Tegaskan Kepatuhan dan Transparansi, Staf Ahli Suyatmi Buka Pembinaan Pengelolaan Pajak Daerah

Tuesday, 16 December 2025 - 10:31 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ibu Suyatmi, Staf Ahli Bidang Pemerintahan, saat memberikan sambutan kunci pada Pembinaan Pengelolaan Pajak Daerah dan Retribusi Daerah oleh BPPRD, Selasa (16/12).

Ibu Suyatmi, Staf Ahli Bidang Pemerintahan, saat memberikan sambutan kunci pada Pembinaan Pengelolaan Pajak Daerah dan Retribusi Daerah oleh BPPRD, Selasa (16/12).

Deiyai [SINAR BEMO] — Penerimaan Asli Daerah (PAD) menjadi sorotan utama dalam upaya penguatan otonomi daerah. Untuk memastikan target dan kepatuhan regulasi tercapai, Badan Pelayanan Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) hari ini, Selasa (16/12), menggelar kegiatan Pembinaan dan Pengawasan Pengelolaan Pajak Daerah dan Retribusi Daerah di Aula BPPRD.

​Acara strategis ini secara resmi dibuka oleh Ibu Suyatmi, Staf Ahli Bidang Pemerintahan.

Dalam pidato pembukaannya yang tegas dan terstruktur, Ibu Suyatmi menekankan bahwa kegiatan pembinaan ini bukanlah sekadar rutinitas, melainkan sebuah proses esensial untuk menjamin akuntabilitas penerimaan daerah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​“Dasar hukum utama kita sangat jelas, yakni Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan Pemerintah Pusat dan Daerah. Setiap proses pemungutan, pengawasan, hingga penegakan hukum harus berlandaskan regulasi ini,” ujar Ibu Suyatmi di hadapan para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Bendahara dinas terkait, Aparatur Sipil Negara (ASN), Tenaga Kontrak BPPRD, hingga perwakilan pengusaha sebagai Wajib Pajak di luar pemerintahan.

​Lebih lanjut, Staf Ahli Bidang Pemerintahan tersebut menjabarkan empat pilar utama dari pelaksanaan pembinaan dan pengawasan ini. Menurutnya, proses ini bertujuan untuk meningkatkan PAD secara signifikan, menjamin kepatuhan Wajib Pajak dan aparaturnya, meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan, serta pada akhirnya, mendukung penuh pelaksanaan otonomi daerah.

​Proses pembinaan yang dicanangkan BPPRD, sebut Ibu Suyatmi, akan fokus pada penyusunan kebijakan yang adaptif, sosialisasi yang masif dan terstruktur, serta pembentukan tim khusus untuk mengawal implementasi. Sementara itu, dari sisi pengawasan, mekanisme akan diperkuat melalui pengawasan internal yang ketat, evaluasi kinerja, pemeriksaan dan audit berkala, penindakan hukum, serta monitoring evaluasi pemungutan retribusi daerah secara berkelanjutan.

​Menyadari adanya tantangan di lapangan, Ibu Suyatmi juga menyoroti pentingnya inovasi. Ia menegaskan bahwa BPPRD tidak boleh stagnan. “Kita menghadapi tantangan penyesuaian paradigma baru, kebutuhan akan pembayaran berkala yang fleksibel, dan mekanisme keberatan yang transparan,” katanya.

​Oleh karena itu, Ibu Suyatmi mendukung penuh langkah digitalisasi, khususnya penggunaan sistem informasi yang terintegrasi untuk pengawasan yang lebih efektif dan efisien.

​Sebagai penutup, Ibu Suyatmi mengingatkan bahwa keberhasilan pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah adalah tanggung jawab bersama, melibatkan BPPRD sebagai pelaksana utama, serta OPD terkait seperti Dinas Penanaman Modal, Perizinan dan Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan, Perhubungan, Pariwisata, dan Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).

​“Dengan kolaborasi yang kuat dan komitmen pada integritas, kita pastikan setiap rupiah PAD kembali kepada masyarakat melalui pembangunan daerah,” tutupnya, sekaligus secara resmi menandai dimulainya kegiatan pembinaan tersebut.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Bupati Deiyai Lantik Pj Kepala Kampung Perempuan Pertama di Wagomani
Bupati Deiyai Pimpin Apel Gabungan, Tegaskan Belum Ada Pemekaran Kampung
Bupati Deiyai Buka Musrenbang Dana Otsus Papua 2027, Tekankan Transparansi dan Prioritas OAP
Bappeda Deiyai Tekankan Transformasi Ekonomi dan Peningkatan SDM dalam Musrenbang RKPD 2027
Kadis Sosial Deiyai Salurkan Bantuan Bama di Kampung Deemago, Warga Sambut Antusias
Asisten II Sekda Deiyai Buka Pelatihan Penginputan Data DTKS dan PBI
Intelektual Ogeye Apresiasi Bupati Deiyai atas Pembukaan Akses Jalan Kokobaya–Kapiraya
Pendapatan Freeport Turun 2025, Ketua Asosiasi Bupati Papua Tengah Harap Setoran ke Daerah Tetap Stabil

Berita Terkait

Monday, 20 April 2026 - 11:04 WIT

Bupati Deiyai Lantik Pj Kepala Kampung Perempuan Pertama di Wagomani

Monday, 20 April 2026 - 10:03 WIT

Bupati Deiyai Pimpin Apel Gabungan, Tegaskan Belum Ada Pemekaran Kampung

Thursday, 16 April 2026 - 10:33 WIT

Bappeda Deiyai Tekankan Transformasi Ekonomi dan Peningkatan SDM dalam Musrenbang RKPD 2027

Wednesday, 15 April 2026 - 22:07 WIT

Kadis Sosial Deiyai Salurkan Bantuan Bama di Kampung Deemago, Warga Sambut Antusias

Wednesday, 15 April 2026 - 09:30 WIT

Asisten II Sekda Deiyai Buka Pelatihan Penginputan Data DTKS dan PBI

Berita Terbaru

Bupati Deiyai Melkianus Mote melantik Beatrix Waine sebagai Pj Kepala Kampung Wagomani di Deiyai, Senin (20/4/2026).

Pemerintahan

Bupati Deiyai Lantik Pj Kepala Kampung Perempuan Pertama di Wagomani

Monday, 20 Apr 2026 - 11:04 WIT