Asisten II Deiyai Lepas Tim Sensus Ekonomi 2026, Masyarakat Diminta Dukung Pendataan

Monday, 22 June 2026 - 13:17 WIT

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Asisten II Setda Kabupaten Deiyai Bidang Perekonomian dan Pemerintahan, Mesak Pakage, SE, secara resmi melepas tim Sensus Ekonomi 2026 dengan mengalungkan tanda pengenal kepada perwakilan petugas di Waghete, Senin (22/6/2026).

Asisten II Setda Kabupaten Deiyai Bidang Perekonomian dan Pemerintahan, Mesak Pakage, SE, secara resmi melepas tim Sensus Ekonomi 2026 dengan mengalungkan tanda pengenal kepada perwakilan petugas di Waghete, Senin (22/6/2026).

DEIYAI [SINAR BEMO] – Pemerintah Kabupaten Deiyai bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Deiyai resmi melepas tim Sensus Ekonomi 2026 yang akan melakukan pendataan usaha di seluruh wilayah Kabupaten Deiyai. Pelepasan dilakukan oleh Asisten II Setda Kabupaten Deiyai Bidang Perekonomian dan Pemerintahan, Mesak Pakage, SE, dengan mengalungkan tanda pengenal kepada perwakilan petugas sensus, Senin (22/6/2026).

Dalam sambutan Bupati Deiyai Melkianus Mote, ST yang dibacakan Mesak Pakage, disampaikan bahwa Sensus Ekonomi merupakan kegiatan penting untuk mengetahui kondisi ekonomi masyarakat Deiyai saat ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, sensus ekonomi dilakukan sekali dalam sepuluh tahun sesuai amanat Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1997 tentang Statistik. Tahun 2026 ini merupakan pelaksanaan Sensus Ekonomi yang kelima di Indonesia.

“Sensus ekonomi bukan hanya pendataan biasa, tetapi cara pemerintah mengetahui dan memahami kondisi usaha masyarakat agar pembangunan ekonomi bisa dilakukan dengan tepat,” kata Pakage.

Ia menjelaskan bahwa semua jenis usaha akan didata, mulai dari usaha besar, usaha menengah, usaha kecil, hingga usaha mikro yang dijalankan masyarakat. Tidak hanya toko dan kios, tetapi juga usaha yang berada di kampung-kampung, termasuk usaha rumahan yang menghasilkan barang atau jasa untuk dijual.

Pakage mengatakan bahwa dalam sepuluh tahun terakhir banyak perubahan terjadi di bidang ekonomi. Saat ini masyarakat sudah mulai menggunakan pembayaran digital seperti QRIS dan dompet digital. Selain itu, muncul juga berbagai pekerjaan baru seperti kurir, pekerja lepas, konten kreator, dan usaha yang dijalankan melalui media sosial maupun internet.

“Perubahan seperti ini perlu dicatat supaya pemerintah memiliki data yang lengkap dan bisa membuat program yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Ia mengajak seluruh masyarakat Deiyai untuk menerima petugas sensus yang akan datang ke rumah maupun tempat usaha. Menurutnya, data yang diberikan masyarakat akan sangat membantu pemerintah dalam menyusun program pembangunan ekonomi ke depan.

Pakage menjelaskan bahwa petugas tidak hanya mencatat nama dan alamat usaha, tetapi juga akan mendata jumlah tenaga kerja, penggunaan internet dalam usaha, kepemilikan izin usaha, serta kondisi usaha secara umum.

“Hasil sensus ini akan menjadi dasar pembangunan ekonomi Kabupaten Deiyai untuk sepuluh tahun ke depan,” katanya.

Sementara itu, Kepala BPS Kabupaten Deiyai, Nurlia, mengatakan bahwa Sensus Ekonomi 2026 bertujuan untuk mengetahui kondisi dan perkembangan usaha masyarakat di Kabupaten Deiyai.

Menurut Nurlia, seluruh usaha milik masyarakat akan didata, termasuk usaha kecil yang dijalankan mama-mama penjual noken maupun pedagang kecil lainnya.

“Kami akan mendata semua usaha yang ada agar pemerintah memiliki gambaran yang jelas tentang kondisi ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Untuk melaksanakan kegiatan tersebut, BPS Deiyai menurunkan 81 petugas lapangan yang terdiri dari 67 petugas pencacah, 11 pengawas, dan 2 petugas khusus untuk mendata usaha besar.

Pendataan tahap awal akan difokuskan di Distrik Tigi, Tigi Timur, dan Tigi Barat. Sedangkan untuk Distrik Kapiraya dan Bouwobado masih membutuhkan persiapan khusus karena kondisi transportasi dan akses yang terbatas.

Nurlia mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Deiyai dan berbagai pihak terkait untuk mendukung kelancaran pelaksanaan sensus.

Ia juga mengajak para kepala kampung dan masyarakat untuk membantu para petugas selama proses pendataan berlangsung.

“Kami berharap masyarakat dapat menerima petugas dengan baik dan memberikan informasi yang benar agar data yang dihasilkan benar-benar menggambarkan kondisi ekonomi masyarakat Deiyai,” katanya.

Hasil Sensus Ekonomi 2026 akan diumumkan pada akhir tahun 2026 dan menjadi dasar bagi pemerintah dalam menyusun berbagai program pembangunan ekonomi serta peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Deiyai.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

76.472 Wajib KTP-el di Deiyai, Baru 28.362 Penduduk Tercatat Sudah Rekam
Mesak Pakage: ASN Deiyai Harus Pahami Tupoksi dan Tanggung Jawab Kerja
Asisten I Simon Mote: Koordinasi dan Kerja Sama Kunci Sukses Kunjungan Gubernur Papua Tengah di Deiyai
Satgas Kekeringan Deiyai Matangkan Data, Distribusi Air untuk Warga Segera Dieksekusi
Bupati Deiyai Instruksikan Evaluasi Tenaga Kontrak hingga Desember 2026
Bupati Melkianus Mote Tegaskan ASN Deiyai Harus Disiplin dan Pemerintahan Tidak Boleh Bergantung pada Kehadiran Pimpinan
Tigi Barat Apresiasi Bantuan Beras Tahap Kedua dari Pemkab Deiyai
Asisten III Ingatkan ASN Deiyai Jaga Lingkungan dan Tingkatkan Disiplin

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Tuesday, 15 September 2026 - 13:58 WIT

76.472 Wajib KTP-el di Deiyai, Baru 28.362 Penduduk Tercatat Sudah Rekam

Monday, 14 September 2026 - 06:27 WIT

Mesak Pakage: ASN Deiyai Harus Pahami Tupoksi dan Tanggung Jawab Kerja

Thursday, 10 September 2026 - 13:08 WIT

Asisten I Simon Mote: Koordinasi dan Kerja Sama Kunci Sukses Kunjungan Gubernur Papua Tengah di Deiyai

Monday, 31 August 2026 - 17:45 WIT

Satgas Kekeringan Deiyai Matangkan Data, Distribusi Air untuk Warga Segera Dieksekusi

Monday, 31 August 2026 - 17:36 WIT

Bupati Deiyai Instruksikan Evaluasi Tenaga Kontrak hingga Desember 2026

Berita Terbaru