Masalah Tapal Batas Deiyai – Timika, Petrus Badokapa: Mimika Harus Hargai Tapal Batas Adat yang sudah ada

Thursday, 13 November 2025 - 08:53 WIT

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Intelektual Deiyai Petrus Badokapa

Intelektual Deiyai Petrus Badokapa

Deiyai [SINAR BEMO] – Hingga saat ini, masalah tapal Batas antara Kabupaten Deiyai dan Kabupaten Mimik belum juga aman. Intelektual asal Deiyai, Petrus Badokapa mengkritisi klaim tanah yang dilakukan pemerintah kabupaten Mimika. Ia menuding, klaim tersebut sama sekali tidak mendasar.

“Sebelum Pemekaran Kabupaten Deiyai, Kami masyarakat Ogeiye; Kapiraya dan Bouwobado, sama sekali tidak pernah disentuh pelayanan dan Pembangunan oleh pemerintah Kabupaten Mimika. Kami rasakan yang Namanya Pembangunan dan bantuan dari pemerintah itu setelah adanya pemerintah kabupaten Deiyai. Itu fakta,” kate Petrus Badokapa kepada media ini, Kamis (13/10) pagi

Maka itu, kata Badokapa, Kabupaten Mimika harus menyadari diri. Jangan karena kepentingan ekonomi sehingga mau mencaplok daerah milik Deiyai. “Kami putra daerah dari Kapiraya dan Bouwobado menegaskan pemerintah Mimika hati-hati. Jangan mencaplok daerah milik Deiyai,” tegas politikus mud aini

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Badokapa yang juga mantan Ketua DPRD Deiyai Periode 2019-2024 ini menjelaskan, pada tahun 2021 seluruh Kabupaten/kota di tanah Papua pernah dikumpulkan di Jayapura untuk menyelesaikan tapal batas sebuah daerah

“Saat itu, Bapak Rettop (Bupati Mimika saat ini) Adalah Wakil Bupati Mimika. Kami menunggu Pemerintah Mimika di Jayapura selama satu minggu lebih. Kami sudah hadirkan masyarakat adat dari Bouwobado dan Kapiraya, baik dari suku Mee, Moni, dan Kamoro. Kenapa Pemerintah Mimika tidak pernah hadir?” tegas Badokapa lagi

Badokapa menuding Pemerintah Kabupaten Mimika sama sekali tidak punya itikad yang baik untuk menyelesaikan tapal batas dengan cara yang baik dan bermartabat sebagai pemerintah daerah

“Pemerintah Kabupaten Mimika jangan mengusik kehidupan harmonis antara Suku Mee, Moni dan Kamoro yang selama ini terjalin sangat baik dan akur. Kami menilai ada orang dari luar tanah Papua yang sedang berupaya mau kacaukan kehidupan antar sesama suku di wilayah Bouwobado dan Kapiraya,” tegas politikus Partai HANURA ini

Sebelumnya, Bupati Kabupaten Deiyai, Melkianus Mote meminta kepada Gubernur Papua Tengah agar meminta kepada Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk menetapkan kembali tapal batas wilayah antara Kabupaten Deiyai dengan Kabupaten Mimika di Papua Tengah sesuai dengan pemekaran yang telah ditetapkan.

“Masalah tapal batas merupakan tanggung jawab antara Bupati Deiyai dan Bupati Mimika. Maka, kami minta kepada seluruh masyarakat tidak terpengaruh dengan itu,” kata Bupati Mote belum lama ini

PK

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Anace Yuppy Pantau Pembangunan Jalan Deiyai–Kapiraya, Serap Aspirasi Masyarakat
Pelajar Deiyai Raih Juara English Competition, Naomi Pigome: Anak Deiyai Mampu Bersaing
Orang Tua Memiliki Peran Penting, Anak-Anak Wajib Bersekolah Demi Masa Depan yang Lebih Baik
Peran Orang Tua Sangat Penting Mengawasi Penggunaan Handphone bagi Anak-anak
Aksi Sosial Demas Pekei, Antar Air Bersih Gratis untuk Lansia Saat Musim Kemarau
Bunda PAUD Deiyai Ajak Orang Tua Sekolahkan Anak Minimal Satu Tahun di PAUD Sebelum Masuk SD
Oya Pigome Soroti Maraknya Begal dan Curanmor di Papua Tengah, Minta Pemerintah Tingkatkan Keamanan
SMA Negeri 1 Tiom Gelar PLS 2026, Siswa Baru Dibekali Pendidikan Karakter dan Literasi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Friday, 24 July 2026 - 22:28 WIT

Anace Yuppy Pantau Pembangunan Jalan Deiyai–Kapiraya, Serap Aspirasi Masyarakat

Thursday, 23 July 2026 - 17:16 WIT

Pelajar Deiyai Raih Juara English Competition, Naomi Pigome: Anak Deiyai Mampu Bersaing

Wednesday, 22 July 2026 - 17:19 WIT

Orang Tua Memiliki Peran Penting, Anak-Anak Wajib Bersekolah Demi Masa Depan yang Lebih Baik

Saturday, 18 July 2026 - 19:06 WIT

Aksi Sosial Demas Pekei, Antar Air Bersih Gratis untuk Lansia Saat Musim Kemarau

Friday, 17 July 2026 - 07:42 WIT

Bunda PAUD Deiyai Ajak Orang Tua Sekolahkan Anak Minimal Satu Tahun di PAUD Sebelum Masuk SD

Berita Terbaru