Wakili Bupati, Mesak Pakage Serahkan Simbolis Bantuan Bibit Babi di Deiyai

Thursday, 9 October 2025 - 08:50 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mesak Pakage, S.Sos, mewakili Bupati Melkianus Mote, S.Sos, menyerahkan secara simbolis bantuan bibit babi kepada perwakilan peternak di Kantor Dinas Pertanian, 9/10/2025.

Mesak Pakage, S.Sos, mewakili Bupati Melkianus Mote, S.Sos, menyerahkan secara simbolis bantuan bibit babi kepada perwakilan peternak di Kantor Dinas Pertanian, 9/10/2025.

Deiyai, SINAR BEMO – Pemerintah Kabupaten Deiyai, melalui Dinas Pertanian, secara resmi menyerahkan bantuan bibit ternak babi kepada masyarakat peternak. Penyerahan simbolis ini dilaksanakan di Kantor Dinas Pertanian pada hari Kamis, 9 Oktober 2025, dengan tujuan utama meningkatkan kesejahteraan dan memperkuat ketahanan pangan di tingkat kampung.

​Bantuan ini merupakan wujud nyata komitmen Bupati Deiyai, Melkianus Mote, S.T, dalam mendorong sektor peternakan di Kabupaten Deiyai. Acara penyerahan simbolis dilakukan oleh Mesak Pakage, S.Sos, yang mewakili pemerintah daerah. Total 67 ekor bibit babi disalurkan, di mana satu orang peternak dari masing-masing 67 Kampung yang tersebar di Lima Distrik di Kabupaten Deiyai menerima bantuan ini.

Harapan Pemerintah untuk Kemandirian Ekonomi

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Dalam sambutannya saat penyerahan, Mesak Pakage, S.Sos., menekankan bahwa program ini bukan sekadar pemberian, melainkan investasi jangka panjang yang diharapkan dapat dikembangkan oleh penerima.

​”Saya hadir mewakili pemerintah Kabupaten Deiyai dalam rangka menyerahkan ternak babi ini, bukan sekadar dikasih tapi untuk dipelihara ke depan,” ujar Mesak Pakage. Beliau menegaskan bahwa program ini adalah kepentingan bersama untuk mewujudkan masyarakat adil dan bermartabat.

​Pemerintah Kabupaten Deiyai sangat berharap bibit babi yang diserahkan ini dapat dipelihara dengan baik, sehingga mampu memberikan manfaat ekonomi yang signifikan bagi keluarga penerima. Peningkatan populasi ternak babi ini diharapkan dapat menjadi sumber pendapatan utama, sekaligus menjaga tradisi dan memenuhi kebutuhan pangan lokal masyarakat.

Bantuan Merata dan Bukan Berdasarkan Proposal

​Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian, Aleks Pigai, M.Pd, menjelaskan bahwa mekanisme penyaluran bantuan ini adalah inisiatif langsung dari Bupati Deiyai, dan bukan hasil pengajuan proposal.

​”Ternak babi ini adalah bantuan Bupati, bukan proposal. Sehingga kami bagikan hanya kepada 67 Orang, masing-masing kampung hanya satu orang yang dapat,” jelas Bapa Aleks Pigai.

​Distribusi yang ketat ini dilakukan dalam rangka pemerataan di seluruh wilayah kampung, menyasar tiga kelompok utama masyarakat lokal, yaitu Dobiyo Bagee, Miyaa Bagee, dan Daba Bagee. Prinsip pemerataan ini memastikan bahwa manfaat program dapat dirasakan secara adil di seluruh penjuru kabupaten.

​Lebih lanjut, Aleks Pigai juga memberikan kabar baik terkait keberlanjutan program. “Untuk proposal, kami sudah laporkan ke Bupati. Tahun depan akan ada pengadaan bantuan bibit ternak kepada masyarakat Deiyai, dan yang lebih penting, bibitnya akan dibeli dari masyarakat Deiyai sendiri,” imbuhnya. Kebijakan membeli bibit dari peternak lokal ini menjadi stimulus ganda, yang tidak hanya meningkatkan kesejahteraan penerima bantuan baru, tetapi juga menguatkan peternak yang sudah ada.

