Deiyai [SINAR BEMO] — Pemerintah Kabupaten Deiyai melalui Dinas Ketahanan Pangan (KETAPANG) menggelar pelatihan pengembangan usaha pengelolaan pangan berbasis sumber daya lokal sebagai upaya memperkuat kemandirian pangan dan ekonomi masyarakat.
Kegiatan yang berlangsung pada Senin (27/4) di kediaman Kepala Bidang Konsumsi dan Keamanan Pangan, Mince Yine, itu dibuka oleh Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Deiyai, Rosa Bobi, S.Kep., mewakili Pemerintah Kabupaten Deiyai.
Pembukaan pelatihan ditandai dengan penyerahan bibit tanaman kepada kelompok tani sebagai simbol dimulainya program pemberdayaan masyarakat di sektor pertanian.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pelatihan tersebut memberikan pembekalan teori dan praktik kepada peserta, mulai dari pengolahan pupuk organik, teknik budidaya tanaman, perawatan, hingga tata cara panen yang baik.
Peserta dikenalkan pada berbagai bahan dasar pupuk organik seperti kotoran ternak, dedaunan kering, sisa tanaman, dan limbah organik rumah tangga. Mereka juga mengikuti praktik pembuatan pupuk melalui proses fermentasi, mulai dari pencampuran bahan, penggunaan aktivator, hingga penyimpanan pupuk siap pakai.
Tidak hanya itu, peserta juga mendapat pelatihan teknik penanaman yang baik, mulai dari pengolahan lahan, pengaturan jarak tanam, pemilihan bibit unggul, hingga metode perawatan tanaman secara berkelanjutan, termasuk pengendalian hama secara alami.
Pada tahap akhir, masyarakat dibekali teknik panen yang tepat untuk menjaga kualitas hasil produksi sekaligus meningkatkan nilai ekonomi komoditas lokal.
Kelompok Tani Atosise yang mengikuti kegiatan tersebut terlihat antusias sepanjang pelatihan berlangsung. Salah satu perwakilan kelompok tani, Simpo Rosa Badii, menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat di bidang pertanian.
Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan Rosa Bobi mengajak masyarakat memanfaatkan pekarangan rumah secara optimal dengan menanam komoditas unggulan seperti tomat, bawang merah, dan bawang putih guna mendukung ketahanan pangan keluarga.
Ia juga menegaskan pemerintah daerah telah menyiapkan dukungan promosi hasil pertanian masyarakat, bahkan hasil kebun warga akan dibeli sebagai bagian dari program berkelanjutan untuk memperkuat ekonomi lokal.
Selain itu, pemerintah memastikan kelompok tani binaan akan terus mendapat pendampingan, termasuk dalam menjawab kebutuhan dan kendala yang dihadapi masyarakat di lapangan.
Melalui pelatihan ini, Pemerintah Kabupaten Deiyai berharap masyarakat semakin mandiri dalam mengelola potensi lokal, meningkatkan produktivitas pertanian, serta mendorong kesejahteraan ekonomi secara berkelanjutan.













