Validasi Data Kunci Pembangunan Deiyai: Bupati Tekankan Perlunya Sinkronisasi Data Rill Kesehatan dan Kemiskinan

Friday, 24 October 2025 - 08:34 WIT

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto bersama Bupati, Asisten II, Kepala Dinas Sosial, Kepala OPD Kominfo, Kepala INSPEKTORAT, BPS, BPJS kepala bidang Dinas sosial usai pembukaan acara sosialisasi pada 24/10/2025.

Foto bersama Bupati, Asisten II, Kepala Dinas Sosial, Kepala OPD Kominfo, Kepala INSPEKTORAT, BPS, BPJS kepala bidang Dinas sosial usai pembukaan acara sosialisasi pada 24/10/2025.

Deiyai, [SINAR BEMO] — Pemerintah Kabupaten Deiyai secara resmi memulai langkah strategis untuk memperkuat basis data kependudukan demi efektivitas kebijakan pembangunan. Bupati Deiyai pada Kamis, 24 Oktober 2025, secara langsung membuka sosialisasi tentang sinkronisasi data penduduk Deiyai, khususnya yang berkaitan dengan Angka Kesehatan dan Kemiskinan. Acara penting ini diselenggarakan oleh Dinas Sosial Kabupaten Deiyai dan menjadi tonggak awal perumusan kebijakan yang tepat sasaran.

​acara pembukaan Sosialisasi ini dihadiri oleh jajaran pejabat penting, menunjukkan komitmen kolektif Pemkab Deiyai. Tampak hadir Asisten II Bidang Ekonomi, Kepala Inspektorat, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Kepala Bagian Humas, Kepala Dinas Sosial (Kadinsos), serta sejumlah kepala bidang dan kepala seksi terkait.

​Dalam sambutan pembukaannya, Bupati Deiyai menegaskan filosofi pembangunan yang harus dimulai dari fondasi yang kokoh, yaitu data yang rill (nyata). “Kami membangun kabupaten atau sesuatu, itu semua harus mulai dari Nol. Kami sangat membutuhkan data rill, mulai dari orang kaya, menengah, hingga yang paling miskin, supaya kami bisa mengambil kebijakan yang tepat,” ujar Bupati. Penekanan pada akurasi data ini menjadi kunci dalam mendistribusikan program dan alokasi dana secara adil.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Fokus pada Pemberantasan Kemiskinan dan Peningkatan Kesehatan

​Bupati menyatakan dukungan penuh terhadap program-program pusat nasional untuk memberantas angka kemiskinan dan meningkatkan kesehatan. Namun, beliau menekankan bahwa keberhasilan implementasi di daerah sangat bergantung pada ketersediaan data riil.

​”Kita dukung program pusat nasional, tapi saya mau data rill orang yang kurang mampu, kesehatan mereka. Ini termasuk data untuk orang miskin, janda, duda. Saya datang ke sini untuk bantu orang miskin “daba Dobiyo miyaa” dan lainnya. Saya sudah jadi bupati,” tegasnya, menyiratkan keseriusannya dalam membantu masyarakat kurang mampu.

​Sektor kesehatan menjadi prioritas utama. Bupati telah mewajibkan seluruh desa untuk mengaktifkan dan memasukkan program-program Posyandu ke dalam rencana kerja mereka. “Anak-anak harus mendapat kesehatan yang baik, imunisasi yang baik-baik,” pintanya, menekankan pentingnya investasi pada kesehatan generasi muda.

​Sensus dan Pendataan Terpadu di Bulan November

​Untuk mendapatkan data riil yang diidamkan, Bupati mengumumkan rencana sensus terpadu yang akan dilaksanakan mulai bulan November.

​”Bantuan semua sudah jalan, namun bulan November kita akan lakukan sensus. Saya sudah perintahkan BPS (Badan Pusat Statistik) siapkan format, dan semua Dinas yang ada kita harus turun sama-sama,” ungkap Bupati.

​Proses pendataan akan dilakukan secara detail dan langsung ke lapangan. “Kita akan turun tanyakan punya KTP, punya Kandang (rumah/aset) atau tidak, supaya betul-betul kena ke orangnya,” jelasnya, menyoroti metode verifikasi langsung untuk mencegah salah sasaran.

​Bupati juga menyinggung masalah penyaluran bantuan sosial. Untuk menghindari penyalahgunaan dan perampasan uang bantuan yang sering terjadi jika diserahkan tunai di kampung-kampung, bantuan sosial ke depan akan diutamakan dalam bentuk penanganan masalah. “Uang bantuan sosial kita akan lakukan dalam bentuk ketika ada masalah kesehatan, masalah sosial lainnya,” ujarnya, mengisyaratkan sistem bantuan yang berbasis kasus dan kebutuhan.

​Pembangunan Infrastruktur dan Prioritas Tenaga Kerja Lokal

​Di akhir sambutannya, Bupati menyampaikan rencana pembangunan infrastruktur penunjang data dan pemerintahan di Deiyai. “Kantor untuk BPS kita akan bangun di sebelah Polres Deiyai, termasuk Kantor Pertanahan dan beberapa kantor akan kita susun ke sana, supaya Deiyai ini terlihat kota kabupatennya,” tuturnya, menggambarkan visi penataan kota yang lebih terorganisir.

​Selain itu, Bupati memberikan mandat kepada BPS dan BPJS untuk mengutamakan tenaga kerja lokal. “Apabila ada tenaga kerja yang dibutuhkan, maka carilah orang asli Deiyai, supaya mereka bantu kegiatan di lapangan,” pintanya, memastikan bahwa masyarakat setempat juga mendapatkan manfaat dari kegiatan operasional institusi vertikal tersebut.

 

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Daniel Bunai Minta OPD Segera Rampungkan Renja 2027 dan Ingatkan CPNS Patuhi Ketentuan Panitia
Daniel Mote: Penampungan Air Umum Penting untuk Warga di Tengah Kekeringan
Bupati Tegaskan Disiplin Pegawai, Tenaga Kontrak Malas Terancam Dicoret
Dunia Usaha Mengkhawatirkan RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Baru Mengganggu Upaya Pencapaian Pertumbuhan Ekonomi dan Kesejahteraan Masyarakat
Catur Budi Wibowo Ingatkan 25 Auditor Deiyai Jaga Integritas dan Independensi
Tutup Diklat Auditor Deiyai, Bupati Melkianus Mote Tekankan Integritas dan Profesionalisme
Pastikan Pelayanan Berjalan Optimal, Wabup Deiyai Tinjau 22 Kantor OPD
Jelang Latsar, BKPSDM Deiyai Ingatkan CPNS Formasi 2024 Disiplin dan Jaga Kesehatan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Monday, 12 October 2026 - 13:59 WIT

Daniel Bunai Minta OPD Segera Rampungkan Renja 2027 dan Ingatkan CPNS Patuhi Ketentuan Panitia

Tuesday, 6 October 2026 - 07:49 WIT

Bupati Tegaskan Disiplin Pegawai, Tenaga Kontrak Malas Terancam Dicoret

Monday, 5 October 2026 - 16:47 WIT

Dunia Usaha Mengkhawatirkan RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Baru Mengganggu Upaya Pencapaian Pertumbuhan Ekonomi dan Kesejahteraan Masyarakat

Friday, 2 October 2026 - 08:39 WIT

Catur Budi Wibowo Ingatkan 25 Auditor Deiyai Jaga Integritas dan Independensi

Friday, 2 October 2026 - 08:21 WIT

Tutup Diklat Auditor Deiyai, Bupati Melkianus Mote Tekankan Integritas dan Profesionalisme

Berita Terbaru