Dukungan dan Pendampingan Berkelanjutan

​Menutup rangkaian acara, Mesak Pakage juga memberikan instruksi tegas kepada Dinas terkait untuk terus memberikan pendampingan dan perhatian kepada para peternak. Hal ini krusial untuk memastikan peternak dapat mengembangkan ternak babi secara berkelanjutan, meminimalkan risiko kegagalan, dan memaksimalkan hasil produksi.

​Program bantuan bibit babi ini menjadi bukti keseriusan Pemerintah Kabupaten Deiyai dalam menggerakkan potensi lokal, khususnya di sektor peternakan, demi tercapainya kemandirian ekonomi masyarakat.

 

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Bupati Deiyai Bantu Rp25 Juta untuk Pemulangan Jenazah Alm. Oktavianus Edowai dari Timika
Dedikasi dari “Antara Hidup dan Mati”: 59 Siswa SMAK Aweidabi Deiyai Tuntaskan Seminar Karya Ilmiah
Langkah Menuju Masa Depan: Siswa Kelas XII SMAK Aweidabi Deiyai Sukses Gelar Ujian Karya Ilmiah Tahun 2026
Pernyataan Sikap Bersama IPMAMI dan IPMANAPANDODE Kota Studi Semarang Terhadap Konflik Horizontal di Kapiraya
Misi Kemanusiaan Kapiraya Terkendala Akses, Bupati Deiyai Desak Operasional Bandara
Kadin Papua Tengah Siap “Take Off”: Gelar Talkshow Ekonomi untuk Petakan Potensi Unggulan 8 Kabupaten
Setahun Pimpin, Melkianus Mote – Ayub Pigome Membawa Perubahan Nyata untuk Deiyai
​Guru Agama Papua Tengah Tuntut Kesetaraan Fasilitas Program PPG

Berita Terkait

Monday, 23 March 2026 - 10:29 WIT

Bupati Deiyai Bantu Rp25 Juta untuk Pemulangan Jenazah Alm. Oktavianus Edowai dari Timika

Thursday, 12 March 2026 - 17:52 WIT

Dedikasi dari “Antara Hidup dan Mati”: 59 Siswa SMAK Aweidabi Deiyai Tuntaskan Seminar Karya Ilmiah

Thursday, 12 March 2026 - 16:20 WIT

Langkah Menuju Masa Depan: Siswa Kelas XII SMAK Aweidabi Deiyai Sukses Gelar Ujian Karya Ilmiah Tahun 2026

Monday, 2 March 2026 - 07:38 WIT

Pernyataan Sikap Bersama IPMAMI dan IPMANAPANDODE Kota Studi Semarang Terhadap Konflik Horizontal di Kapiraya

Sunday, 1 March 2026 - 18:31 WIT

Misi Kemanusiaan Kapiraya Terkendala Akses, Bupati Deiyai Desak Operasional Bandara

Berita Terbaru

Penyerahan Surat Pencatatan Ciptaan tiga motif batik khas Deiyai oleh Kanwil Kementerian Hukum Papua kepada perwakilan Dekranasda Deiyai di Jayapura, Selasa (21/04/2026).

Budaya

Deiyai Resmi Kantongi Hak Cipta Tiga Motif Batik Khas Daerah

Wednesday, 22 Apr 2026 - 03:41 WIT

Bupati Deiyai Melkianus Mote melantik Beatrix Waine sebagai Pj Kepala Kampung Wagomani di Deiyai, Senin (20/4/2026).

Pemerintahan

Bupati Deiyai Lantik Pj Kepala Kampung Perempuan Pertama di Wagomani

Monday, 20 Apr 2026 - 11:04 WIT