Amison Dogopia: DPRK Akan Telusuri Penggunaan Dana Otsus, WTP Harus Sesuai Kondisi Lapangan

Tuesday, 30 June 2026 - 04:57 WIT

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil ketua III Amison Frank Dogopia menyampaikan Pandangan Umum fraksi dalam rapat paripurna DPRK kabupaten Deiya, Senin, 29/6/2026

Wakil ketua III Amison Frank Dogopia menyampaikan Pandangan Umum fraksi dalam rapat paripurna DPRK kabupaten Deiya, Senin, 29/6/2026

DEIYAI [SINAR BEMO] — Wakil Ketua III DPRK Kabupaten Deiyai dari Fraksi Otonomi Khusus (Otsus), Amison Frank Dogopia, menyampaikan sejumlah catatan penting dalam pandangan umum fraksinya pada Rapat Paripurna DPRK dalam rangka pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Kepala Daerah. Sidang berlangsung di Aula Sekretariat DPRK Kabupaten Deiyai, Senin (29/6/2026).

Dalam penyampaiannya, Amison menekankan pentingnya menjaga keberagaman suku yang ada di Kabupaten Deiyai, terutama dalam setiap kegiatan resmi pemerintah.

Menurutnya, selama ini sapaan yang digunakan dalam acara-acara pemerintahan lebih banyak menggunakan sapaan khas suku Mee, yakni “Koyao”. Padahal, Kabupaten Deiyai juga dihuni oleh masyarakat dari suku Moni yang memiliki sapaan adat “Amakanie”.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kita di Kabupaten Deiyai tidak hanya ada suku Mee, tetapi juga ada suku Moni. Karena itu, dalam setiap kegiatan resmi pemerintah jangan hanya menggunakan sapaan ‘Koyo’ saja, tetapi juga harus menggunakan sapaan ‘Amakanie’ sebagai bentuk penghormatan kepada seluruh masyarakat,” tegas Amison.

Selain menyoroti aspek kebudayaan dan keberagaman, Amison juga memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Deiyai atas keberhasilannya kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dalam pengelolaan keuangan daerah.

Ia menilai capaian tersebut merupakan prestasi yang patut diapresiasi karena tidak semua pemerintah daerah mampu memperoleh opini tertinggi dari lembaga pemeriksa keuangan.

“Saya memberikan apresiasi atas diraihnya opini Wajar Tanpa Pengecualian. Itu merupakan kerja yang luar biasa karena tidak semua daerah mampu mendapatkan predikat tersebut,” ujarnya.

Meski demikian, Amison mengingatkan bahwa keberhasilan memperoleh opini WTP harus diikuti dengan pengawasan terhadap pelaksanaan program di lapangan, khususnya penggunaan Dana Otonomi Khusus (Otsus).

Ia menegaskan DPRK akan memperkuat fungsi pengawasan terhadap seluruh anggaran Otsus yang disalurkan kepada setiap organisasi perangkat daerah (OPD).

Menurutnya, DPRK akan berkoordinasi langsung dengan Badan Pengelola Keuangan Daerah untuk memperoleh data rinci mengenai alokasi anggaran yang diterima setiap dinas.

“Kami akan bertemu langsung dengan pihak keuangan agar memperoleh data seluruh anggaran yang disalurkan ke setiap dinas. Dari data tersebut kami akan mencocokkannya dengan kondisi riil di lapangan sehingga pelaksanaan program benar-benar dapat dipertanggungjawabkan,” katanya.

Amison menambahkan, pengawasan DPRK akan difokuskan pada program-program yang dibiayai Dana Otsus, terutama pekerjaan fisik maupun pelayanan publik yang dilaksanakan oleh sejumlah OPD strategis.

Beberapa instansi yang menjadi perhatian DPRK antara lain Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Badan Pengelola Keuangan Daerah, Dinas Pendidikan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), serta Dinas Kesehatan.

“Kami akan memantau langsung pelaksanaan kegiatan yang bersumber dari Dana Otsus, terutama pada dinas-dinas besar agar seluruh anggaran benar-benar memberikan manfaat kepada masyarakat,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Bupati Deiyai Sampaikan LKPJ APBD 2025, Raih Opini WTP dari BPK
Pendapatan Deiyai Capai 97,55 Persen, Belanja Daerah Terealisasi 89,87 Persen
Obeth Kotouki Pertanyakan Kejelasan Hasil Kerja Tim Harmonisasi, Minta Pemkab Deiyai Segera Berkoordinasi dengan Provinsi
Pemkab Deiyai Perkuat Sarana Kerja Satpol PP dengan Satu Unit Kendaraan Operasional
Bupati Deiyai Perketat Disiplin Satpol PP, Tenaga Kontrak Tidak Aktif Akan Dihapus
Seleksi Sekda Deiyai Masuki Tahap Verifikasi Administrasi
Disperindag Deiyai Data Mama-Mama Pedagang Asli Daerah untuk Penataan Pasar Mama-Mama Papua
Plt Kadisdukcapil Deiyai Serahkan Kunci Ruangan Kantor Baru kepada Setiap Bidang

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Tuesday, 30 June 2026 - 04:57 WIT

Amison Dogopia: DPRK Akan Telusuri Penggunaan Dana Otsus, WTP Harus Sesuai Kondisi Lapangan

Monday, 29 June 2026 - 20:03 WIT

Bupati Deiyai Sampaikan LKPJ APBD 2025, Raih Opini WTP dari BPK

Monday, 29 June 2026 - 19:51 WIT

Pendapatan Deiyai Capai 97,55 Persen, Belanja Daerah Terealisasi 89,87 Persen

Friday, 26 June 2026 - 13:58 WIT

Pemkab Deiyai Perkuat Sarana Kerja Satpol PP dengan Satu Unit Kendaraan Operasional

Friday, 26 June 2026 - 09:40 WIT

Bupati Deiyai Perketat Disiplin Satpol PP, Tenaga Kontrak Tidak Aktif Akan Dihapus

Berita Terbaru

Bupati Deiyai Melkianus Mote, ST menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) sekaligus Rancangan Peraturan Daerah tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 pada Sidang Paripurna DPRK Deiyai di Aula Sekretariat DPRK, Senin (29/6/2026).

Pemerintahan

Bupati Deiyai Sampaikan LKPJ APBD 2025, Raih Opini WTP dari BPK

Monday, 29 Jun 2026 - 20:03 WIT