Dorong Generasi Emas, Bupati Deiyai Tegaskan Alokasi Dana Desa untuk Pendidikan PAUD

Wednesday, 8 October 2025 - 18:44 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Deiyai, Melkianus Mote (tengah), didampingi Ketua Umum Bunda PAUD Kabupaten Deiyai, Ny. Fransina Rumbiak Mote, S.KM (kanan), saat acara pelantikan Pokja Bunda PAUD periode 2025-2030 di Setda Deiyai, Rabu (8/10/2025).

Bupati Deiyai, Melkianus Mote (tengah), didampingi Ketua Umum Bunda PAUD Kabupaten Deiyai, Ny. Fransina Rumbiak Mote, S.KM (kanan), saat acara pelantikan Pokja Bunda PAUD periode 2025-2030 di Setda Deiyai, Rabu (8/10/2025).

Deiyai SINAR BEMO – Komitmen Pemerintah Kabupaten Deiyai untuk memajukan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) semakin kuat. Hal ini ditandai dengan dilantiknya Kelompok Kerja (Pokja) Bunda PAUD Kabupaten Deiyai untuk periode masa bakti 2025-2030 di ruang rapat Sekretariat Daerah (Setda) Deiyai, Rabu (8/10/2025).

​Dalam acara yang berlangsung penuh kekeluargaan dan dihadiri oleh Asisten II, Ketua Umum PAUD Kabupaten Deiyai, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dan para Bunda PAUD se-Deiyai, Bupati Deiyai, Melkianus Mote, menyampaikan penegasan penting yang berfokus pada peran pemerintah kampung.

​Bupati Mote secara tegas meminta agar seluruh Kepala Kampung mengalokasikan biaya pendidikan PAUD dalam Rencana Anggaran Biaya (RAB) Dana Kampung. Langkah ini merupakan wujud nyata dukungan infrastruktur dan operasional untuk program “Satu Kampung Satu PAUD” yang diusung oleh pemerintah daerah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​“Untuk pengembangan pendidikan anak-anak, setiap kampung harus ada PAUD dan perhatikan Bunda PAUD di tingkat kampung dengan memasukkannya dalam RAB Dana Kampung,” tegas Bupati.

Sinergi Lintas Sektor dan Validasi Data Jadi Kunci

​Selain dukungan anggaran di tingkat kampung, Bupati Mote juga menyoroti pentingnya sinergi dan satu data di antara Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis.

​“Untuk penanganan data administrasi yang terarah terhadap Bunda PAUD, semua OPD dan pengurus harian harus satu data. Perlu adanya keterlibatan semua pihak, baik OPD, Kepala Kampung, Pengurus PAUD, maupun orang tua,” harap Bupati, menekankan perlunya kerja sama antara dinas teknis yang menangani PAUD dan Posyandu.

Pokja sebagai Mitra Utama Wujudkan Generasi Emas

​Sementara itu, Ketua Umum Bunda PAUD Kabupaten Deiyai, Ny. Fransina Rumbiak Mote, S.KM, menyatakan bahwa pelantikan Pokja ini bertujuan untuk mewujudkan Generasi Emas Deiyai melalui Pendidikan Anak Usia Dini berkualitas.

​Ny. Fransina Rumbiak Mote menekankan bahwa Pokja yang baru dilantik akan menjadi mitra kerja utama Bunda PAUD Kabupaten dalam memperkuat layanan PAUD di seluruh wilayah distrik dan kampung. Tugas utama mereka adalah melakukan pembinaan terhadap Bunda PAUD di tingkat kampung, yang merupakan ujung tombak pendidikan usia dini.

​“Semua anggota Pokja Bunda PAUD diharapkan dapat melaksanakan tugas dengan semangat dan membangun komitmen dengan lintas sektor, yaitu dengan dinas teknis,” ujarnya. Ia juga berharap adanya peran aktif dari keluarga dan masyarakat, sebab keluarga adalah sekolah pertama bagi anak-anak.

​Dengan dilantiknya Pokja Bunda PAUD periode 2025-2030, Kabupaten Deiyai optimis mampu menciptakan layanan pendidikan yang merata dan berkualitas, meletakkan fondasi kuat bagi masa depan anak-anak Deiyai.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Pernyataan Sikap Bersama IPMAMI dan IPMANAPANDODE Kota Studi Semarang Terhadap Konflik Horizontal di Kapiraya
Misi Kemanusiaan Kapiraya Terkendala Akses, Bupati Deiyai Desak Operasional Bandara
Kadin Papua Tengah Siap “Take Off”: Gelar Talkshow Ekonomi untuk Petakan Potensi Unggulan 8 Kabupaten
Setahun Pimpin, Melkianus Mote – Ayub Pigome Membawa Perubahan Nyata untuk Deiyai
​Guru Agama Papua Tengah Tuntut Kesetaraan Fasilitas Program PPG
Provinsi Papua Tengah Mediasi Konflik Kapiraya, Tiga Kabupaten Sepakati Tim Adat
Wakil Ketua I DPRD Deiyai Desak Penghentian Konflik di Kapiraya: “Tahan Diri, Jangan Ada Lagi Korban Nyawa”
Luar Biasa! Pemuda Asal Dogiyai Ini Luncurkan 4 Buku Sekaligus: Sebuah Nazar Intelektual

Berita Terkait

Monday, 2 March 2026 - 07:38 WIT

Pernyataan Sikap Bersama IPMAMI dan IPMANAPANDODE Kota Studi Semarang Terhadap Konflik Horizontal di Kapiraya

Sunday, 1 March 2026 - 18:31 WIT

Misi Kemanusiaan Kapiraya Terkendala Akses, Bupati Deiyai Desak Operasional Bandara

Tuesday, 24 February 2026 - 12:28 WIT

Kadin Papua Tengah Siap “Take Off”: Gelar Talkshow Ekonomi untuk Petakan Potensi Unggulan 8 Kabupaten

Friday, 20 February 2026 - 19:56 WIT

Setahun Pimpin, Melkianus Mote – Ayub Pigome Membawa Perubahan Nyata untuk Deiyai

Friday, 20 February 2026 - 19:25 WIT

​Guru Agama Papua Tengah Tuntut Kesetaraan Fasilitas Program PPG

Berita Terbaru