Bupati Deiyai Langsung Cek Lokasi Banjir, Perintahkan Dinas Terkait Mendata dan Salurkan Bantuan

Saturday, 27 September 2025 - 17:40 WIT

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sembako sedang diantarkan kepada warga terdampak bajir yang sudah terdata. Sabtu, 27/09/2025

Sembako sedang diantarkan kepada warga terdampak bajir yang sudah terdata. Sabtu, 27/09/2025

Deiyai [SINAR BEMO] – Bupati Kabupaten Deiyai, Melkianus Mote, pagi tadi (tanggal kejadian tidak disebutkan, anggap saja hari ini) langsung turun ke lapangan untuk meninjau dampak banjir yang melanda Kampung Okomotadi setelah luapan Kali Komou tadi malam. Banjir tersebut tak hanya merendam pemukiman, tetapi juga melumpuhkan akses vital di jalan trans Nabire menuju Paniai, yang untuk sementara tidak dapat dilalui kendaraan.

​Menyikapi kondisi darurat ini, Bupati Mote segera menginstruksikan beberapa dinas terkait untuk bergerak cepat. Perintah utamanya adalah segera mengecek dan mendata kampung-kampung yang terdampak parah akibat banjir dan genangan air, yang menyebabkan rumah dan kebun warga terendam.

Pendataan Dampak Bencana

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Deiyai, Emanuel Doo, mengonfirmasi bahwa tim BPBD telah melakukan kunjungan ke sejumlah lokasi terdampak. Tim fokus pada area luapan air dari beberapa kali, antara lain Kali Okomo di Okomotadi, Kali Komou, dan Kali Pipa di Kobewete serta Puteyato.

​Beberapa titik yang mengalami dampak signifikan berdasarkan pendataan awal meliputi:

RT. Akaweida: 7 Kepala Keluarga (KK) terdampak, rumah dan kebun terendam.

​RT Komoubutu: 2 rumah dan 4 kebun terendam.

​RT Kobewete: 2 rumah dan sejumlah kebun terendam akibat luapan air Kali Pipa.

​RT Yumagobutu: Semua kebun warga di pinggir Kali Pipa terendam total.

​”Kami sudah mulai mendata dan telah menurunkan bantuan sembako kepada warga yang terdampak,” ujar Emanuel Doo, memastikan bantuan awal telah disalurkan untuk meringankan beban masyarakat.

Harapan Warga Akan Infrastruktur Permanen

​Masyarakat yang terdampak sangat berharap kepada Satuan Kerja (SATKER) yang bertanggung jawab atas penanganan jalan trans nasional agar segera membangun jembatan permanen pada dua titik krusial yang dilewati jalan tersebut. Dua jembatan yang dimaksud adalah Jembatan Kali Komou dan Jembatan Kali Pipa. Pembangunan permanen ini diharapkan dapat mencegah terulangnya gangguan akses dan kerugian warga setiap kali terjadi luapan air yang signifikan.

 

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Yesaya Giyai Kembangkan Pertanian Terpadu dan Penghijauan, Gubernur Nawipa Dorong Penanaman Bibit di Pegunungan
Anace Yuppy Minta Bupati Mimika Hentikan Rencana Pembangunan Kota Baru di Kapiraya
Mama-Mama Papua Deiyai Segera Miliki Pasar Baru Setelah Puluhan Tahun Berjualan di Pinggir Jalan
Musim Kemarau Berlanjut, Masyarakat Diimbau Jaga Kebersihan Muara Kali Oneibo Deiyai
Handphone Bikin Anak Kecanduan, Belajar Pun Cepat Bosan
Peringati Hari Bumi, Bupati Deiyai Instruksikan Tertib Kerja dan Penguatan Kebersihan Lingkungan
Tim Harmonisasi Deiyai Tampung Aspirasi Masyarakat Mee di Kapiraya
Tim Harmonisasi Deiyai dan Dogiyai Desak Kolaborasi Mimika untuk Selesaikan Konflik Mee–Kamoro di Kapiraya

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Tuesday, 8 September 2026 - 18:03 WIT

Yesaya Giyai Kembangkan Pertanian Terpadu dan Penghijauan, Gubernur Nawipa Dorong Penanaman Bibit di Pegunungan

Sunday, 23 August 2026 - 06:56 WIT

Anace Yuppy Minta Bupati Mimika Hentikan Rencana Pembangunan Kota Baru di Kapiraya

Friday, 7 August 2026 - 00:12 WIT

Mama-Mama Papua Deiyai Segera Miliki Pasar Baru Setelah Puluhan Tahun Berjualan di Pinggir Jalan

Thursday, 6 August 2026 - 14:21 WIT

Musim Kemarau Berlanjut, Masyarakat Diimbau Jaga Kebersihan Muara Kali Oneibo Deiyai

Tuesday, 21 July 2026 - 06:36 WIT

Handphone Bikin Anak Kecanduan, Belajar Pun Cepat Bosan

Berita Terbaru