Wakil Ketua I DPRD Deiyai Desak Penghentian Konflik di Kapiraya: “Tahan Diri, Jangan Ada Lagi Korban Nyawa”

Friday, 13 February 2026 - 09:03 WIT

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua I DPRD Deiyai, Linus Koto, saat memberikan keterangan terkait konflik sosial yang terjadi di Kapiraya. Jumat, 13/2/2026.

Wakil Ketua I DPRD Deiyai, Linus Koto, saat memberikan keterangan terkait konflik sosial yang terjadi di Kapiraya. Jumat, 13/2/2026.

DEIYAI [SINAR BEMO] – Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Deiyai, Linus Koto, memberikan tanggapan keras terkait perselisihan antara Suku Mee dengan Suku Kamoro dan Suku Kei di wilayah Kapiraya yang telah berlangsung selama dua hari berturut-turut.

​Linus Koto dengan tegas meminta seluruh pihak yang bertikai untuk segera menghentikan konflik dan menahan diri. Ia menekankan pentingnya gencatan senjata demi menghindari jatuhnya korban jiwa yang lebih banyak dari masyarakat sipil.

​”Sebelum jatuh korban nyawa yang lebih besar, saya minta perang segera dihentikan. Pihak Suku Mee, Suku Kamoro, dan Suku Kei harus masing-masing menahan diri,” ujar Koto.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Terkait akar permasalahan yakni tapal batas wilayah antara Kabupaten Mimika dan Kabupaten Deiyai, Koto menjelaskan bahwa persoalan tersebut sedang dalam proses penyelesaian. Pemerintah Pusat, Provinsi, dan Daerah telah membentuk Panitia Khusus (Pansus) untuk menuntaskan masalah batas administratif dalam waktu dekat.

​Kepada aparat keamanan, Koto meminta personel gabungan Polres Mimika dan Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Papua Tengah untuk bekerja secara profesional di lapangan. Ia berharap kehadiran aparat benar-benar mampu mendinginkan suasana dan menciptakan perdamaian, bukan justru memperkeruh keadaan.

​Menanggapi video yang beredar mengenai jatuhnya korban luka serta kerusakan fasilitas umum, Koto menyatakan keprihatinannya. Ia juga menuntut pertanggungjawaban dari para pelaku perusakan fasilitas negara di wilayah administrasi Kabupaten Deiyai.

​”Pelaku harus bertanggung jawab atas pembakaran Puskesmas, Kantor Distrik, hingga Kantor Balai Kampung. Fasilitas publik ini milik masyarakat yang seharusnya dijaga, bukan dihancurkan,” pungkasnya.

 

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Meki Nawipa Dorong Kesejahteraan Anak Muda Deiyai Lewat Bantuan 34 Motor
Petani Deiyai Serahkan Hasil Panen Bawang Merah kepada Gubernur Nawipa, Sampaikan Kendala Pertanian
Ketua Kwarcab Deiyai Robert Pekey: 34 Peserta Jambore Nasional Pulang Sehat
Bupati Deiyai Serahkan Lima Motor Pemenang Panjat Pinang, Dua ASN Raih Penghargaan
Dinas Ketahanan Pangan Deiyai Siap Dukung Bazar Gereja melalui Bantuan Beras
Melison Dogopia: KNPI Deiyai Siap Bersinergi dengan Kepengurusan Baru KNPI Papua Tengah
KNPI Papua Tengah Resmi Dilantik, Bupati Paniai Ajak Pemuda Perkuat Persatuan
Sekjen DPP KNPI Resmi Lantik DPD I KNPI Provinsi Papua Tengah

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Wednesday, 9 September 2026 - 01:17 WIT

Meki Nawipa Dorong Kesejahteraan Anak Muda Deiyai Lewat Bantuan 34 Motor

Wednesday, 9 September 2026 - 01:05 WIT

Petani Deiyai Serahkan Hasil Panen Bawang Merah kepada Gubernur Nawipa, Sampaikan Kendala Pertanian

Tuesday, 1 September 2026 - 08:54 WIT

Ketua Kwarcab Deiyai Robert Pekey: 34 Peserta Jambore Nasional Pulang Sehat

Monday, 31 August 2026 - 18:38 WIT

Bupati Deiyai Serahkan Lima Motor Pemenang Panjat Pinang, Dua ASN Raih Penghargaan

Monday, 31 August 2026 - 17:52 WIT

Dinas Ketahanan Pangan Deiyai Siap Dukung Bazar Gereja melalui Bantuan Beras

Berita Terbaru