Konflik Kapiraya Memanas, Anggota DPR Papua Tengah Desak Pemprov dan Pemkab Segera Bertindak Sebelum Ada Korban Jiwa

Thursday, 12 February 2026 - 08:56 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPR PT Donatus Mote, S. IP, MM

Anggota DPR PT Donatus Mote, S. IP, MM

Deiyai[SINAR BEMO] — Ketegangan kembali pecah di wilayah Kapiraya pada 11 Februari 2026. Sengketa tapal batas antara Kabupaten Mimika dan Kabupaten Deiyai yang berlarut-larut kini berada di titik kritis.

Anggota DPR Papua Tengah Donatus Mote, S. IP, MM mendesak Pemerintah Provinsi Papua Tengah, Pemerintah Kabupaten Deiyai, dan Pemerintah Kabupaten Mimika untuk segera mengambil langkah konkret sebelum jatuh korban jiwa.

​Terdapat tiga akar masalah utama yang memicu konflik di Kapiraya:

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

1. Ketidakpastian Batas Administrasi: Belum adanya ketegasan garis batas antar wilayah pemerintahan.

2. Ketidakpastian Batas Adat: Belum adanya sinkronisasi batas wilayah berdasarkan hukum adat setempat.

3. Potensi Sumber Daya Alam: Adanya aktivitas pendulangan emas di wilayah perbatasan yang meningkatkan tensi persaingan.

​”Saya berharap Penjabat Gubernur Papua Tengah, Bupati Deiyai, dan Bupati Mimika segera mengambil langkah strategis. Tim yang sudah dibentuk oleh Pemerintah Provinsi harus bergerak cepat. Jangan tunggu sampai ada darah yang tumpah baru kita sibuk mencari solusi,” tegasnya.

​Upaya damai harus menjadi prioritas utama. Sebelum melakukan verifikasi fisik batas wilayah, langkah pertama yang wajib dilakukan adalah menghentikan gesekan di lapangan demi menjamin keamanan warga sipil di Kapiraya.

 

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Tim Harmonisasi Deiyai Tampung Aspirasi Masyarakat Mee di Kapiraya
Tim Harmonisasi Deiyai dan Dogiyai Desak Kolaborasi Mimika untuk Selesaikan Konflik Mee–Kamoro di Kapiraya
Suara dari Mogodagi: Masyarakat Kapiraya Desak Penegasan Batas Adat dan Keadilan Hukum
Akses Jalan Terhambat, Masyarakat Kapiraya Desak Percepatan Pembangunan Jalur Darat demi Pelayanan Publik
Kepala Suku Distrik Kapiraya Sesalkan Penghadangan Tim Harmonisasi oleh Oknum Suku Kamoro
Tim Harmonisasi Pemkab Deiyai Dihadang, Upaya Penyelesaian Konflik Kapiraya Terhambat
Akses Udara Terbuka, Bantuan Pangan Pemkab Deiyai Tiba di Kapiraya
Anace Yuppy Apresiasi Langkah Serius Pemprov Papua Tengah Selesaikan Sengketa Tapal Batas Adat Kapiraya

Berita Terkait

Wednesday, 11 March 2026 - 20:37 WIT

Tim Harmonisasi Deiyai Tampung Aspirasi Masyarakat Mee di Kapiraya

Wednesday, 11 March 2026 - 20:02 WIT

Tim Harmonisasi Deiyai dan Dogiyai Desak Kolaborasi Mimika untuk Selesaikan Konflik Mee–Kamoro di Kapiraya

Wednesday, 11 March 2026 - 19:47 WIT

Suara dari Mogodagi: Masyarakat Kapiraya Desak Penegasan Batas Adat dan Keadilan Hukum

Friday, 6 March 2026 - 17:30 WIT

Akses Jalan Terhambat, Masyarakat Kapiraya Desak Percepatan Pembangunan Jalur Darat demi Pelayanan Publik

Monday, 2 March 2026 - 17:52 WIT

Kepala Suku Distrik Kapiraya Sesalkan Penghadangan Tim Harmonisasi oleh Oknum Suku Kamoro

Berita Terbaru

Bupati Deiyai Melkianus Mote melantik Beatrix Waine sebagai Pj Kepala Kampung Wagomani di Deiyai, Senin (20/4/2026).

Pemerintahan

Bupati Deiyai Lantik Pj Kepala Kampung Perempuan Pertama di Wagomani

Monday, 20 Apr 2026 - 11:04 WIT