Pertemuan TPK Deiyai 2026 Perkuat Peran Pendamping Keluarga dalam Percepatan Penurunan Stunting

Tuesday, 5 May 2026 - 10:12 WIT

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto bersama usai pembukaan kegiatan Pertemuan Tim Pendamping Keluarga (TPK) Tahun Anggaran 2026 di Aula DP3AKB, Selasa (5/5/2026).

Foto bersama usai pembukaan kegiatan Pertemuan Tim Pendamping Keluarga (TPK) Tahun Anggaran 2026 di Aula DP3AKB, Selasa (5/5/2026).

Deiyai [SINAR BEMO] — Pemerintah Kabupaten Deiyai melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) melaksanakan Pertemuan Tim Pendamping Keluarga (TPK) Tahun Anggaran 2026 yang berlangsung di Aula DP3AKB, Selasa (5/5/2026).

Kegiatan ini dihadiri oleh Asisten I Bidang Pemerintahan Setda Kabupaten Deiyai, Plt. Kepala Dinas DP3AKB beserta jajaran, serta seluruh anggota Tim Pendamping Keluarga (TPK) se-Kabupaten Deiyai yang terdiri dari bidan desa, kader PKK, dan kader KB.

Robby Bobii Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Saat menyampaikan sambutan.

Plt. Kepala Dinas DP3AKB, Robi Bobii, S.IP dalam laporannya menyampaikan bahwa pertemuan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas kinerja Tim Pendamping Keluarga dalam mendukung program pembangunan keluarga, khususnya percepatan penurunan stunting di Kabupaten Deiyai.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Melalui pertemuan ini, peserta dibekali pemahaman terkait teknis pendampingan keluarga, penanganan stunting, 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), gizi seimbang, serta penguatan program Keluarga Berencana. Selain itu, juga dilakukan penguatan dalam pengelolaan data dan pelaporan yang akurat sebagai dasar pengambilan kebijakan,” ujarnya.

Simon Mote, S.STP asisten II saat menyampaikan sambutan sekaligus membuka kegiatan.

Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Asisten I Bidang Pemerintahan Setda Kabupaten Deiyai, Simon Mote, S.STP yang dalam sambutannya menyampaikan dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Deiyai terhadap pelaksanaan program pendampingan keluarga.

Ia menegaskan bahwa upaya penurunan stunting merupakan program prioritas nasional yang harus dilaksanakan secara serius dan berkelanjutan.

“Untuk membangun sumber daya manusia yang unggul, aspek pendidikan dan kesehatan menjadi fondasi utama. Oleh karena itu, peran keluarga sangat penting sebagai garda terdepan dalam membentuk generasi yang sehat dan cerdas,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia mengajak seluruh Tim Pendamping Keluarga untuk terus meningkatkan dedikasi dan kerja nyata di lapangan, serta mendorong masyarakat agar memanfaatkan potensi lokal seperti taman obat keluarga dan apotek hidup dalam menjaga kesehatan keluarga.

Suasana peserta sedang mengikuti kegiatan.

Perwakilan peserta, Krice Madai, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menyebut pertemuan ini sangat bermanfaat dalam meningkatkan pemahaman dan menyamakan persepsi dalam pelaksanaan tugas pendampingan di masyarakat.

“Kami berkomitmen untuk mengimplementasikan ilmu yang diperoleh dalam upaya menekan angka stunting serta membangun keluarga yang sehat, mandiri, dan sejahtera di Kabupaten Deiyai,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Deiyai berharap Tim Pendamping Keluarga semakin solid, profesional, dan mampu memberikan kontribusi nyata dalam mewujudkan keluarga berkualitas serta percepatan penurunan stunting di daerah.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Kadinkes Deiyai Mulai Berkantor di RSUD Pratama Waghete, Fokus Benahi Pelayanan dan Administrasi Kesehatan
Dinas Kesehatan Deiyai Perkuat Program TB, Serahkan Laptop untuk Tingkatkan Pelaporan di RSUD Deiyai
RSUD Deiyai Jalani Survei Akreditasi LARSQI, Bupati Melkianus Mote Tegaskan Komitmen Tingkatkan Mutu Pelayanan Kesehatan
Fransina Rumbiak Mote Pantau Akreditasi Puskesmas, Dorong Pelayanan yang Aman dan Berkualitas
Data Tenaga Kesehatan Deiyai Diperkuat, Dinkes Papua Tengah Turun Langsung
Bupati Deiyai Tinjau RSUD Pratama, Pemenuhan Gizi Pasien Jadi Prioritas Perbaikan Tahun Depan
Evaluasi Kematian Ibu dan Bayi, dr. Merry Tekankan Pentingnya Deteksi Dini dan Edukasi Masyarakat
Dinkes Deiyai Bidang Kesmas Fokus Turunkan Angka Kematian Ibu dan Bayi Melalui Evaluasi Layanan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Thursday, 6 August 2026 - 13:59 WIT

Kadinkes Deiyai Mulai Berkantor di RSUD Pratama Waghete, Fokus Benahi Pelayanan dan Administrasi Kesehatan

Thursday, 6 August 2026 - 13:54 WIT

Dinas Kesehatan Deiyai Perkuat Program TB, Serahkan Laptop untuk Tingkatkan Pelaporan di RSUD Deiyai

Wednesday, 8 July 2026 - 09:18 WIT

RSUD Deiyai Jalani Survei Akreditasi LARSQI, Bupati Melkianus Mote Tegaskan Komitmen Tingkatkan Mutu Pelayanan Kesehatan

Thursday, 25 June 2026 - 12:47 WIT

Fransina Rumbiak Mote Pantau Akreditasi Puskesmas, Dorong Pelayanan yang Aman dan Berkualitas

Friday, 19 June 2026 - 19:55 WIT

Data Tenaga Kesehatan Deiyai Diperkuat, Dinkes Papua Tengah Turun Langsung

Berita Terbaru