RSUD Paniai Terapkan Perubahan Sistem Pelayanan, Pasien Wajib Bawa Rujukan dari Puskesmas

Tuesday, 12 August 2025 - 22:08 WIT

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tampak Depan Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Paniai Provinsi Papua Tengah.

Tampak Depan Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Paniai Provinsi Papua Tengah.

Paniai [SINAR BEMO] — Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Paniai, Papua Tengah, resmi menerapkan perubahan sistem pelayanan yang mulai diberlakukan sejak satu bulan terakhir. Kebijakan ini mewajibkan setiap pasien, baik baru maupun lama, untuk membawa surat rujukan dari puskesmas di distrik masing-masing.

Kepala RSUD Paniai menegaskan, kebijakan ini berlaku untuk seluruh pasien yang datang berobat, termasuk pasien dengan kondisi darurat, sakit ringan, maupun sedang. Selain surat rujukan, pasien juga wajib melampirkan kartu atau nomor BPJS Kesehatan.

Poin penting dalam perubahan pelayanan RSUD Paniai:

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

1. Pasien wajib membawa surat rujukan dari puskesmas atau puskesmas distrik masing-masing.

2. Tidak diperbolehkan memperjualbelikan surat rujukan dalam bentuk apapun.

3. Kepala puskesmas di tiap distrik diharapkan selalu berada di tempat untuk melayani permintaan rujukan.

4. Jika kepala puskesmas atau petugas tidak ada di tempat, pasien akan mengalami kesulitan mendapatkan pelayanan rumah sakit.

5. Pasien darurat tetap wajib membawa surat rujukan sesuai aturan yang berlaku.

6. Puskesmas diminta mensosialisasikan kebijakan ini secara langsung ke rumah-rumah warga, gereja, sekolah, dan tempat umum lainnya.

Kebijakan ini diambil untuk menertibkan alur rujukan pasien, memaksimalkan fungsi puskesmas sebagai fasilitas kesehatan tingkat pertama, dan memastikan pelayanan di RSUD Paniai berjalan lebih efektif dan terdata dengan baik.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Data Tenaga Kesehatan Deiyai Diperkuat, Dinkes Papua Tengah Turun Langsung
Bupati Deiyai Tinjau RSUD Pratama, Pemenuhan Gizi Pasien Jadi Prioritas Perbaikan Tahun Depan
Evaluasi Kematian Ibu dan Bayi, dr. Merry Tekankan Pentingnya Deteksi Dini dan Edukasi Masyarakat
Dinkes Deiyai Bidang Kesmas Fokus Turunkan Angka Kematian Ibu dan Bayi Melalui Evaluasi Layanan
Pertemuan TPK Deiyai 2026 Perkuat Peran Pendamping Keluarga dalam Percepatan Penurunan Stunting
Laptop dan Starlink Disalurkan, Dinkes Deiyai Perkuat Layanan Kesehatan Berbasis Digital
Penyerahan DPA Jadi Momentum Penguatan Kinerja Dinkes Deiyai
Sekretaris Dinkes Deiyai Buka Pelatihan Integrasi Layanan Primer di Puskesmas Waghete

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Friday, 19 June 2026 - 19:55 WIT

Data Tenaga Kesehatan Deiyai Diperkuat, Dinkes Papua Tengah Turun Langsung

Friday, 19 June 2026 - 04:59 WIT

Bupati Deiyai Tinjau RSUD Pratama, Pemenuhan Gizi Pasien Jadi Prioritas Perbaikan Tahun Depan

Thursday, 7 May 2026 - 15:08 WIT

Evaluasi Kematian Ibu dan Bayi, dr. Merry Tekankan Pentingnya Deteksi Dini dan Edukasi Masyarakat

Thursday, 7 May 2026 - 13:02 WIT

Dinkes Deiyai Bidang Kesmas Fokus Turunkan Angka Kematian Ibu dan Bayi Melalui Evaluasi Layanan

Tuesday, 5 May 2026 - 10:12 WIT

Pertemuan TPK Deiyai 2026 Perkuat Peran Pendamping Keluarga dalam Percepatan Penurunan Stunting

Berita Terbaru

Kepala Dinas Sosial Yulita Mote, S.S bersama sejumlah kepala kampung saat musyawarah berlangsung di kantor Dinsos, Kamis, 18/6/2026.

Pemerintahan

Dinsos Deiyai Gelar Musyawarah Desa untuk Perbaiki Data Masyarakat

Thursday, 18 Jun 2026 - 21:01 WIT