Konflik Tapal Batas Kapiraya: Anggota DPR Papua Tengah Desak Kapolda Periksa Netralitas Aparat

Friday, 13 February 2026 - 22:30 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPR Papua Tengah, Donatus Mote, S. IP, MM

Anggota DPR Papua Tengah, Donatus Mote, S. IP, MM

DEIYAI [SINAR BEMO] – Konflik antarwarga terkait sengketa batas wilayah antara Kabupaten Mimika dan Kabupaten Deiyai kembali pecah pada 9 Februari 2026. Pertikaian yang terjadi di Kampung Mogodagi, Distrik Kapiraya, dilaporkan menyebabkan hangusnya rumah warga suku Mee serta sejumlah aset pemerintah.

​Anggota DPR Papua Tengah, Donatus Mote, S.IP., MM, mengecam keras pembiaran yang diduga dilakukan oleh oknum aparat keamanan di lapangan. Menurutnya, bentrokan terjadi tepat di hadapan petugas, namun tidak ada tindakan preventif yang cukup kuat untuk membendung massa suku Kamoro hingga terjadi pembakaran.

“Aparat seharusnya netral dan mengamankan kedua belah pihak, bukan justru terkesan mengawal salah satu kelompok untuk menyerang kelompok lain,” ujar Donatus Mote dalam keterangannya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Donatus juga menyoroti penggunaan senjata jenis senapan tabung oleh salah satu kelompok warga. Ia menegaskan bahwa senjata berburu tersebut seharusnya teregistrasi secara resmi dan dilarang keras digunakan untuk melukai manusia. Ia mempertanyakan mengapa aparat di lokasi tidak menyita senjata tersebut saat melihat warga membawanya secara terbuka.

Tuntutan Tegas kepada Pihak Kepolisian:

Pemeriksaan Anggota: Meminta Kapolres Mimika memeriksa anggota yang bertugas di lapangan atas dugaan pembiaran pembakaran aset dan penggunaan senjata oleh warga.

Penangkapan Provokator: Mendesak kepolisian menangkap oknum yang memprovokasi agar konflik terus berlanjut dan pihak yang menjanjikan bantuan logistik perang.

Proses Hukum Senjata Api: Menuntut pemilik senapan tabung yang telah memakan korban luka untuk segera ditangkap dan diproses sesuai hukum yang berlaku.

Mediasi Tingkat Tinggi: Meminta Kapolda Papua Tengah segera memanggil Kapolres Mimika, Bupati Mimika, dan Bupati Deiyai untuk duduk bersama menyelesaikan sengketa perbatasan secara permanen guna mencegah jatuhnya korban jiwa lebih lanjut.

 

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Bupati Deiyai Tekankan Perencanaan Berbasis Data dalam Musrenbang RKPD 2027
Yapkema Papua Perkuat Ekonomi Perempuan melalui Pelatihan Peningkatan Kualitas Produk di Deiyai
Pemkab Deiyai Angkat PPPK dan CPNS THK II, Bupati Ingatkan Disiplin
Pemerintah Kabupaten dan Polres Deiyai Salurkan Bantuan Bama bagi Pengungsi Kapiraya di Timika
Wakili Pemerintah Kabupaten, Asisten II Resmi Lepas Persidei FC Menuju Liga 4 Papua Tengah
Lestarikan Jati Diri Suku Mee, SMA Negeri 1 Deiyai Gelar Festival Seni Budaya
Kominfo Deiyai Fasilitasi 3 Titik Internet Starlink di Distrik Tigi Barat

Berita Terkait

Thursday, 16 April 2026 - 10:04 WIT

Bupati Deiyai Tekankan Perencanaan Berbasis Data dalam Musrenbang RKPD 2027

Saturday, 28 March 2026 - 06:47 WIT

Yapkema Papua Perkuat Ekonomi Perempuan melalui Pelatihan Peningkatan Kualitas Produk di Deiyai

Friday, 20 March 2026 - 20:59 WIT

Tuesday, 17 March 2026 - 15:00 WIT

Pemkab Deiyai Angkat PPPK dan CPNS THK II, Bupati Ingatkan Disiplin

Thursday, 5 March 2026 - 17:32 WIT

Pemerintah Kabupaten dan Polres Deiyai Salurkan Bantuan Bama bagi Pengungsi Kapiraya di Timika

Berita Terbaru