Cegah Penyumbatan Muara Danau Tigi, Warga Oneibo Keluarkan Larangan Keras Bagi Pengunjung Kali

Tuesday, 10 February 2026 - 11:20 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DEIYAI [SINAR BEMO] – Dampak kemarau panjang yang melanda Kabupaten Deiyai sejak pertengahan Januari hingga Februari 2026 mengakibatkan krisis air bersih bagi masyarakat. Kondisi ini memicu gelombang kedatangan warga ke Muara Kali Oneibo untuk mandi, mencuci, hingga mengambil air minum.

​Namun, tingginya aktivitas warga di lokasi tersebut memicu kekhawatiran serius terkait kebersihan lingkungan. Menanggapi hal ini, tokoh pemuda sekaligus perwakilan warga asli Kampung Oneibo, Derius Pekei, S. Ars, M. Ars, mengeluarkan peringatan tegas guna menjaga kelestarian muara yang menjadi aliran vital dari Danau Tigi tersebut.

​Kepada media Sinar Bemo, Derius menekankan bahwa kesadaran pengunjung saat ini masih sangat rendah, terutama terkait pembuangan sampah plastik dan sisa pembungkus sabun yang berisiko menyumbat aliran air.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​”Kali Oneibo ini adalah muara dari Danau Tigi. Jika sampah dibuang sembarangan, potensi penyumbatan sangat besar. Kami minta siapa pun yang datang, tolong perhatikan tempat pembuangan sampah,” tegas Derius.

​Guna menjaga ketertiban, pihak warga setempat menetapkan empat poin larangan utama bagi setiap pengunjung:

1. Dilarang keras membuang sampah organik maupun non-organik ke dalam kali dan area sekitarnya.

​2. Dilarang keras makan pinang dan membuang ludah pinang di area Kali Oneibo.

​3. Dilarang keras mengonsumsi minuman beralkohol atau berada dalam kondisi mabuk di lokasi.

4. Dilarang keras mencuci kendaraan roda dua maupun roda empat di aliran Kali Oneibo.

​Peringatan ini dikeluarkan semata-mata untuk melindungi sumber daya air yang tersisa agar tetap layak digunakan oleh seluruh masyarakat selama musim kemarau berlangsung.

 

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Tim Harmonisasi Deiyai Tampung Aspirasi Masyarakat Mee di Kapiraya
Tim Harmonisasi Deiyai dan Dogiyai Desak Kolaborasi Mimika untuk Selesaikan Konflik Mee–Kamoro di Kapiraya
Suara dari Mogodagi: Masyarakat Kapiraya Desak Penegasan Batas Adat dan Keadilan Hukum
Akses Jalan Terhambat, Masyarakat Kapiraya Desak Percepatan Pembangunan Jalur Darat demi Pelayanan Publik
Kepala Suku Distrik Kapiraya Sesalkan Penghadangan Tim Harmonisasi oleh Oknum Suku Kamoro
Tim Harmonisasi Pemkab Deiyai Dihadang, Upaya Penyelesaian Konflik Kapiraya Terhambat
Akses Udara Terbuka, Bantuan Pangan Pemkab Deiyai Tiba di Kapiraya
Anace Yuppy Apresiasi Langkah Serius Pemprov Papua Tengah Selesaikan Sengketa Tapal Batas Adat Kapiraya

Berita Terkait

Wednesday, 11 March 2026 - 20:37 WIT

Tim Harmonisasi Deiyai Tampung Aspirasi Masyarakat Mee di Kapiraya

Wednesday, 11 March 2026 - 20:02 WIT

Tim Harmonisasi Deiyai dan Dogiyai Desak Kolaborasi Mimika untuk Selesaikan Konflik Mee–Kamoro di Kapiraya

Wednesday, 11 March 2026 - 19:47 WIT

Suara dari Mogodagi: Masyarakat Kapiraya Desak Penegasan Batas Adat dan Keadilan Hukum

Friday, 6 March 2026 - 17:30 WIT

Akses Jalan Terhambat, Masyarakat Kapiraya Desak Percepatan Pembangunan Jalur Darat demi Pelayanan Publik

Monday, 2 March 2026 - 17:52 WIT

Kepala Suku Distrik Kapiraya Sesalkan Penghadangan Tim Harmonisasi oleh Oknum Suku Kamoro

Berita Terbaru

Bupati Deiyai Melkianus Mote melantik Beatrix Waine sebagai Pj Kepala Kampung Wagomani di Deiyai, Senin (20/4/2026).

Pemerintahan

Bupati Deiyai Lantik Pj Kepala Kampung Perempuan Pertama di Wagomani

Monday, 20 Apr 2026 - 11:04 WIT