Deiyai [SINAR BEMO] — Dalam semangat menyambut hari raya Natal dan sebagai bagian dari upaya revitalisasi aset daerah, Dinas Perikanan Kabupaten Deiyai melaksanakan kegiatan pembersihan total kolam-kolam Balai Benih Ikan (BBI) di Edagotadi pada tanggal 8 hingga 9 Desember 2025. Kegiatan ini dilakukan sebagai persiapan krusial untuk menampung bantuan ribuan bibit ikan dari Pemerintah Provinsi Papua Tengah.
Pembersihan kolam ikan ini dikerjakan langsung secara gotong royong oleh seluruh pegawai dan tenaga kontrak Dinas Perikanan. Aksi cepat ini menyusul informasi penyaluran bantuan bibit ikan yang dijadwalkan tiba dalam waktu dekat.
Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Deiyai, Marius Pakage, saat diwawancarai oleh awak media, menjelaskan urgensi dari kegiatan tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami melakukan pembersihan ini di BBI dalam rangka persiapan menampung 1.000 bibit ikan, yang terdiri dari varietas Nila, Ikan Mas, dan Lele Dumbo, sebagai bantuan dari Provinsi Papua Tengah,” ujar Marius Pakage.
Ia mengakui bahwa kolam-kolam di BBI merupakan aset vital Pemerintah Kabupaten Deiyai yang telah lama tidak terkelola secara optimal. “Kolam-kolam ini sudah beberapa tahun belum dibenahi. Oleh karena itu, kami memulai pembenahan total,” tambahnya.
Selama dua hari kerja, Dinas Perikanan berhasil menyelesaikan pembersihan tujuh unit kolam. Pada Senin (8/12), sebanyak tiga kolam berhasil dibersihkan, dan dilanjutkan pada hari Selasa (9/12) dengan pembersihan empat kolam lainnya. Pembersihan ini memastikan lingkungan kolam steril dan siap untuk menerima bibit ikan dengan kualitas terbaik.
Lebih lanjut, Marius Pakage mengungkapkan rencana jangka panjang dinasnya. Pihaknya telah memasukkan usulan pembenahan infrastruktur, termasuk pembangunan gudang dan pengadaan beras, ke dalam Rancangan Kegiatan dan Anggaran (RKA).
“Kami berharap apabila Pemerintah Daerah menyetujui dan memasukkan usulan kami dalam RKA, maka pada tahun 2026 kami akan benahi seluruh infrastruktur di BBI secara menyeluruh,” tegasnya.
Visi utama dari revitalisasi BBI ini adalah kemandirian lokal. Dinas Perikanan Deiyai berharap, mulai tahun depan, bibit ikan yang akan dibagikan kepada masyarakat Kabupaten Deiyai dapat diproduksi langsung dari BBI Edagotadi. Hal ini tidak hanya akan memangkas biaya distribusi tetapi juga memastikan ketersediaan benih yang berkelanjutan dan berkualitas bagi para pembudidaya lokal.






