nasional tersebut diikuti oleh kontingen Pramuka dari berbagai daerah di Indonesia, termasuk dari wilayah paling timur Indonesia hingga Merauke. Secara keseluruhan, sekitar 24 ribu peserta hadir mengikuti kegiatan nasional tersebut.
Robert Pekey mengatakan, seluruh peserta Kontingen Deiyai berhasil mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan baik dan mendapatkan sertifikat serta Tanda Ikut Serta Kegiatan (TISKA) dari panitia nasional.
Selain itu, para peserta juga menerima piagam penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi mereka dalam kegiatan Jambore Nasional.
Piagam dan Tanda Ikut Serta Kegiatan tersebut kemudian diserahkan secara langsung dalam apel penerimaan kontingen yang dipimpin oleh Bupati Deiyai selaku Majelis Pembimbing Cabang Gerakan Pramuka Deiyai.
Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan pengembalian bendera kontingen kepada Mabicab sebagai bagian dari rangkaian resmi penerimaan kontingen setelah kembali dari kegiatan nasional.
Robert menjelaskan, apel pelepasan maupun penerimaan kontingen merupakan bagian penting dan menjadi tradisi dalam setiap kegiatan Gerakan Pramuka.
“Kegiatan Pramuka wajib dilakukan apel pelepasan dan penerimaan kontingen. Ketika peserta mengikuti kegiatan di luar daerah, pelepasan dilakukan sebelum keberangkatan dan setelah kembali dilakukan penerimaan,” jelasnya.
Ia menambahkan, kegiatan penerimaan tersebut juga menjadi momentum untuk menyerahkan kembali bendera kontingen kepada Mabicab sekaligus memberikan penghargaan kepada seluruh peserta yang telah mengikuti kegiatan Jambore Nasional.
Atas nama pimpinan kontingen dan seluruh pengurus Kwarcab Deiyai, Robert Pekey menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Deiyai atas dukungan penuh terhadap kegiatan kepramukaan.
Menurutnya, dukungan pemerintah daerah, baik secara moril maupun materil, sangat membantu Kontingen Deiyai dalam mengikuti kegiatan Jambore Nasional.
“Kami atas nama Kwarcab, pimpinan kontingen dan seluruh pengurus menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Kabupaten Deiyai yang telah memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan kepramukaan, baik kegiatan di tingkat kabupaten, daerah maupun nasional,” katanya.
Ia juga memastikan seluruh 34 peserta Kontingen Deiyai yang berangkat mengikuti Jambore Nasional telah kembali dengan selamat dan dalam kondisi sehat.
“Seluruh kontingen berjumlah 34 orang mengikuti kegiatan dengan baik dan semuanya kembali dalam keadaan sehat hingga tiba kembali di Deiyai,” tutup Robert Pekey.













Komentar